Langsung ke konten utama

Yuk, Kita Bijak Bersosmed!

Tidak sedikit saya lihat, "Sosmed" menjadi tempat sebagian orang untuk menyebarkan berita hoax, bullying, fitnah, ghibah, dan lainnya. Adakah dampak buruk dari penyebaran berita tersebut? Ya Pasti!
Akhir-akhir ini, sudah banyak kita temui beberapa oknum yang sudah terjaring oleh pihak kepolisian akibat perbuatan buruk mereka. Dengan alasan yaitu "Meraup Pundi-Pundi Rupiah," masya Allah saya sempat tercengang membaca kabar tersebut.
Menurut saya, alangkah baiknya apabila sosial media itu dijadikan tempat untuk mempersatukan seluruh masyarakat Indonesia, bukan malah memperbelah persatuan. Sayapun berfikir bahwa kedamaian juga diharapkan oleh semua agama. Saya sebagai seorang muslim, sangat sedih melihat berita fitnah antar agama, berita hoax dimana-mana, bahkan sering saya menangis melihat perjuangan saudara muslim saya di Palestina. 
Apakah seperti itu kedamaian yang dimaksud?
Tentu bukan seperti itu kedamaian yang dimaksud. Masya Allah, mari kita perbaiki diri kita, ikut menyebarkan kebaikan dan menghindari hal-hal yang tidak baik dalam bersosmed. 
Wujud perhatian ini juga disampaikan oleh Indosat Ooredoo melalui peluncuran gerakan masyarakat untuk bisa menggunakan sosial media dengan bijak, sehat dan positif dalam gerakan "Bijak Bersosmed". Peluncuran gerakan ini dilaksanakan di Auditorium Indosat Ooredoo di Jakarta pada tanggal 26 Agustus 2017 kemarin.
Peluncuran gerakan Bijak Bersosmed ini juga dihadiri oleh beberapa penggiat media, komunitas blogger, puluhan mahasiswa, dan siswa-siswi SMA. Bertujuan untuk mengajak semua lapisan masyarakat, agar bisa lebih bijak dalam menggunakan sosial media sehari-hari.
Jika kita perhatikan, terlepas dari kemudahan, fitur menarik dan adiktif, serta berbagai dampak positif, sosial media membawa banyak serta gelombang negatif dalam kehidupan nyata.
Dampak Positif Sosial Media 
  • Memperluas jaringan pertemanan
  • Media mengembangkan diri
  • Memudahkan memperoleh informasi 
    Semula, mungkin media sosial diciptakan dengan tujuan lugunya untuk menjadikan ruang komunikasi dan informasi bagi mereka yang terpisah oleh jarak. Yang membuat kaget, ternyata kini media sosial justru di gunakan untuk perbuatan yang bermaslahat hingga untuk perbuatan jahat
    Chief Human Resources Officer Indosat Ooredoo Ripy Mangkoesoebroto juga mengatakan, pihaknya mendukung gerakan bijak bersosmed sebagai sebuah program nyata kampanye publik. Peluncuran gerakan bijak bersosmed sebagai upaya membuat media sosial menjadi tempat penyampaian informasi yang baik dan benar.
    "Juga untuk melahirkan inovasi yang baru, bertukar gagasan dan menghargai perbedaan pendapat dengan cara yang santun," ujarnya.
    Berikut ini beberapa perbuatan tidak baik dalam menggunakan sosial media, antara lain:
    • Aksi penipuan
    • Bullying
    • Pencemaran nama baik 
    • Penyebar kebencian
    • Fitnah 
    • Memecah belah kelompok tertentu
    • Pornografi 
    • Aksi bunuh diri, dan sebagainya.

      Nah, berikut ini beberapa cara agar kita bisa bijak dalam bersosmed, yaitu:
      1. Jangan mudah percaya terhadap postingan tertentu
      2. Baca dari berbagai sumber
      3. Saring sebelum sharing
      4. Berfikir sebelum bertindak
      5. Jangan mudah emosi
      6. Jangan menjadikan sosial media sebagai tempat belajar utama
      Bukannya menyebarkan kebaikan itu jauh lebih mulia bukan?
      Yuk, dimulai dari kita untuk bijak bersosmed agar memberikan dampak positif bagi yang lain.

      Komentar

      1. Bijak bersosmed memang penting banget, jangan same main share postingan hhoax ya. Acara ini keren banget neh, sayang ga bisa ikutan.

        BalasHapus
        Balasan
        1. Iya bner mba penting banget deh. Moga ya ada lagi acara gini biar makin banyak yang nyebrang kebaikan di sosmed.. Aamiin

          Hapus
      2. Iya mba penting bange deh ah... Suka sebelum klo aku lihat yg aneh2an... Ahh Semoga ada lagi ya mba acaranya biar bisa ikut... Ketemuan deh

        BalasHapus
      3. memang penting banget mbak, aku suka geram kalo ada yang suka ngeshare hoax, makanya sekarang aku jaga-jaga diri kalo mau ngeshare sesuatu kalau belum jelas

        BalasHapus
        Balasan
        1. Sama mba aku juga. Kadang pengen ikutan comment, tapi langsung sadar, loh kok jadi ikut2an hahhaa...

          Hapus
      4. Kalau nuruti tiap postingan di sosmed, yang ada sakit hati terus. :'D

        BalasHapus
        Balasan
        1. Iya Hahaha... Baper yang ada ya mba hehe

          Hapus
      5. Sosmed jmn skrg emg hrus bnr2 hati2 d cerna nya mom, btw nice share ;)

        BalasHapus
      6. Setuju banget, saring sebelum sharing yach. Soalnya sekarang apa2 yang diperoleh dari grup WA atau socmed, eh langsung disebarkan begitu aja. Kalau ga bener bisa memperpanjang hal yang keliru :)

        BalasHapus
        Balasan
        1. Iya mba.. Sebel banget klo liat yg aneh2an di sosmed.. Suka emosi sendiri... Yah... Semoga deh mulai sekarang makin banyak kebaikan yang di share... Aamiin

          Hapus

      Posting Komentar

      Terima kasih telah berkunjung ke blog saya. Saya sangat senang apabila kalian meninggalkan komentar, masukan, saran, atau kritik. Sebagai semangat untuk saya, agar bisa menulis lebih baik lagi. Semoga bermanfaat!


      Amallia Sarah

      Postingan populer dari blog ini

      Bagaimana Bisa Jadi Pramugari?

      Pramugari biasanya menjadi salah satu cita-cita setiap anak terutama untuk anak perempuan. Tetapi, ini tidak berlaku untuk saya 10 tahun lalu, saya justru ingin menjadi seorang "Dokter Anak". Cita-cita tinggal angan, karena besarnya biaya untuk menjadi seorang dokter saat itu, jauh diluar kemampuan orang tua saya. Terlahir dari keluarga broken homesejak kelas 3 SMP, membuat saya mengubur dalam-dalam semua impian saya. Nah, Kok bisa sih saya jadi Pramugari?Cantik enggak, putih enggak, tinggi juga kurang. Mungkin sebagian orang menilai seperti itu, saya juga merasa kok, jauh dari kriteria seorang pramugari.  Cerita singkatnya begini...  Semenjak lulus SMK, saya langsung bekerja di sebuah shorum motor Yamaha didekat tempat tinggal saya, walau sudah bekerja selama hampir 2 tahun  menjadi sales counter , saya merasa kurang puas dengan karir yang saya dapat. Kemudian, saya melamar bekerja kembali di shorum mobil Mitsubishi, saya kembali merasa jenuh setelah bekerja selama 3 bulan. La…

      Rayakan Momen Makan Pertama Si Kecil Bersama Milna

      Kebahagiaan seorang ibu adalah tatkala melihat anaknya tumbuh sehat dan ceria, atau istilahnya "Bayi Sehat, Ibu Senang". Setuju kan Bun? Bahkan, saat baru menjadi ibu kita sudah harus memikirkan nutrisi untuk Si Kecil. Pemenuhan nutrisi tersebut sangat penting di 1000 hari kehidupan pertamanya.




      Tahulah ya Bunda, setelah 6 bulan kita memberikan ASI untuk Si Kecil, selanjutnya adalah memberikan MP-ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Saya jadi teringat betapa exitednya saya 6 bulan lalu, saat menyiapkan Momen Makan Pertama Rayyan. Saya merasa bahagia sekaligus takut, kalau nanti makanan yang saya berikan nutrisinya tidak seimbang.

      Saat saya di undang oleh Milna untuk menghadiri acara "Milna 1stBite Day" di The Hall 8th floor, Senayan City, Jakarta pada tanggal 9 September 2017 kemarin, saya sangat antusias untuk datang. Walau Rayyan sudah berusia 1 tahun, saya selalu semangat belajar ilmu tentang MP-ASI. Karena saat ini, banyak sekali metode pemberian MP-ASI yang b…

      Pentingnya Menjaga Kesehatan Saluran Cerna Dengan Probiotik "INTERLAC"

      Hello moms and dads... Pernah tidak khawatir ketika Si Kecil terkena diare? Terutama ketika Si Kecil baru lahir. Rasanya hal ini cukup sering dialami oleh para orang tua. Apalagi untuk orang tua baru. Saat Si Kecil sakit, biasanya kita langsung panik dan bergegas ke dokter. Wajar kok! Saya juga begitu.


      Sebagai orang tua, kita sangat wajib peduli dengan kesehatan Si Kecil. Apalagi kalau urusannya "Diare". Ketika kita sedang diare, yang namanya bolak-balik WC itu membuat lemas dan pusing sejadi-jadinya. Kita yang dewasa saja tidak kuat ya, apalagi Si Kecil. Menurut beberapa penelitian, diare adalah salah satu penyakit yang hampir sering menyerang tubuh manusia.

      Bagaimana tidak? Ternyata 80% imun kita terdapat di saluran cerna yang merupakan organ terbesar dalam tubuh kita. Bahkan saluran cerna manusia itu bila dibentangkan luasnya mencapai 300 meter persegi, seluas lapangan tenis! Sehingga, para ahli medis pun sepakat bahwa kesehatan saluran cerna manusia adalah cerminan kesehat…