Langsung ke konten utama

We Made Me - Cara Menggendong Bayi Yang Benar

Hai semuanya, apa kabar? Semoga sehat wal'afiat ya. Membahas gendongan pasti sudah pada tahu ya. Apalagi untuk para orang tua. Tetapi apakah kita sudah menggendong dengan baik dan benar?
Beruntung beberapa hari lalu, saya berkesempatan hadir pada seminar dengan tema "Cara Menggendong Bayi Yang Benar" bersama Beautynesia dan We Made Me Indonesia. Acara ini menghadirkan bintang tamu Ayu Hastari, Ibu Nindy dari Baby Wearing Club Jakarta, dan CEO dari We Made Me yaitu Ibu Cindy
Ibu Nindy (Baby Wearing Club Jakarta)
Ibu Nindy menyampaikan bahwa menggendong bayi sudah menjadi kewajiban orang tua dong tentunya. Selain menjalin hubungan erat dengan si kecil, ternyata banyak juga lho manfaat bagi Moms & Dads. Agar hubungan semakin dekat, pastinya kegiatan menggendong ingin terlaksana dengan nyaman dan aman.
Manfaat Menggendong Bayi
  1. Moms jadi mudah menyusui
  2. Dapat sambil bekerja
  3. Jadi lebih perhatian
  4. Bayi mudah ditidurkan
  5. Praktis bepergian
Dampak Salah Menggendong Bayi
Sangat PENTING bagi Moms & Dads yang baru memiliki baby. Menggendong bisa dilakukan baik dengan tangan kosong maupun dengan alat gendongan. Keduanya bisa menimbulkan bahaya jika dilakukan dengan cara yang salah.
1. Asfiksia, keadaan dimana terjadi gangguan pertukaran udara pernapasan, sehingga tubuh kekurangan oksigen. Bayi bisa mengalami hal ini utamanya saat bayi digendong dalam posisi tegak, seperti saat akan disendawakan.
2. Dislokasi, Lepas atau keluarnya sendi dari tempat yang seharusnya atau keseleo. Salah satu penyebabnya adalah menggendong bayi terlalu kuat atau lama pada satu posisi saja.
3. Fraktur adalah patah atau retaknya tulang yang bisa disertai kerusakan pada jaringan di sekitarnya. Jika si kecil sampai terjatuh dari gendongan Moms, risiko patah tulang besar terjadi.
4. Trauma, dapat terjadi tergantung pada lokasi terjadinya. Misalnya, jika si kecil belum mampu duduk, namun Mom memaksanya untuk digendong pada posisi duduk maka dapat menimbulkan trauma pada tulang punggungnya.
5. Respiratory Distress. Kesulitan bernapas, hal ini bisa disebabkan oleh penggunaan gendongan khususnya model ransel. Jika ukuran gendongan terlalu sempit dapat menyebabkan gangguan pengembangan rongga dada sehingga mengganggu pengembangan paru saat menarik napas.
6. Muntah. Gendongan yang terlalu 'sempit' juga dapat menekan perut si kecil dan dapat menyebabkan muntah.
Ayu Hastari (Bintang Tamu)
Lalu, bagaimana cara memilih gendongan yang baik dan benar? 
Menurut Ayu Hastari, "Terkadang sebagai orang tua kita selalu kebingungan dalam memilih gendongan yang pas untuk si kecil dan nyaman. Untuk kesehatan orang tua dan si kecil tentunya jangan asal pilih. Orang tua cerdas masa kini pasti akan memilih gendongan bayi yang benar."
Tips Cara Memilih Gendongan Yang Benar
  1. Berkualitas baik, telah teruji, aman dan kuat.
  2. Berbahan lembut dan tidak panas.
  3. Pilih gendongan bayi yang membuat distribusi berat badan bayi merata. Sehingga tidak membuat bahu, leher maupun punggung nyeri.
  4. Dapat digunakan untuk menyusui.
  5. Nyaman untuk orang tua dan bayi.
  6. Mudah dibersihkan.
Apa itu We Made Me?
"We Made Me adalah salah satu perusahaan baby carrier di Indonesia yang jadi pilihan favorit bagi moms and dads untuk kenyamanan dan keamanan si kecil. WMM Indonesia hadir dengan desain yang stylish serta fitur "segudang" dengan memberikan kenyamanan dan keamanan yang sudah teruji," ungkap Ibu Cindy selaku CEO dari We Made Me.
Ibu Cindy (CEO We Made Me)
We Made Me menghadirkan beberapa jenis baby carrier yang sudah teruji aman dan berkualitas baik yang sudah banyak menjadi favorit para orang tua, yaitu:
1. Soohu Sling
WMM Soohu Sling merupakan revolusi produk Babasling. Selain perubahan nama, WMM Soohu Sling hadir dengan model baru dan penambahan fitur unggulan seperti Split-padded Shoulder, Double Buckle, dan berbagai macam fitur unggulan lainnya. WMM Soohu Sling dapat melakukan 5 posisi gendongan dan dapat digunakan mulai umur 0 - 24 bulan dengan berat 3.6 - 15.9 kg.
Kelebihan dari WMM Soohu Sling yaitu:
  • We Made Me Soohu Sling dapat melakukan 5 posisi gendongan; parent facing position, breastfeeding position, cradle-carry position, world-facing position, hip-carry position.
  • Soohu Sling Terbuat dari 100% handmade cotton sehingga carrier akan terasa lembut, tidak panas saat digunakan, dan tahan lama.
  • Soohu Sling memiliki Shoulder Padding yang berguna untuk mengurangi rasa pegal saat sedang menggendong si kecil.
  • Soohu Sling dapat split-padded shoulder yang berguna agar weight distribution - nya lebih bagus.
  • Ergonomic position tanpa adanya tekanan ke tulang belakang saat digunakan.
  • Memiliki beberapa varian tipe warna; Lite, Classic, Organic, dan Special Edition.
  • Dapat dicuci dan dikeringkan menggunakan mesin cuci.
  • Mudah dalam pemakaian dan penyesuaian saat akan digunakan.
  • Sudah teruji dan bersertifikasi, Technical Report CEN/TR 16512:2015 and ASTM F2907 – 14b.
Aneka warna dari WMM Sohu Sling, yaitu:
2. Pou Papoose
WMM Pao Papoose merupakan baby carrier yang dapat melakukan 3 posisi gendongan dan dapat digunakan mulai umur 4 - 36 bulan / saat tulang belakang dan tulang leher si kecil sudah kuat dengan berat 5.5 kg - 15 kg. 
Kelebihan dari WMM Pou Papoose yaitu:
  • Mudah dalam pemakaian dan penyesuaian carrier.
  • Model Bagian belakang yang ada pada Pao Carrier adalah model silang. Dengan model silang ini membuat siapa saja yang menggunakannya dapat bergerak lebih bebas dan weight distribution - nya akan lebih bagus.
  • Model dari Pao Carrier seperti hourglass, sehingga akan tetap terlihat rapi dan stylish saat digunakan.
  • Bisa dipakai mulai dari umur 4 bulan, tanpa harus menunggu si Kecil untuk bisa duduk sendiri.
  • Ergonomic position tanpa adanya tekanan ke tulang belakang.
  • Terbuat dari 100% cotton sehingga akan carrier akan terasa lembut dan tidak panas saat digunakan.
  • Memiliki padded shoulder straps, padded waistband and ultra-soft wadding yang digunakan untuk keamanan dan kenyamanan saat digunakan.
  • Pao Carrier memiliki pelindung kepala yang digunakan untuk melindungi anak saat tengah tertidur ketika digendong sehingga tidak akan terkena sinar matahari langsung.
  • Anti Hip Dysplasia.
  • Dapat dicuci dan dikeringkan menggunakan mesin cuci.
WMM Pou Papoose terdiri dari:
3. Wuti Wrap
Mau Soohu Sling atau Pao Papoose, kedua produk dari We Made Me dapat dijadikan pilihan bagi Mom and Dad untuk menggendong si kecil agar tetap nyaman dan aman. Selain terhindar dari Hip Dysplasia, Baby Carrier dan Baby Sling dari We Made Me mendukung Ergonomically Sitting Position dan Nursing Friendly. Nah, yang terbaru dari WMM adalah Wuti Wrap. 
Wuti Wrap terbuat dari bahan yang sangat elastis dan nyaman yang sangat cocok untuk sembilan bulan pertama kehidupan bayi saat mereka menginginkan kenyamanan dan keamanan. Pembungkus anyaman yang praktis ini memungkinkan bayi dapat bergerak lembut dalam dekapan Moms & Dads. Wuti Wrap ini dapat digunakan dari bayi berusia 0-24 bulan dengan berat badan 3,6-15,9 kg.
Kelebihan dari WMM Wuti Wrap, antara lain:
  • Paling ergonomis dan elastis untuk membawa bayi sejak lahir.
  • Meyakinkan orang tua karena Wuti Wrap bisa diikat dahulu sebelum meletakkan bayi dalam gendongan.
  • Hybrid, dua arah mengikat melengkung yang membuat bayi nyaman.
  • Wuti Wrap terbuat dari bahan dengan kualitas baik sehingga akan kembali ke bentuk semula, setelah digunakan.
  • Panjang dan lebar sehingga mudah digunakan.
  • Elastis, sehingga bayi bebas dan mudah bergerak.
  • Ujung kain meruncing sehingga untuk mengikat lebih mudah.
  • Material jala inovatif yang lebih lembut dan ringan dari yang lain.
  • Dilengkapi dengan pouch yang bisa digunakan saat bepergian.
Wuti Wrap terdiri dari beberapa warna yaitu: Midnight Black, Charcoal Grey, Lavender dan Pebble.
Cara Menggendong Bayi Dengan Benar

  1. Pilih gendongan yang sesuai dengan usia bayi.
  2. Pilih gendongan dengan bahan yang nyaman dan lembut.
  3. Utamakan keamanan dan kenyamanan bayi & orang tua.
  4. Hindari menggendong bayi saat berkendara.
  5. Jangan mengguncang bayi saat di gendongan.

Nah, We Made Me yang mana favorit Moms & Dads? Untuk informasi lebih lanjut mengenai WMM bisa mengunjungi:
Instagram: @We_Made_Me_Id

Komentar

  1. Wah infonya lengkap sekali ya...kepake bgt nih buat para bunda yg masih bingung cari gendongan yang tepat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak Indri... Aku rekomendasikan banget ini gendongan. Aku baru nyoba aja kepengen... 😅😂😆

      Hapus
  2. Waktu si ken masih bayi. Takut bgd mau gendong. Takut knp2 gt. Dah, ikut seneng dg wmm ini, krn kyaknya gendongan ini aman dan mmpermudah ibu gendong si kecil.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya mba, kita takut salah milih gendongan sampe2 jarang pake gendongan klo aku. Dan milih pake tangan aja hahha... Ikut ini kmrin banyak bgt dapet Pencerahan dari dunia pergendongan

      Hapus
  3. Kebetulan bayi kami baru berumur 25 hari, nanti kalo sudah bisa diajak jalan kayaknya perlu nih gendongan seperti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih mas ... Harga dengan kualitas menjamin banget ....!! Selamat ya mas ada dede bayi lucu 😍🤗

      Hapus
  4. gendongannya cantik-cantik ya. ayahblogger bisa banget nih pake buat gendong anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa banget hahahaha.... Beli 1 buat pake semua hehehe

      Hapus
  5. Jadi inget pas anak2 masih kecil. Apakah ini pertanda saya akan memiliki bayi lagi? Eh,

    Bener, mba harus hati2 pilih gendongan yah. Anak dan ibu harus nyaman dan gendongnya harus bener juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba soalnya katanya milih gendongan salah2 bisa berabe... Ah mba Citra tambah lagi gpp... Banyak anak banyak rejeki ... Aamiin

      Hapus
  6. Aku lebih suka Pao Papoose karena pas buat aku yang tetep bisa bawa anak kemana aja. Apalagi naim ojek online

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya mba, biar lebih aman ga ribet hehehe

      Hapus
  7. Wah nambah lagi nih gendongan merk lokal yang bisa dijadikan referensi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih Ka ... Bagus bgt nyaman hihihi

      Hapus
  8. Infonya lengkap dan bermanfaat nih moms... Makasih banget ya... Aku jadi makib pede gendong bayi...

    BalasHapus
  9. Semoga after mencobanya kemarin segera kecipratan buat bawa pulang ya mama Rayyan xixixi

    BalasHapus
  10. Aku suka yang tipe Pao Papoose karena mirip ransel. Tapi lihat si Wuti Wrap kok simple juga ya. Mudah dibawa saat ga dipakai

    BalasHapus
  11. Aku selama dua anak selalu pakai kain jarik mba �� Entahlah. Ini bagus ya, infonya lengkap mbaa^^

    BalasHapus
  12. Sekarang banyak banget pilihan gendongan. Dulu aku cuma tahu gendongan batik dan itu pun gak jago-jago pakainya. Akhirnya pakai tangan juga. Pegel, Bok. >.<

    BalasHapus
  13. Hmmm.. Mba ini tukisannya putih yaa? Aku ga bisa baca komen2 di atas.

    Kalo ttg carrier, untungnya aku udh ga punya bayi :p. Kalo punya bisa kalap beli aneka gendongannya itu :D

    BalasHapus
  14. yang soohu sling kayaknya empuk di pundaknya ya mbak , aku sering banget pegel-pegel di pundak kalau gendong pakai gendongan batik tradisional. Anaknya sih demen, ibunya yg pegel2 , hehehe

    BalasHapus
  15. Gendong bayi jadi nyaman ya kalau begitu mba. Bisa buat kado ke temen lahiran neh

    BalasHapus

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung ke blog saya. Saya sangat senang apabila kalian meninggalkan komentar, masukan, saran, atau kritik. Sebagai semangat untuk saya, agar bisa menulis lebih baik lagi. Semoga bermanfaat!


Amallia Sarah

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Bisa Jadi Pramugari?

Pramugari biasanya menjadi salah satu cita-cita setiap anak terutama untuk anak perempuan. Tetapi, ini tidak berlaku untuk saya 10 tahun lalu, saya justru ingin menjadi seorang "Dokter Anak". Cita-cita tinggal angan, karena besarnya biaya untuk menjadi seorang dokter saat itu, jauh diluar kemampuan orang tua saya. Terlahir dari keluarga broken homesejak kelas 3 SMP, membuat saya mengubur dalam-dalam semua impian saya. Nah, Kok bisa sih saya jadi Pramugari?Cantik enggak, putih enggak, tinggi juga kurang. Mungkin sebagian orang menilai seperti itu, saya juga merasa kok, jauh dari kriteria seorang pramugari.  Cerita singkatnya begini...  Semenjak lulus SMK, saya langsung bekerja di sebuah shorum motor Yamaha didekat tempat tinggal saya, walau sudah bekerja selama hampir 2 tahun  menjadi sales counter , saya merasa kurang puas dengan karir yang saya dapat. Kemudian, saya melamar bekerja kembali di shorum mobil Mitsubishi, saya kembali merasa jenuh setelah bekerja selama 3 bulan. La…

Rayakan Momen Makan Pertama Si Kecil Bersama Milna

Kebahagiaan seorang ibu adalah tatkala melihat anaknya tumbuh sehat dan ceria, atau istilahnya "Bayi Sehat, Ibu Senang". Setuju kan Bun? Bahkan, saat baru menjadi ibu kita sudah harus memikirkan nutrisi untuk Si Kecil. Pemenuhan nutrisi tersebut sangat penting di 1000 hari kehidupan pertamanya.




Tahulah ya Bunda, setelah 6 bulan kita memberikan ASI untuk Si Kecil, selanjutnya adalah memberikan MP-ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Saya jadi teringat betapa exitednya saya 6 bulan lalu, saat menyiapkan Momen Makan Pertama Rayyan. Saya merasa bahagia sekaligus takut, kalau nanti makanan yang saya berikan nutrisinya tidak seimbang.

Saat saya di undang oleh Milna untuk menghadiri acara "Milna 1stBite Day" di The Hall 8th floor, Senayan City, Jakarta pada tanggal 9 September 2017 kemarin, saya sangat antusias untuk datang. Walau Rayyan sudah berusia 1 tahun, saya selalu semangat belajar ilmu tentang MP-ASI. Karena saat ini, banyak sekali metode pemberian MP-ASI yang b…