Image Slider

Bagaimana Bisa Jadi Pramugari?

Thursday, August 31, 2017
Pramugari biasanya menjadi salah satu cita-cita setiap anak terutama untuk anak perempuan. Tetapi, ini tidak berlaku untuk saya 10 tahun lalu, saya justru ingin menjadi seorang "Dokter Anak". Cita-cita tinggal angan, karena besarnya biaya untuk menjadi seorang dokter saat itu, jauh diluar kemampuan orang tua saya. Terlahir dari keluarga broken home sejak kelas 3 SMP, membuat saya mengubur dalam-dalam semua impian saya.
Nah, Kok bisa sih saya jadi Pramugari?Cantik enggak, putih enggak, tinggi juga kurang. Mungkin sebagian orang menilai seperti itu, saya juga merasa kok, jauh dari kriteria seorang pramugari. 
Sumber : Goggle
Cerita singkatnya begini... 
Semenjak lulus SMK, saya langsung bekerja di sebuah shorum motor Yamaha didekat tempat tinggal saya, walau sudah bekerja selama hampir 2 tahun  menjadi sales counter , saya merasa kurang puas dengan karir yang saya dapat. Kemudian, saya melamar bekerja kembali di shorum mobil Mitsubishi, saya kembali merasa jenuh setelah bekerja selama 3 bulan. Lalu, saya melamar kerja ke sebuah bank finance dan lagi-lagi hanya bertahan selama 3 bulan. 
Selama saya bekerja di shorum Mitsubishi dan di bank tersebut, saya juga melanjutkan kuliah ke salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Biaya kuliahnya, saya sisihkan dari gaji bulanan yang saya terima, setelah dikurangi biaya hidup saya dan ibu saya. Ketika hendak mengerjakan tugas kuliah, saya mengantarkan teman saya melamar kerja ke Bank BCA.

Sedihnya, teman saya yang melamar tetapi saya yang ditawarkan bekerja. Ini bukan maksud riya ya, terkadang peristiwa yang saya alami ini lumrah terjadi dimana-mana. Saat itu standar nilai rata-rata ijazah terakhir minimal 8, alhamdulillah nilai raport sekolah dulu pas untuk melamar kerja di bank tersebut. Walau awal nya saya merasa tidak enak terhadap teman saya, tetapi alhamdulillah teman saya mengerti. 
Awalnya merasa ada dititik nyaman, dan cukup, tetapi belum jalan 2 tahun saya sudah merasa jenuh kembali. Saat yang bersamaan, ibu saya menyampaikan bahwa saya harus pindah kerja kembali, dengan tujuan agar bisa mendapatkan upah yang lebih tinggi untuk membiayai adik saya sekolah.
Awalnya bingung, kerja apalagi coba, sepertinya sudah semua dicoba. Kemudian suatu hari ibu saya bilang,
 "De, coba ngelamar jadi Pramugari aja yuk!", waduh saya saat itu langsung terbayang sosok perempuan putih, tinggi, cantik, berpendidikan tinggi. Saya merasa jauh banget dari kriteria itu, dan bilang "Mama, jangan mimpi deh ah. Ketinggian itu mah, naik bis aja sering mual, gimana naik pesawat' ungkap saya. 
Ibu saya bilang "Semua itu berawal dari mimpi, kalau mimpi aja gak mau, gimana Allah mau kasih". Sambil bekerja di bank, ibu saya mulai membentuk pribadi saya, membantu saya luluran (taulah ya, mantan sales itu nyari konsumen kemana-mana pasti dekil hehehe), diet ketat, belajar berenang, belajar make up, belajar jalan, belajar bahasa asing, dll.
Setelah kurang lebih 3 bulan persiapan, akhirnya saya bolos kerja dan memberanikan dari untuk melamar ke perusahaan penerbangan di Jakarta. Kadang naik angkot, naik bis, naik motor, hingga naik bajaj. Saat itu yang pertama kali saya datangi  adalah Batavia Air pada tahun 2010, saya merasa sangat tegang dan minder. Saat itu hasil tesnya tidak langsung hari itu, harus menunggu berbulan-bulan katanya (ternyata mau tutup ya). Kemudian, dalam waktu 2 bulan saya mencoba keberuntungan  di beberapa perusahaan penerbangan, antara lain: CitiLink, Garuda Indonesia, Lion Air, Kalstar dan terakhir Sriwijaya Air. 
Bermodalkan tinggi 160cm/52kg, dan pengalaman kerja yang saya punya, saat itu saya hanya bisa yakin akan diterima bekerja. Apalagi Ibu saya sangat mendukung langkah saya ini, dan dengan doa yang tidak pernah putus dari beliau. Yeay, akhirnya usaha saya dan ibu saya membuat kan hasil. Saya lolos seleksi Walk in interview di PT. Sriwijaya Air. Tahapan tesnya antara lain:
  1. Performance test (tinggi dan berat badan) dan interview 
  2. Psikotes dan Bahasa Inggris
  3. Interview oleh CFA
  4. Medical check up/ Medex
  5. Pantuhir (Pantauan Akhir)
Mmm, banyak banget tesnya dan sampai berbulan-bulan, membuat kuliah saya terbengkalai. Ini pengalaman saya agar bisa lolos test yaitu:
  • Berdoa
  • Percaya diri
  • Berusaha
  • Berbekal pengetahuan seputar penerbangan
  • Cukup menguasai Bahasa Inggris
  • Tidak harus putih, tetapi bersih dan terawat
  • Kalau tinggi badannya kurang, saya sarankan lebih baik cari pekerjaan lain, karena nanti hanya buang waktu dan tenaga
  • Tidak gendut dan tidak kurus, harus proposional
  • Jadi dari sendiri, jujur dan jangan berlebihan
  • Make up yang natural
  • Tidak memakai perhiasan berlebihan
Nah, persyaratan setiap perusahaan hampir sebagian besar sama ya. Initial Flight Attendant adalah seseorang yang baru memulai karirnya menjadi seorang awak kabin, sedangkan Experience Flight Attendant adalah seseorang yang sudah pernah bekerja sebelumnya menjadi awak kabin. Ini pengetahuan awal yang harus kita ketahui, karena saat kita hendak menaruh berkas lamaran kerja, akan ditanya "Mbak Initial atau Expri?" Malu bangetkan, kalau sampai hal mendasarnya aja gak tahu (hehehe). 
Persyaratan Initial Flight Attendant
  1. Pria/Wanita, Warga Negara Indonesia
  2. Berpenampilan menarik dan ramah, YOUNG FUN RESPECTFUL HOSPITABLE PASSIONATE
  3. Dapat bekerja dengan cepat, tepat, dan baik sendiri maupun dalam team
  4. Belum pernah menikah
  5. Sehat jasmani dan rohani
  6. Usia minimum 18 tahun dan maksimum 25 tahun
  7. Pendidikan minimum SMA/Sederajat
  8. Tinggi badan minimum 160cm dan maksimum 175cm (Wanita)
  9. Tinggi badan minimum 170cm dan maksimum 185cm (Pria)
  10. Berat badan ideal dan postur tubuh proposional
  11. Tidak berkacamata/tidak mengenakan kontak lens dan tidak buta warna
  12. Mampu berbahasa Inggris dengan baik, lisan dan tulisan
Berkarir selama hampir 6 tahun, alhamdulillah saya memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga saja sekarang. Dari belum bisa berhijab, alhamdulillah sebelum saya resign, dan kini sudah diperbolehkan berhijab. Semoga tulisan blog saya kali ini bermanfaat bagi teman-teman yang hendak ingin mencoba melamar kerja menjadi Flight Attendant. InshaAllah saya akan share lagi pekerjaan dan suka duka nya menjadi pramugari. Tunggu ya...
Dok : Pribadi








Meet Up Berkualitas Bersama Blogger Muslimah Indonesia

Tuesday, August 29, 2017
Assalamualaikum...

Alhamdulillah, beberapa hari lalu saya mendapatkan kesempatan untuk bisa bersilaturahmi bersama para blogger dari komunitas Blogger Muslimah Indonesia, yang berdiri sejak Desember tahun 2014. Pembicaranya adalah penulis buku fiksi dan founder Blogger Muslimah Indonesia, Bunda Novia Syahidah Rais dan penerbit Noura, mbak Rahmadiyanti RusdiSelain pembekalan pengetahuan menulis dan penerbitan, para blogger juga mendapatkan beauty class dari Viva Cosmetic Indonesia
Acara meet up kali ini dengan tema "Membaca Dunia, Menulis Semesta" juga mendapat banyak dukungan dari berbagai sponsor, antara lain: Margaw, Gogobli Indonesia, She Colection id, Nutri Food, dan Viva Cosmetic. Acara ini berlangsung di Nutrition Food Center daerah Menteng Square di Matraman, Jakarta Timur, 27 Agustus kemarin. Dimulai dari pukul 09.00 hingga pukul  15.00 WIB, alhamdulillah acara ini berjalan lancar. 
Semenjak dibukanya pendaftaran untuk acara meet up tersebut, saya sudah sangat antusias sekali untuk daftar. Sehingga saya sudah meminta ijin kepada suami, bahkan memintanya untuk menemani selama acara berlangsung. Alhamdulillah suami sangat mendukung, selama kegiatan itu positif dan baik untuk saya.
Acaranya apa saja sih? 
Setibanya di Nutrifood Inspiring Center selaku penyedia tempat, saya sangat suka dengan furniture dan dekorasinya. Nuansa healthy and green memberikan kesan nyaman dan tenang bagi pengunjungnya. Selain digunakan sebagai perkantoran di hari kerja, ternyata juga disewakan untuk umum pada hari libur/weekend. Bagi yang mau mengadakan acara bisa langsung menghubungi call center Nutrifood ya.
1. Sambutan dan Perkenalan
Acara ini dimulai dengan sambutan  dari bunda Novia Syahidah Rais dan dilanjutkan dengan perkenalan dari 30 blogger yang hadir. Para blogger yang hadir terdiri dari ibu rumah tangga, penulis, mahasiswi, karyawan swasta, dan dosen.

2. Yuk Kepoin Dunia Penerbitan
Setelah perkenalan, acara dilanjutkan oleh mbak Rahmadiyanti Rusdi yang akan memberikan ilmunya seputar penulisan dan penerbitan.
Kadang saat sudah banyak menulis, kita kadang berfikir layak tidak sih tulisan saya ini diterbitkan? Wajar-wajar saja sih saya kira, semua pasti mau donk tulisannya banyak yang baca bahkan berharap bisa diterbitkan dan menjadi buku yang best seller. 
Tetapi apakah tulisan kita layak dan sudah memenuhi syarat-syaratnya?

Nah, dalam kesempatan istimewa kemarin mbak Rahmadiyanti Rusdi  menyampaikan bahwa banyak sekali pengetahuan seputar penerbitan, yang mungkin  belum banyak para blogger ketahui.
1. Alur Penerbitan 
Menurut mbak Rahmadiyanti Rusdi, banyak sekali alur dari sebuah tulisan bisa menjadi buku hingga diterbitkan. Selain tulisan yang harus menarik, penggunaan kata yang benar, pesan moral dari tulisan tersebut dan masih banyak lagi. Aduh, saya dan beberapa teman lainnya merasa banyak sekali kekurangan dalam tulisan kami, masih banyak yang harus diperbaiki. Saya jadi mau banyak belajar lagi, agar tulisan yang saya buat semakin baik dan benar. 
2. Dunia Buku = Dunia Gagasan
Hal-hal yang harus kita perhatikan dalam penulisan antara lain:
  • CONTENT
Akuisisi naskah terdiri dari:
1. Solicited: by program
Momentum, kebutuhan masyarakat, potensi penulis dan trend kehidupan
2. Unsolicited: kiriman naskah
Bisa mendapatkan yang sesuai, bisa juga tidak sesuai
3. Translated: penerjemahan
Rajin melihat katalog / website penerbit luar negeri
  • CONTEXT
Pengertian Context adalah bagian suatu kata atau kalimat yang dapat mendukung atau menambah suatu kejelasan makna tulisan atau situasi yang ada hubungannya dengan suatu kejadian.
  • CREATIVITY
Creatifity berhubungan dengan pengemasan, promosi, penjualan, dalam semua lini.
  • COMMUNITY
Ide mengilhami terbentuknya komunitas-komunitas yang mendukung industri penerbitan.
3. Gagasan atau Naskah Brilian
  • Potensi tokoh/penulis
  • Momentum
  • Kebutuhan Masyarakat
  • Trend kehidupan
Lalu, jika tulisan sudah memenuhi syarat-syaratnya tersebut, bagaimana tips agar bisa menembus penerbit? 
4. Tips Menembus Penerbit
  1. Miliki hal-hal baru yang menarik minat publik
  2. Punya kejelasan segmen yang ditulis
  3. Kualitas penulisan, sistematis, aktual
  4. Buat sinopsis yang menarik + daftar isi + 3 bab awal
  5. Amati trend buku dan sering ke toko buku
Wah, para blogger yang hadir semakin semangat mencatat semua ilmu yang mbak Rahmadiyanti Rusdi bagikan termasuk saya. Sebagai penutup sesi pertama ini, ada juga sesi tanya jawab yang berhadiah produk sponsor. Alhamdulillah sekali, sudah dapat ilmu gratis, dapat hadiah, dapat goodiebag dan ada doorprize juga.
3. Beauty Class bersama Viva Cosmetics

Viva Cosmetics Indonesia adalah salah satu perusahaan cosmetic di Indonesia, yang sudah berdiri selama 55 tahun. Selain itu, Viva juga sudah bersertifikat halal dan rangkaian produknya yang khusus dibuat dengan menyesuaikan iklim tropis di Indonesia. Pabrik yang berlokasi di Surabaya ini, menciptakan rangkaian produk kecantikan yang berkualitas sehingga membuat perusahaan ini semakin berkembang pesat. Ibu Dian perwakilan dari Viva menyampaikan bahwa "Merawat wajah dan kecantikan harus dilakukan oleh setiap perempuan".
Setelah itu, para blogger yang hadir juga mendapatkan rangkaian produk Viva dan beauty class bersama tenaga ahli yang professional. Beauty class ini dimulai dari tahap pembersihan wajah, penggunaan milk cleanser, eye shadow, eyeliner dan lainnya. 
Alhamdulillah,  jadi tambah lagi ilmu saya dan teman lainnya seputar kecantikan.
Tidak terasa waktu begitu cepat, hingga sudah memasuki waktu shalat dzuhur. Sambil menikmati hidangan dan bergantian shalat, alhamdulillah saya bisa turun untuk menyusui Rayyan.
4. Menulis Fiksi Bagi Penulis Pemula
Setelah istrahat dan refresh kembali, para blogger akan mendapatkan pengetahuan tambahan seputar menulis fiksi. Wah, ini materi terakhir yang saya tunggu dari tadi. Walau saya bukan pembaca buku fiksi, saya masih penasaran bagaimana para penulis bisa selalu mendapatkan ide menulisnya. Kemarin, bunda Novia juga memberikan masukan kepada peserta bahwa "Menulis yang sesungguhnya bukan hanya menulis untuk dibayar saja, tetapi bagaimana bisa penulis itu terus menulis dengan cinta," ungkapnya. 
Modal Dasar Seorang Penulis
  1. Mencintai
  2. Membaca
  3. Latihan
Fiksi adalah sebuah prosa naratif yang bersifat imajiner. Meskipun imajiner sebuah karya fiksi tetaplah harus masuk akal dan mengandung kebenaran yang dapat mendramatisasikan hubungan-hubungan antar tokohnya. Bunda Novia juga memberikan semangat kepada para blogger yang hadir, untuk terus menulis dan berkarya. 
Acara ditutup dengan pengundian doorprize, best live report instagram juga twitter, dan workshop singkat di facebook. Alhamdulillah saya menang best live report di instagram, jadi tambah lagi deh koleksi dari Margaw.
Sebagai seorang muslimah, saya sangat menyukai semua koleksi gamis dan khimar dari MargawSelain menggunakan bahan premium, warna dan modelnya yang syar'i membuat saya semakin lebih nyaman berpenampilan syar'i.
Oh iya, spesialnya lagi untuk para blogger  yang hadir juga mendapatkan Pinchusion Cupcake dari She Colection saat registrasi. She Colection adalah industri rumah tangga yang bergerak di bidang pembuatan aksesoris muslimah seperti pincushion, bros, dan pernak-pernik lucu lainnya. 
Nah, Kalau belanja online pastinya sudah menjadi salah satu kegiatan penting para perempuan. Awalnya mungkin hanya iseng, tetapi ternyata bisa juga menjadi hobi (baca: kalau ini saya ya hehehe). Gogobli Indonesia adalah salah satu tempat belanja online yang sudah terpercaya dan bisa menjadi pilihan kita ketika hendak berbelanja kosmetik online. "Yuk kita Go healthy Go Beauty with Gogobli Indonesia." sapa mbak Dita perwakilan dari Gogobli
Saya sangat merasa beruntung bisa hadir di acara meet up kemarin. Terima kasih banyak untuk Blogger Muslimah Indonesia atas undangannya, dan saya berterima kasih kepada para sponsor yang telah mensupport acara ini. Semoga bisa bertemu kembali di event selanjutnya.


Wassalamualaikum...
Sponsor Acara :
  1. Blogger Muslimah Indonesia 
  2. Gogobli Indonesia 
  3. Margaw by Lia
  4. Viva Cosmetics
  5. She Colection id

Kita Semua Bisa Jadi Ibu Bijak Dalam Keluarga

Thursday, August 24, 2017
Masalah keuangan pasti selalu dikaitkan dengan perempuan, terutama ibu rumah tangga. Maunya sih kebutuhan tercukupi, tabungan banyak, gaya terpenuhi dan kewajiban terbayarkan. Tetapi banyak Ibu rumah tangga baik yang masih bekerja atau sudah tidak bekerja, mengeluhkan masalah keuangannya yang tidak sehat. 
Lalu bagaimana cara memperbaikinya? 
Beruntung, beberapa hari lalu saya mendapat undangan dari The Urban Mama untuk menghadiri acara TUM Bloggers Meet Up yang temanya adalah "Financial Planning and Budgeting." Tanpa pikir panjang saya langsung konfirmasi untuk datang, karena saya merasa sangat perlu ilmu dalam mengelola keuangan. Apalagi narasumbernya adalah salah satu financial educator ternama di Indonesia, Prita Ghozie. Acara ini diselenggarakan oleh The Urban Mama yang bekerjasama dengan VISA di restoran The Hook, Jakarta Selatan pada tanggal 24 Agustus 2017.

Talkshow kedua ini ternyata melanjutkan pembahasan Ibu Berbagi Bijak bulan lalu yang membahas tentang Financial Checkup. Sayangnya pembahasan bulan lalu saya belum bisa hadir, sehingga itu yang membuat saya antusias untuk fokus dan memahami penyampaian Prita Gozhie kemarin.

GAJI itu tidak berhubungan langsung dengan KAYA, tetapi GAYA HIDUP..!

Dokumentasi Pribadi

Permasalahan pokok dalam masalah keuangan itu adalah gaya hidup, kadang tanpa disadari kita lebih mengutamakan gengsi dan gaya hidup, dibandingkan kebutuhan pokok lainnya. Sehingga itulah awal mulanya keuangan keluarga Jadi tidak sehat. Menurut Prita Gozhie setiap perempuan itu harus bisa mengelola keuangan keluarganya, karena pada umumnya suami yang mencari nafkah dan istri yang mengelola.

Prioritaskan Alokasi Penghasilan
  1.  Zakat, Infak dan sedekah
  2.  Bayar pinjaman
  3. Tabungan dan investasi masa depan
  4.  Persiapan masa sulit
  5.  Biaya hidup
  6.  Anak dan pendidikan
  7.  Gaya hidup


Dokumentasi Pribadi 

Untuk bisa memenuhi semua itu, penting sekali bagi kita untuk Set Goals, Make Plan, Get to work dan stick to it. Nah, berikut ini jumlah alokasi  ideal yang bijak:
  • 5%   - Zakat atau sedekah
  • 10% - Menabung 
  • 30% - Biaya hidup
  • 30% - Cicilan / pinjaman
  • 15% - Investasi
  • 10% - Gaya hidup
Terkadang karena kurang bijak mengelola keuangan, kita sering kali malah justru menyampingkan dana investasi masa depan. Sehingga kita perlu membuat ceklis anggaran seperti berikut:
  • Buat rencana pengeluaran
  • Terima gaji
  • Membagi uang sesuai pos masing-masing
  • Bayar cicilan
  • Bayar tagihan bulanan
  • Transfer otomatis ke rekening dana darurat
  • Ambil uang tunai perminggu Di ATM
  • Mengisi uang elektronik
  • Hiburan-hiburan 
Ilustrasi Pribadi

Apa yang biasanya menjadi masalah keuangan:
  • Bad Habit
Lapar mata sehingga sulit membedakan hal yang diinginkan dan dibutuhkan.
  • High Lifestyle 
Menetapkan standar kebutuhan hidup yang terlalu tinggi, padahal dengan gaya hidup sederhana sudah bisa terpenuhi.
  • Hutang
Menganggap hutang adalah penghasilan tambahan padahal beban.
  • Inflasi
Peristiwa naiknya harga-harga secara umum dalam suatu waktu tertentu. 

Lalu ada diposisi manakah kesehatan keuangan kita? Berikut ini adalah  4 posisi  kesehatan keuangan:
  1. Tidak Sehat, pengeluaran lebih besar dari penghasilan, berhutang kartu kredit dan tidak punya aset. 
  2. Sehat, pengeluaran sama dengan Penghasilan, terlambat membayar lunas tagihan dan investasi minimal. 
  3. Mandiri, penghasilan lebih besar dari pengeluaran, tidak punya hutang dan investasi maksimal. 
  4. Sejahtera, penghasilan lebih besar dari pengeluaran, tidak punya hutang, Penghasilan pasif dari aset dan bederma. 
Tentu kita sebagai menteri keuangan dirumah tidak mau dianggap gagal mengelola keuangan oleh suami dan ingin sejahtera. Mari kita mulai dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran dengan bijak, lebih dulu menyisihkan dana investasi, juga mengurangi gaya hidup yang berlebihan. Kita juga perlu tahu apa yang menjadi kebutuhan saat ini dan kebutuhan masalah depan.

Sebagai seorang perempuan kadang sisi egois kita datang dan berfikir "Uang suami ya uang istri, tetapi uang istri bukan uang suami". Kalau masih bekerja mungkin wajar saja kalau mempunyai prinsip seperti itu. Tetapi karena saya sekarang pemasukannya hanya dari suami, akhirnya dalam mengelola keuangan dirumah saya berusaha selalu terbuka dengan suami, dan juga mengumpulkan struk/bon belanja (sebagai backup jika saya lupa).

Dokumentasi Pribadi

Terima kasih banyak The Urban Mama, Visa dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan), juga mbak Prita Gozhie atas sharingnya. Saya jadi tidak sabar dengan materi pembahasannya bulan depan.

 "It's no how much you make,  But how much you Spend." 
Prita Gozhie (Financial and Business Planner-CFP) 

Foto : Ibuberbagibijak


  • ​The Urban Mama 
http://m.theurbanmama.com/

https://www.instagram.com/the_urbanmama/

  • Ibu  Berbagi Bijak
https://www.instagram.com/ibuberbagibijak/

Anmum Dukung Ibu Hamil dan Menyusui

Thursday, August 3, 2017
Siapa yang tidak mengenal ANMUM?


Apalagi untuk seorang Mama yang sedang merencanakan kehamilan, sedang hamil dan menyusui. Dalam kesempatan istimewa ini, aku dan para bloggers diundang oleh ANMUM dalam acara memperingati Hari Breastfeeding Sedunia tepatnya tanggal 1 Agustus 2017 kemarin dengan tema "Celebrate The ExtraOrdinary With Anmum" di hotel Raffles Jakarta.
wp-image-2144266619Anmum Celebrate The ExtraOrdinary


"Celebrate The ExtraOrdinary" kali ini mengadakan sharing session bersama Dr. dr. Ali Sungkar SpoG (K), Ketua Perkumpulan Perinatologi Indonesia (PERINASIA) dan anggota Dewan Penasihat Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia  DKI Jakarta ~ Cynthia Lamusu, Aktris, public figure,~ Ines Yumahana Gulardi MSc,  Senior Nutrition Manager, Fonterra Brands Indonesia  ~ serta  Andriani Ganeswari,  Corporate Communication Manager Fonterra Brands Indonesia dan Maria Leonnyta,  ibu pejuang ASI.


Dahulu menjadi seorang Ibu belum pernah terfikirkan akan secepat ini aku lalui, karena dulu "WANITA KARIR" bagiku jauh lebih menyenangkan dibandingkan menjadi seorang "IBU RUMAH TANGGA". Sehingga saat mengetahui kehamilan pertamapun, aku ketahui saat usia kandungan menginjak 5 bulan. Sekarang setelah menjadi seorang Ibu, aku sadar bahwa menjadi orang tua itu tidaklah mudah, seringkali harus mengorbankan banyak hal untuk anak dan keluarga.


Masa  kehamilan terasa begitu berat karena kedua orang tua ku sudah meninggal. Sehingga semua ilmu dan informasi yang dibutuhkan, aku dapatkan dari membaca buku dan internet. Benar apa yang disampaikan oleh Cynthia Lamusu, Maria Leonnyta, Inez Yumahana kemarin. Bahwa peran suami dan keluarga terdekat terutama orang tua, sangat berperan penting bahkan sejak masa kehamilan. Dari masa kehamilan hingga melahirkan aku mengalami babybluesdimana suasana hati bercampur aduk dan sering tidak merasa nyaman. Alhamdulillah masih ada suamiku  yang selalu mendukung, mendoakan, dan mendampingi ku hingga akhirnya aku bisa melewati masa-masa sulit itu. Selama ini suamiku lah yang selalu mensupport untuk terus semangat dan bilang "Rayyan belum ngerti apa-apa Ma, yang dia mau Mamanya selalu senyum".


Kehamilan, melahirkan hingga menyusui tidak semudah yang aku bayangkan, banyak hal sulit yang tidak mampu aku lalui sendiri apalagi dengan harapanku ingin Rayyan sehat dalam tumbuh kembangnya. Bahkan tidak jarang aku menangis, ketika menghadapi kesulitan merawat Rayyan.


Alhamdulillah Rayyan sekarang sudah berusia 11 bulan dan masih minum ASI. Perjuangan memberi ASI bagiku perjuangan tiada henti, hadiah untuk anakku, dan makanan terbaik bagi anakku yang bisa aku berikan. Sekalipun aku harus mengalami gagal breastfedding, penolakan berkali-kali, hingga akhirnya berusaha ikhlas  memberikan ASI dengan media botol susu. Aku selalu berusaha untuk disiplin jadwal pumping, dan menanamkan dalam hati "ini demi hak anakku Rayyan".


Dulu sempat merasa hanya aku saja yang gagal breastfeeding rasanya sangat kecewa, hingga sempat putus asa dan  sedih. Ternyata menurut pengalaman Cynthia Lamusu kedua anaknya pun tidak semua menyusu langsung, "Sedih sih,  tapi aku harus semangat! paling tidak masih bisa memberikan ASI sekalipun lewat botol untuk salah satu anakku. Karena semua ibu pasti tau ya, ASI itu sudah pasti lebih baik dari susu formula apapun." Ungkap Cynthia LamusuItu yang membuat aku semakin semangat untuk terus berjuang. Karena anak aku memiliki hak yang sama dengan anak lainnya yaitu hak untuk tetap mendapatkan ASI hingga usianya 2 tahun.
wp-image--237886459Sharing Session Cynthia Lamusu and Maria Leonnyta


Oleh karena itu, Dr. dr. Ali Sungkar kemarin menyampaikan  "Saat masa kehamilan dan menyusui, para ibu mengalami perubahan dan tantangan fisik dan psikologis. Mereka membutuhkan dukungan dari lingkungan sosialnya dan nutrisi yang tepat. Hal tersebut adalah aspek penting yang akan mempengaruhi kesehatan ibu supaya nantinya dapat merawat anak dan keluarga nya".
wp-image--312084186Dr. dr. Ali Sungkar SpoG(K), ketua PERINASIA


"1000 hari pertama merupakan pondasi penting bagi masa depan anak, oleh karena itu penting untuk memberikan dukungan kepada Ibu dan bayi".


"Kurangnya penyesuaian psikososial dan emosional selama fase penting tersebut berpotensi menimbulkan risiko kesehatan ibu dan kurangnya peluang bayi untuk mendapatkan ASI eksklusif. Faktor tersebut adalah kurangnya dukungan Sosial".


Dr. dr. Ali Sungkar menambahkan "bahwa dukungan sosial tersebut tidak boleh diremehkan, karena berperan untuk mengurangi dampak stress kehidupan  dan tantangan sehari-hari para ibu".


Oh iya, saat acara Anmum kemarin aku mencoba Anmum Materna  baru yaitu "Rasa Coklat." Rasa baru dari Anmum ini, manisnya pas,enak dan tidak terlalu kental atau encer (rasanya seperti ice cream). Dulu saat hamil aku minum Anmum agar menjadi nutrisi tambahan untuk aku dan janin. Tetapi sekarang fungsinya bisa sekaligus menjadi  booster ASI, sehingga produksi asiku semakin naik dan berkualitas. Setiap hari dari jadwal pumping yang sudah aku lakukan, dalam sehari aku bisa menabung ASIP 100-200ml, selebihnya untuk diminum oleh Rayyan langsung. Asip tersebut bisa digunakan apabila aku sedang sakit, bepergian, saat produksi arsip menurun, dan juga bisa mendonorkan kepada yang membutuhkan.


Wah ternyata Maria Leonnyta mempunyai stok Asip yang sangat banyak. "Sudah menyusui saja,  masih tetap berasa penuh jadi ya saya harus pumping, agar bisa untuk stok bahkan didonorkan kepada yang membutuhkan," ungkap Maria. Itulah pengorbanan setiap Ibu demi anaknya, rela melakukan apapun apalagi soal perjuangan ASI.





Melalui kampanye Anmum Celebrate The ExtraOrdinary kemarin, Ines Yumahana juga menyampaikan "Tahap pertama kehidupan seorang anak yang meliputi perkembangan janin di rahim dan masa menyusui sangat krusial dan nutrisi ibu sangat penting selama periode tersebut. Dan ketika seorang ibu memperoleh  nutrisi yang baik, tubuhnya dapat memenuhi kebutuhannya sendiri dan kebutuhan anaknya. Oleh karena itu, Anmum Materna dan Lacta memberikan dukungan dan perhatian serta nutrisi khusus untuk kesehatan ibu dan anak".


wp-image--1892018709Ines Yumahana Gulardi MSc, Senior nutrition manager, Fonterra Brands Indonesia


 Lalu apa tantangan bagi ibu hamil dan menyusui di Indonesia?
wp-image--1271874881Studi tentang Tantangan Ibu Hamil dan Menyusui di Indonesia
wp-image-1034651788Andriani Ganeswari,  Corporate Communication Manager Fonterra Brands Indonesia


Anmum dan Pt. Fonterra Brands Indonesia mengadakan studi tantangan yang dialami oleh ibu hamil dan menyusui di Indonesia pada tahun 2017.


Studi diatasi dilakukan dalam sembilan fokus grup discussion yang terdiri dari ibu baru, Ibu yang sudah berpengalaman, yang sedang dalam masa kehamilan dan menyusui. Para ibu tersebut dipilih dari latar belakang yang berbeda, mulai dari Ibu rumah tangga,  Ibu wirausahawan, dan  ibu yang bekerja.


Hampir semua ibu sependapat bahwa masa kehamilan hampir semua ibu mengalami morningsickness dan mual. Dan yang mereka butuhkan adalah semangat dan perhatian lebih dari keluarga terutama suaminya.


Oleh karena itu, untuk bisa mendapatkan nutrisi yang baik, berikut ini beberapa produk dari Anmum, yang bisa kita jadikan susu pilihan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh kita dan si kecil.


Karena menurut  hasil survey 8 dari 10 ibu hamil lebih menyukai susu Anmum Lacta dibandingkan susu hamil lainnya.
wp-image-1423350078 dari 10 Ibu di Indonesia menyukai Anmum Materna rasa Baru

Tentang Anmum
Anmum merupakan produk yang dikembangkan oleh produsen susu terbesar di dunia yaitu Fontterra New Zelland. Susu yang diproduksi oleh Fonterra berasal dari peternakan sapi yang berada di New Zelland yang dipilih dari susu dengan standar kualitas serta keamanan yang baik. Sapi yang berada di peternakan ini telah diwariskan dari generasi ke generasi dengan jumlah sapi yang berkisar 4.000.000 dan memiliki kualitas tinggi dalam memproduksi susu.

Sistem susu Anmum adalah susu yang di formulasikan khusus untuk wanita yang berencana berumah tangga, masa kehamilan dan menyusui, serta produk untuk anak.

Semua kebaikan nutrisi dan gizi yang terkandung dalam setiap gelas Anmum tentu membuat kita tidak perlu ragu lagi kan untuk memilih Anmum. Karena dimulai dari kita, generasi yang akan datang tumbuh sehat dengan nutrisi dan gizi yang baik.


Tentang Fonterra


Fonterra adalah pemimpin global dalam nutrisi susu, pemasok bahan baku susu yang disukai banyaak perusahaan makanan di dunia. Fonterra juga merupakan salah satu investor susu terbesar di dunia.

wp-image--1913912577Suasana didalam nursing room



wp-image--291977505Tersedianya aneka mainan anak -anak


wp-image--1519655213Para Narasumber Anmum Celebrate The Extraordinary


Ternyata menjaga asupan makanan dan minuman perlu di perhatikan dengan baik, salah satunya memilih susu yang memiliki kandungan gizi dan nutrisi yang baik bagi tubuh kita dan sekecil. Sehingga  dalam memilih susu sebagai pelengkap asupan pun tentu tidak boleh asal pilih. Selain memperhatikan rasa nya, kita juga tentu harus memperhatikan kandungan gizi yang terkandung. Sehingga minum susu bukanlah hal yang terpaksa atau hanya menjadi ajang untuk ikut-ikutan.



"Terima Kasih Anmum... Telah memberikan nutrisi terbaiknya untuk kami para Ibu sejak masa kehamilan hingga menyusui. Juga turut membantu kami untuk bisa memberikan hak buah hati kami untuk bisa mendapatkan ASI Esklusif  hingga 2 tahun".


Untuk informasi seputar Anmum bisa dilihat di:
  • follow Instagram: @Anmum_Indonesia

  • Like Fanpage F: Anmum Indonesia

  • web:  https://www.anmum.com/id/id/products

  • Video Anmum Celebrate ExtraOrdinary: https://youtu.be/8Q8kDW_R2tY