Yuk Kita Kenali Perilaku Anak Di Usia Pra-Sekolah

by - September 17, 2017

Rasanya tidak ada habisnya ya, kalau membahas peran orang tua terhadap tumbuh kembang Si Kecil. Selain pemenuhan nutrisi dan gizi di 1000 hari pertamanya, ternyata peran orang tua terhadap kecerdasan dan perilaku anak juga sangat penting. Apalagi saat masa-masa prasekolah, banyak hal yang harus kita lakukan demi membuat Si Kecil #PintarnyaBeda.



Saat saya mendapatkan undangan dari Clozzete Indonesia dan Parenting Club Indonesia  untuk menghadiri acara dengan tema "Kenali Perilaku Anak Di Usia Pra-Sekolah", saya sangat antusias untuk datang. Apalagi acara ini menghadirkan Dr. dr. Rini Sekartini Sp,A(K), Kak Budi Haha (Indonesian Ventriloquist)  sebagai Story Teller dan Ayudia Bing Slamet sebagai Bintang TamuAcara ini berlangsung di Harlequin Bistro, Kemang, Jakarta pada hari Kamis, 14 September 2017 kemarin.
Senangnya lagi, ruangan Workshop Parenting & Stimulation Room dibedakaan lho. Jadi, saya dan suami bisa serius dan konsen menyimak materi yang disampaikan. Diruangan sebelah, anak pun dapat bermain dan belajar melatih kecerdasan mereka bersama Kak Budi Haha yang akan memberikan Storytelling Workshop untuk menstimulasi Akal, Fisik dan Sosial Si Kecil.


Menurut Dr. dr. Rini Sekarwati S,PA (K), "Dalam mendidik dan membesarkan buah hati kita, tentu banyak hal yang harus kita ketahui mulai dari tumbuh kembang,  perilaku, kebiasaan, dan hal lainnya. Tumbuh kembang setiap anak tentu tidak lepas dari peran utama orang tua dan lingkungan". 
Dalam 2 tahun pertama usia anak, otaknya tumbuh hingga 80% ukuran otak dewasa. Saat usianya memasuki 5 tahun, pertumbuhan otaknya mencapai 90%. Maka pada fase ini, sekitar 85% kecerdasan dan kepribadian anak juga telah terbentuk. Hal ini yang sering kali membuat kita heran, ketika melihat Si Kecil saat memasuki usia prasekolahnya lebih pintar, mandiri, dan percaya diri.


Ada anak yang unggul dalam hal kepintaran Akal, ada yang Fisik, ada pula yang Sosial. Dengan memberi Si Kecil stimulasi yang tepat dan konsisten, kita sebagai orang tua tentu dapat membantu mensinergikan kepintaran Akal, Fisik, dan Sosialnya.

Sumber: Instagram ParentingClubid 
Biasanya bermain adalah hal yang paling disukai oleh anak-anak, dan banyak orang tua yang mengajak anaknya bermain sambil belajar. Bermain adalah salah satu aktivitas penting dalam proses tumbuh kembang Si Kecil. Tentunya, jenis mainan atau permainan yang berbeda akan memberi manfaat yang berbeda pula.
Contoh:
  1. Bermain puzzle bisa menjadi stimulasi untuk kepintaran Akal dan Fisiknya.
  2. Bermain susun balok yang melibatkan teman, bermanfaat untuk kepintaran Akal dan Sosialnya.
  3. Bermain lempar bola dapat membantu kepintaran Fisik, dan bermain bola bersama temannya bermanfaat untuk kepintaran Sosialnya.

Usia Pra-Sekolah adalah dimana anak sudah berusia antara 4-6 tahun, dimana pada masa ini anak sudah bisa diarahkan ke arah positif yang bisa membantu perkembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan anak tersebut. 
Ternyata pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil itu sangat pesat dalam usia 5 tahun pertamanya. Tidak heran jika usia 0-6 tahun sering disebut fase periode emas tumbuh kembang anak. Kita kadang sebagai orang tua sering  kali ingin cepat anak kita tumbuh besar dan cepat sekolah. Ternyata, dalam usia prasekolah kita harus mengevaluasi kesiapan fisik, emosional, dan sosialnya.

Kesiapan emosional dan sosial tercermin dari perilaku anak. Perilaku anak adalah kemampuannya memahami dan bertindak bijaksana dalam berkomunikasi dengan orang lain. Banyak orang tua yang justru kebingungan saat menghadapi perilaku anaknya. Padahal perilaku anak berbeda karena banyak hal, antara lain:
  1. Perbedaan usia
  2. Emosional anak
  3. Perkembangan fisik
  4. Faktor keluarga dan lingkungan
Ayudia Bing Slamet juga menyampaikan, "Bahwa dirinya dan suami merasa bahagia melihat perilaku dan kecerdasan Sekala. Apalagi ada fitur Smart  Strength Finder dari Parenting Club Id, saya jadi tahu minat dan kecerdasan Sekala itu dominan ke musik. Dengan menjadi member dan mengisi kuisioner sebanyak 40 Pertanyaan, kita sudah bisa tahu dominan apa yang dimiliki si anak".
    Untuk mengembangkan kepribadian anak pada masa emasnya, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk membantu Si Kecil menyeimbangkan kepintaran dan perilakunya. 
    1. Lakukan dengan sabar dan tulus.
    2. Lakukan interaksi dengan anak sesering mungkin.
    3. Berkomunikasi dengan baik. 
    4. Berikan anak kesempatan untuk menunjukan keinginannya.
    5. Berikan hadiah atau reward agar anak semakin semangat dan percaya diri.
    Kak Budi Haha mengatakan, "Sebagai orang tua kita jangan sampai kehabisan ide untuk melatih kecerdasan anak kita. Di era sekarang, pola asuh dalam mendidik anak, bisa melalui dongeng, buku, interaksi dan lainnya".
    Untuk Mam and Pap mulai sekarang STOP ya membanding-bandingkan kepintaran setiap anak, karena setiap anak itu berbeda. Selain itu, jangan mudah "Baper" lihat tumbuh kembang anak lain. Justru, kita harus  lebih rajin menstimulasi kepintaran anak kita sendiri, agar anak kita #PintarnyaBeda


    Terima kasih banyak Clozzete Indonesia dan Parenting Club Indonesia. Sampai berjumpa kembali di Workshop Parenting selanjutnya ya. Yuk Mam and Pap, kita dukung sinergi kepintarannya Si Kecil agar #PintarnyaBeda.
    Untuk Mam and Pap yang ingin mengetahui tanda-tanda kepintaran Si Kecil lebih lanjut, bisa memanfaatkan fitur Smart Strength Finder di website Parenting Club Id by Wyeth Nutrition. 
    • Clozzete Indonesia 
    • Parenting Club Indonesia 

    You May Also Like

    16 coment�rios

    1. Cocok pembahasannya buat Gie nih. Insha allah Mau masuk sekolah tahun depan. Jadi persiapannya dari sekarang.

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iya nih, acaranya manfaat banget ya mba . Aku mau foto sm mba nurul lupa terus hehhehe

        Delete
    2. Bener sekali bunda. Sejak kita terpilih menjadi orang tua. Mau ga mau kita harus kreatif bagaimana cara menstimulus untuk mengoptimalkan kemampuan anak

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iya ya Bun, jadi emak2 millennial skrg mah gampang banyak dan bisa dicari..

        Delete
    3. Saya juga pakai aplikasi ini untuk mengetahui bakaT anak :)

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iya sekarang apa2 gampang ya mba, semua tinggal dicari di goggle banyak bgt... Ada aplikasi ini Memudahkan banget deh

        Delete
    4. Oh bintang tamunya tuh Ayudia Bing Slamet ya hehehe..asyik banget acaranya :) Aku baru tau nih kalau alam 2 tahun pertama usia anak, otaknya tumbuh sampai 80% ukuran otak dewasa. Pas masuk usia 5 tahun mencapai 90% pertumbuhan otaknya.

      ReplyDelete
      Replies
      1. Hahhaa, aku aja baru tau mba.. Kirain pas tua baru semuanya hehehe

        Delete
    5. Suka banget kalo ada acara parenting kaya gini, ada fasilitas buat anak main, jadi ga harus ninggalin anak dan ga bingung nitipin sama siapa. Mba, makasih banyak sharingnya ya...

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iya ya mba, kepake banget ilmunya.. Belom lagi anak-anak dpt tmpt khusus juga. Jadi nyaman kitanya

        Delete
    6. Mama Rayyan, aku hadir ke siniii... sekarang 2 tahun pertama harus digeber yaa... Rayyan anteng banget ya selama event. Baik 😍... moga ketemu lagi ya mbaa

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iya digeber banget.. Biar pinter beda... Hahaha emaknya kudu extra ya mba.. Aamiin moga ktmu lagi mba

        Delete
    7. Makasi sharingnya.. jadi pengingat buat aku sebagai calon ibu tentang pentingnya pendidikan anak pra sekolah.. kudu banyak belajar buat melatih kesiapan mental, akal dan fisiknya... semoga bisa lah...

      ReplyDelete
      Replies
      1. Iya bener banget mba, persiapan buat anak dri masih hamil... Biar nnti ilmunya udah banyak hehhe. Salam kenal mba

        Delete
    8. Topiknya keren nih, tapi nanti semoga bisa saya terapkan bila waktunya sudah tiba hehehe

      ReplyDelete

    Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!