Image Slider

KLOP Cookies ~ Sahabat Me Time Para Ibu

Sunday, December 31, 2017
Dalam memilih makanan atau cemilan yang sehat untuk keluarga, kita memang harus selektif. Apalagi, jika makanan tersebut juga dikonsumsi oleh si kecil. Karena, pemilihan makanan yang salah dapat berdampak buruk bagi kesehatan.


Sebagai seorang ibu, saya memiliki beberapa pertimbangan sebelum saya memberikan makanan atau cemilan untuk keluarga dirumah. Pertimbangan tersebut lain:
  • Terdapat label halal dari MUI
  • Terdaftar  di badan BPOM
  • Tidak mengandung pemanis buatan
  • Mengandung vitamin dan gizi yang baik bagi tubuh
  • Dibuat dari bahan-bahan pilihan yang berkualitas
  • Mengandung sumber energi
  • Disukai oleh keluarga, dll
Menurut saya, pertimbangan tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari individu masing-masing. Sekarang, banyak sekali perusahaan yang memproduksi aneka makanan atau cemilan yang bisa kita beli dan nikmati. Misalnya: biskuit, wafer, cokelat, astor, kue bolu, dan masih banyak lainnya.
Salah satu perusahaan makanan itu adalah OT (Orang Tua) yang juga memproduksi berbagai macam produk kebutuhan sehari-hari. 

Beragam produknya mulai dari makanan, minuman, hingga produk perawatan diri telah lama menjadi bagian dari kehidupan konsumen Indonesia. Nah, salah satu produk makanannya adalah "Klop Cookies".
Klop cookies menyatukan dua rasa istimewa yang berpadu dengan sempurna menjadi satu biskuit yang lezat. Varian rasanya yaitu:
  • Butter Chocomalt.
  • Pandan Chocomalt.
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat cookies enak ini ternyata di impor dari 4 benua, yaitu: Thailand, Amerika, Belanda, dan Ghana. Tidak heran, rasanya begitu enak dan lumer di mulut.

Sebagai brand ambassador Klops, Gisella Anastasia atau yang lebih dikenal dengan Gisel Idol mengatakan "Sebagai seorang ibu yang juga memiliki banyak aktivitas setiap hari termasuk mengurus Gempita, saya merasa perlu juga memiliki waktu sendiri untuk sejenak beristirahat sambil menikmati secangkir teh atau kopi ditemani Klop Cookies." 


"Awalnya saya fikir Gempita kurang suka. Ternyata dia suka banget", ungkap Gisella.

Menurutnya, dalam memilih makanan dan cemilan sehat untuk keluarga itu kadang harus yang enak dan aman juga di konsumsi sang anak.
Selain itu, Gisella juga menambahkan bahwa Klop juga bisa menjadi sahabat me time yang akan membuat mood para ibu kembali membaik dan bersemangat. Klop ini juga bisa dinikmati bersama secangkir teh, kopi atau susu.

Acara Meet and Greet ini sangat di antusiasi oleh para pecinta Klop. Namun, dari banyaknya partisipan yang mengikuti, hanya diambil 15 pemenang yang akan bisa bertemu dan makan malam bersama Gisella. Setelah membagikan pengalaman dan tipsnya, Gisella juga menyanyikan lagu terbarunya yang berjudul "Cara Lupakanmu".


Salah satu pengalaman diakhir tahun 2017 yang berkesan sekali bagi saya. Saya mendapatkan tips me time yang simpel dirumah dan masih bisa momong anak. Tipsnya yaitu cukup dengan menikmati Klop Cookies bersama secangkir teh di pagi atau sore hari. Terima kasih banyak Emak Emak Blogger dan Klop Cookies...



Serunya Baby Bash The Asian Parent di akhir 2017

Friday, December 29, 2017
[ Parenting ] ~ Wuhu... Siapa yang senang dan rajin ikut baby bash atau yang sering kepoin acara baby bash? Pasti banyak ya. Kegiatan yang satu ini umumnya dihadiri oleh para orang tua dan si kecil untuk mengikuti berbagai kegiatan seru dan menarik. Bahkan, banyak juga hadiah menarik yang bisa kita pulang selain goodie bag lho (*inceran mamak-mamak).

The Asian Parent adalah sebuah situs web di bawah Tickled Media PTE Ltd. Yang dimulai sejak bulan September 2009, dan sekarang menjadi situs parenting terbesar di Asia Tenggara
Beruntung tanggal 10 Desember kemarin, saya mendapatkan undangan untuk mengikuti kegiatan baby Bash ke-4 yang diadakan oleh The Asian Parent di Atria Hotel, Gading Serpong. Kegiatan ini juga diadakan untuk memperingati Hari Ibu di tanggal 22 Desember mendatang. Senang banget bisa menjadi salah satu dari 100 parent yang beruntung bisa mengikuti kegiatan ini.

1. Registrasi

Pagi-pagi saya sudah rusuh dirumah mau berangkat pagi, padahal lokasi baby bash ini dekat dari rumah. Benar aja donk, ketika sampai lokasi jam 09.00 saja sudah ramai. Setiap peserta  yang melakukan registrasi ulang akan mendapatkan booklet acara, kupon lunch, dan kupon doorprize. Nah kupon goddiebag nya mana? Hahaha. Tenang! Goddiebag akan didapat selesai acara, apabila kita sudah mengunjungi setiap booth untuk meminta stample dan paraf di bagian belakang booklet acara. Jangan sampai ada yang kelewatan ya!
Jangan lupa registrasi ya...
Aneka booth yang kita kunjungi, banyak bagi-bagi hadiah lho...


2. Jangan Lupa Foto di PhotoBooth

Namanya datang ke event baby bash itu sayang banget kalau sampai kelewat yang namanya foto keluarga. Apalagi hasil fotonya bisa langsung kita bawa pulang. Jadi jangan sampai lupa untuk foto yang keren ya parents.
Photo Booth Langsung di print lho...

Selain bisa foto keluarga di photobooth, ada juga nih tempat foto nan kece yang sayang banget kalau sampai tidak ambil pose terbaik. Pas banget lokasinya sebrang tempat photobooth ini. Sebenarnya sih ini, tempat sweet corners. Tapi, karena dekorasinya yang lucu dan cute abis, jadi deh perlu antri untuk ambil foto disini.


3.  Asyik Ada Playground 

Saya dan keluarga bisa dibilang hampir tiap bulan datang ke event parenting, dan selalu bawa Rayyan. Kadang suka bingung, kalau anak lagi badmood di acara. Disuapin udah, susu udah, popok ganti, tetap aja nangis. Paling senang banget kalau di event menyediakan fasilitas playground untuk anak. Selain bisa mengajak bermain, tentu donk anak juga bisa tambah teman baru. Saat masuk dan lihat ada playground dari ELC Indo, langsung deh ajak Rayyan main, dan Rayyan suka. Serasa jadi ibu yang paling bahagia kalau anak bahagia.
Playground dan aneka permainan dari ELC
4. Cari Posisi Duduk Paling Nyaman
Nah, bagian cari posisi duduk, saya orangnya suka cepat pegel dan semutan. Makanya pasti milih duduk di kursi. Memilih kursi juga bagian depan, karena saya paling suka mendengarkan pembahasan dari pembicara.
5. Yuk Nyimak Ilmu

Sebagai orang tua zaman now, wajib banget cari ilmu dimana-mana ya. Selain baca buku, dan browsing di internet, ilmu juga bisa kita dapat dengan datang langsung ke seminar parenting. Segala pengetahuan yang bisa kita dapatkan banyak banget, mulai dari merawat anak, menjaga kesehatan anak, tumbuh kembang dll.
  • Waspadai Difteri
Pas banget nih, saya lagi was-was banget sama kondisi kesehatan dirumah. Apalagi wabah difteri, lagi banyak dibahas dimana-mana. Namanya punya anak kecil ya, serba takut dan khawatir pastinya.

Dr. Kartika Ningsih dari GSK menyampaikan tentang pentingnya waspada pada wabah difteri dalam talkshow "Fever Management". Difteri bukan hanya menyerang anak-anak, Dr. Kartika mengatakan bahwa semua usia bisa tertular difteri. Tapi yang berbahaya untuk anak-anak, terutama yang berusia di bawah 5 tahun. Maka itu anak perlu ditingkatkan kekebalan tubuhnya dengan pola makan sehat, jaga kebersihan dan jika perlu minum multivitamin. Pencegahan terbaik adalah dengan imunisasi DPT dan menjaga kesehatan.
  • Hati-hati DBD
Selain membahas difteri, kemarin juga membahas tentang bahayanya demam berdarah. “Hati-hati, Parents, nyamuk aktif pada pukul 8-11 pagi dan 14-17 sore,” kata dr. Anita Suryani pada talkshow Telon Lang.
Menurut dr. Anita, lakukan pencegahan DBD dengan 3M. Menguras, Menutup dan Mengubur. Plus oleskan anti-nyamuk terutama pada kulit si kecil. Kita harus memilih produk yang:
  1. - Mengusir nyamuk.
  2. - Menghangatkan tubuh.
  3. - Menjaga kelembaban kulit.
  • Perhatikan Kulit Si Kecil
Talkshow ketiga adalah "it's my nature" dari Corine De Farme bersama ibu Suhartini. CORINE de Farme ini adalah product yang di import dan dikemas dari france. Dan cocok untuk kulit bayi yang sensitif. Karena, product  ini dari extract Calendula. 
  • Jangan Asal Pilih Tisu Basah
Saya baru tau banget ternyata, penggunaan tisu basah itu benar-benar harus sesuai. Apalagi untuk si kecil, harus sesuai dengan kebutuhannya. Karena, menurut mbak Sabrina dari Mitu Baby, tisu untuk membersihkan area mulut dengan tisu untuk ganti popok itu beda. Jangan disamakan ya, karena merawat kulit bayi itu tidak bisa asal saja. Mitu Baby menyediakan aneka perawatan untuk si kecil, salah satunya adalah tisu basah yang tersedia dalam banyak varian yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan si kecil. Aneka varian tisu mitu baby antara lain:
  1. Mitu Baby Hand and Mouth
  2. Mitu Baby Changing Diapers
  3. Mitu Baby antiseptic
  4. Mitu baby Fresh and Clean
  5. Mitu Baby sensitive.

  • Pilih Popok Yang Baik Untuk Si Kecil
Wah, belum lama ini saya sempat melihat iklan Popok Momo Moko ini di televisi. Sempat bingung dan penasaran apa kelebihan pokok baru ini. Secara ya, banyak banget merk popok akhir-akhir ini. Berbeda dari yang lain, Popok Moko ini asli Jepang loh dengan 2 kelebihan yaitu: lebih tipis dan dengan Extra Gel. Ini membuat si kecil nyaman, dan orang tua tenang karena anti bocor dan gelembung. Kelebihan dari popok Mokomoko ini, benar-benar yang di cari para parents untuk buah hatinya. Jadi, mau stok banyak nih buat Rayyan.

Makin banyak nih, catatan saya sepulang dari baby Bash  ini. Karena, kalau  suami saya bilang "Ilmu itu harus di upgrade terus tiap hari". 


Selain talkshow yang kaya akan ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat untuk parent. Banyak juga games serunya, mulai dari cooking race, lomba puzzle, lomba pasang popok dan masih banyak lagi. Sayangnya ga ada satupun yang nyantol (*hahaha). Tapi, tetap bahagia karena dapat goddiebag senilai jutaan rupiah yang berisi produk dan voucher belanja.



Lomba Cooking Race, Puzzle, Ganti Popok.
6. Banyak Doorprize
Saat baru masuk ballroom hotel langsung tertuju dengan sederet hadiah doorprize yang banyak banget. Apalagi hadiahnya adalah yang sangat dibutuhkan oleh para parents dan baby. Siapa sih yang tidak berharap namanya dipanggil saat pengundian ya kan?
Saat lagi ngobrol sama suami, tiba-tiba MC menyampaikan bahwa The Asian Parent turut bangga dan mengapresiasi para Ibu semua, atas perjuangannya dalam mengandung, melahirkan hingga merawat buah hati mereka. Sambil memutarkan video perjuangan para ibu, yang membuat saya dan semua yang hadir menangis. Ini puncak acara paling berkesan bagi saya, selain bangga pada diri sendiri karena menjadi ibu, saya juga teringat perjuangan almarhum ibu saya dulu.
Selain itu, para suami diminta untuk mengambil dan memberikan bunga mawar untuk istri tercinta mereka, sebagai tanda cinta dan terima kasih atas perjuangannya selama ini. Ah, kalau inget saya jadi nangis lagi.

Terima kasih banyak atas undangannya The Asian Parent, momen akhir tahun bersama keluarga ini, menjadi momen tak terlupakan bagi saya dan keluarga. Untuk para parents yang ingin mengikuti kegiatan Baby Bash selanjutnya, bisa dilihat di:
  • Instagram: TheAsianParent
  • Facebook: TheAsianParent
Kegiatan Baby Bash ini juga didukung oleh banyak sponsor, yaitu: Bosch Home Indonesia, ELC Indo, GSK, Telon Lang, Mutu Baby, Honestbee, Popok Mokomoko, Corine De Farme, Atria Hotel, Sewa Box Bayi, Claris Home, Emas Apps, Sayur Box, Lifebuoy, Funattic Photobooth, Clover Baby, Pricill Dessert Table, Salam Rental Toys, Legen Heritage, Sae Homeremedy, Waxtime_id, Bababaa Family, Jiejie flower Service, Scotch Brite,  Puyo Desserts, Orami, dan Plendid Beauty Bar.

Dompet Dhuafa ~ Pembangunan Infrastruktur Lebih Baik, Dapat Mengurangi Tingkat Kemiskinan di Indonesia

Saturday, December 23, 2017
Jika kita sering menonton televisi atau membaca informasi  dari sosial media, Tingkat kemiskinan di Indonesia tentu sudah menjadi trending topic. Bagaimana tidak, di tahun 2017 ternyata menurunnya tingkat kemiskinan di Indonesia tidak terlalu banyak. Faktor penyebab sangat banyak. Selain karena keterbatasannya lowongan pekerjaan, ternyata banyak juga faktor lainnya.
    Pada hari Kamis, 21 Desember 2017 lalu saya mendapatkan undangan dari Dompet Dhuafa untuk menghadiri seminar Poverty Outlook 2018 yang berlangsung di Museum Kebangkitan NasionalJakarta. Acara ini bertujuan untuk mendorong pembangunan infrastruktur untuk kaum miskin di Indonesia yang dicanangkan oleh Dompet Dhuafa.

    Dompet Dhuafa bersama IMZ, DD Corporate University dan IDEAS, mengundang para pakar dan akademisi, pegiat ekonomi, organisasi masyarakat sipil untuk ikut serta berpartisipasi aktif dan menjadi bagian pembangunan Indonesia yang berkeadilan, untuk hadir pada diskusi publik bertajuk Indonesia Poverty Outlook 2018.

    Acara Indonesia Poverty Outlook 2018 ini dimoderatori oleh Venna Annisa, dan beberapa pembicara yaitu bapak drg. Imam Rulyawan, MARS (Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi), Yusuf Wibisono, SE., ME., Direktur Indonesia Development and Islamic Studies (IDEAS), Ir. Wismana Adi Suryabrata, MIA., Deputi Menteri PPN/Bappenas Bidang Sarana Prasarana, Prof. Ahmad Erani Yustika, Dirjen PKP Kemendesa, Marsudi Nur Wahid, Pemimpin Redaksi Jawa Pos, dan Subroto, Direktur Pelaksana Republika.
    Tentang Dompet Dhuafa
    Dompet Dhuafa adalah organisasi nirlaba milik masyarakat global yang berusaha untuk pemberdayaan sosial global. Filosofi filantropi Islam seperti zakat, infaq, sadaqah, waqf, dana halal dan hukum lainnya yang berasal dari donor individu, kelompok atau korporasi.

    Dompet Dhuafa didirikan di Indonesia pada bulan Juli 1993, dan sudah memiliki cabang di beberapa negara besar di dunia, yaitu:
    1. China (Hong Kong)
    2. Jepang
    3. Amerika Serikat
    4. Australia
    5. Mesir
    6. Korea Selatan
    Selain itu, di Indonesia Dompet Dhuafa memperluas jaringannya di 21 provinsi dan memperluas kantor perwakilan di 5 negara (Hong Kong, Australia, Jepang, Amerika Serikat dan Korea Selatan). Seluruh kegiatan yang dilakukan selama ini adalah berkat dukungan 60.000 donor setia yang secara ekonomi mapan, profesional dan berpendidikan.
    Menurut drg.Imam Rulyawan, MARS selaku Direktur utama Dompet Dhuafa Filantropi, Dompet Dhuafa memiliki banyak program terintegrasi di wilayah pedesaan yang dinamakan klasterisasi mandiri. Memberdayakan masyarakat dari program kesehatan, pendidikan, agama, dan ekonomi dalam satu wilayah desa. Sehingga, masyarakat desa sebagai unit-unit produksi bisa mandiri secara perekonomian".
    Banyak sekali faktor penyebab semakin tingginya kemiskinan di Indonesia terutama di daerah pedesaan. Sehingga, kinerja penanggulangan kemiskinan nasional pun mengalami pasang surut dalam dekade terakhir. Dengan menempatkan perubahan jumlah ke duduk miskin sebagai sasaran kebijakan, terlihat bahwa kinerja perekonomian nasional semakin menurut.

    Menurut hasil survey, pada periode Maret 2011 - September 2014 penduduk miskin berkurang 327 ribu orang per semester, maka pada periode September 2014 - Maret 2017 penduduk miskin hanya berkurang 85 ribu orang per semester.
    Kendala Pembangunan Infrastruktur
    1. Pendanaan
    2. Keseimbangan antar wilayah
    3. Keterlibatan swasta
    4. Dampak ekonomi jangka panjang
    Belanja infrastruktur dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 sebesar Rp 410.7 triliun (IndonesiaBaik.id). Meliputi belanja infastruktur ekonomi Rp 395,1 triliun, sosial Rp 8 triliun, dan dukungan infrastruktur Rp 4,9 triliun.

    Namun, apakah peningkatan 5,8 persen dibanding APBNP 2017 sudah dirasakan langsung oleh lapisan masyarakat miskin di Indonesia, utamanya di pedesaan, perbatasan dan daerah terluar. Inilah yang sering menjadi perhatian masyarakat di Indonesia.


    Dompet Dhuafa memiliki konsep di mana setiap program pemberdayaan kami setidaknya harus bisa menguatkan ekonomi Rumah Tangga dan memperluas akses ke pasar. Melalui program ini Dompet Dhuafa memberdayakan masyarakat melalui program kesehatan, pendidikan, agama dan ekonomi secara terintegrasi, sehingga masyarakat desa sebagai unit-unit produksi bisa mandiri secara perekonomian.






    Rahmat Mardiana selaku Direktur Energi, Telekomunikasi dan Informatika, Kementerian PPN / Bappenas menyampaikan bahwa efek pembangunan infrastruktur sangat berpengaruh terhadap faktor ekonomi, lapangan pekerjaan, jaringan, hingga pasar. Sehingga, proses pembangunan infrastruktur benar-benar harus mendapatkan perhatian dan tindakan khusus demi memberantas kemiskinan.



    Kepadatan penduduk miskin di Indonesia dengan biaya hidup yang tinggi didominasi oleh kota-kota besar yaitu: Sumatera, Jawa, Medan, Bekasi, Palembang, Tangerang dan Surabaya. Kota-kota besar tersebut menghadapi masalah kemiskinan paling berat karena besarnya jumlah penduduk, tingginya kepadatan penduduk dan tingginya biaya hidup.

    IDEAS (Indonesia Development and Islamic Studies) adalah lembaga kajian kebijakan publik pembangunan Indonesia dalam bingkai keislaman untuk menuju Indonesia yang mandiri, adil, maju dan bermanfaat. IDEAS merupakan lembaga independen, non partisan dan nirlaba.



    Sehingga, inilah yang membuat Dompet Dhuafa mengadakan program ini. Guna mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia, dengan banyaknya bantuan baik dari segi pendidikan, fasilitas umum dan lapangan pekerjaan. Semoga program baik seperti ini, bisa mendapat sambutan baik dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Sehingga, masyarakat Indonesia bisa sama-sama maju dan berkembang dan tentunya kemiskinan di Indonesia bisa berkurang.




    MERZ ~ Miliki Wajah Ideal Dengan Perawatan Kecantikan Non Bedah

    Wednesday, December 6, 2017
    Miliki Wajah Ideal Dengan Perawatan Kecantikan Non Bedah ~ Wajah adalah salah satu faktor penunjang penampilan, baik itu untuk perempuan ataupun laki-laki. Sebagian orang bahkan rela merubah ciptaan Tuhan Yang Maha Esa tersebut dengan berbagai tindakan operasi. Tujuannya adalah demi mendapatkan wajah yang ideal sesuai dengan keinginannya. Namun, ada sebagian yang berhasil dan tidak sedikit juga yang gagal. Alhamdulillah saya bersyukur dengan apa yang diberikan sampai saat ini.
    Ternyata, tindakan medis yang tidak tepat, justru dapat merusak tubuh kita. Belum lama ini, di media sosial sedang ramai memperbincangkan salah satu remaja yang terobsesi ingin memiliki wajah seperti artis idolanya. Bahkan ia melakukan operasi wajah lebih dari 50 kali. Tetapi sangat sayang, hasilnya sangat tidak sesuai, justru ia tampak sangat menyeramkan. Inilah salah satu pelajaran berharga bagi kita semua, untuk tetap menghargai apa yang sudah tuhan berikan.
    Umumnya, untuk memiliki wajah yang tampak ideal, kita bisa memberikan sedikit make-up, pada bagian wajah tertentu agar terlihat lebih cantik. Ternyata ada juga beberapa orang yang memiliki wajah ideal, bahkan wajah ideal tersebut belum pernah melakukan perawatan kecantikan bahkan operasi. Ada ya? Ada kok! Nah, bagi yang ingin membuat wajahnya tampak lebih ideal tapi tidak ingin melakukan bedah plastik, MERZ adalah pilihannya.
    Pada 5 Desember 2017 lalu, saya mendapatkan undangan untuk menghadiri penobatan wanita berwajah paling proporsional di Indonesia yang diadakan oleh Merz di Senayan City, Jakarta. Dari banyaknya kontestan yang mendaftar, diambil 38 kontestan  yang paling memiliki wajah ideal. Yang kemudian di saring lagi, hingga akhirnya  terpilihlah Miya Alexa (Mitania Hendayani) yang berprofesi sebagai MC profesional berusia 32 tahun.
    Merz adalah  penyedia teknologi perawatan kecantikan non-bedah ultrasound bernama Ulthera( yang mampu mengangkat serta mengencangkan kulit dan telah lolos uji FDA. Merz Aesthetics juga telah meluncurkan sebuah pedoman medis terbaru dan pertama yang dapat membantu dokter kecantikan membentuk wajah Asia proporsional dalam acara Pertemuan Tahunan ke-38, International Society for Dermatological Surgery (ISDS) 2017.

    Merz Aesthetics menyediakan beragam produk dan perawatan kencatikan seperti Ulthera® – sebuah teknologi perawatan kecantikan non-bedah yang dapat mengangkat dan mengencangkan kulit dan telah lolos uji FDA, Xeomin® (Incobutulinum toxin A), Radiesse® (calcium hydroxylapatite dermal filler), dan Belotero® (hyaluronic acid dermal filler) agar dokter dapat memenuhi kebutuhan kecantikan pasien.


    Produk kecantikan yang digunakan oleh MERZ pun digunakan oleh para pakar kesehatan di lebih dari 90 negara di dunia. Merz menyediakan beragam perawatan kecantikan non-bedah serta layanan pasien dan pelatihan profesional yang berbeda dari yang lain. Eksistensi Merz dalam dunia kecantikan selama lebih dari 100 tahun, memiliki misi yang jelas yaitu untuk meningkatkan kesehatan pasien serta membantu pasien agar dapat menjalani hidup lebih baik dan tampil percaya diri.
    The “MAAT Golden Ratio Search” merupakan ajang pencarian pertama di Asia Pasifk dengan tujuan yaitu:
    • Untuk memberikan informasi dan pemahaman tentang proporsi dan daya tarik wajah
    • Merupakan bagian dari ajang peluncuran pedoman medis pertama yang membahas pendekatan holistik perawatan kecantikan untuk membentuk wajah Asia yang proporsional. Ajang pencarian se-Asia ini merupakan upaya Merz mengaplikasikan sains dalam dunia kecantikan.
    Ajang Pencarian MAAT Golden Ratio ini dilakukan di 11 negara dan menunjukkan bahwa wajah proprosional tidak memandang suku ataupun batas geografis. Ajang pencarian ini diikuti oleh lebih dari 3.000 peserta dari Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam.
    The ‘MAAT Golden Ratio Search’ menggunakan ilmu pengukuran dan memberikan pemahaman bahwa bentuk wajah proporsional merupakan bagian dari kecantikan.
    Wanita yang memahami proporsi dan bentuk wajahnya akan mampu menyesuaikan penampilan sehingga cocok dengan diri sendiri dan mampu tampil percaya diri”, ujar Marketing Manager Merz Indonesia, Hansen Gandhi


    Di Indonesia, ajang Pencarian Golden Ratio ini diadakan selama tiga bulan dan ditutup pada tanggal 30 September 2017 lalu. Dari 38 partisipan Indonesia berusia antara 21-58 tahun, ditemukan bahwa bentuk wajah oval (70%), persegi (5%), bulat (8%), segitiga terbalik (3%) dan oblong/lonjong (3%)  merupakan wajah yang paling umum.

    Miya Alexa mengatakan, “Dalam ajang pencarian MAAT Golden Ratio ini, saya mengikuti beberapa rangkaian penghitungan mulai dari proporsi bentuk wajah dan bentuk estetikanya, dan akhirnya berhasil terpilih menjadi wanita Indonesia yang memiliki wajah cantik paling proporsional. Selain itu, saya juga dinyatakan memenuhi syarat utama yakni belum pernah melakukan perawatan khusus kecantikan seperti filler atau Botulinum toxin maupun operasi plastik."





    Berikut adalah tentang proporsi wajah yang digunakan untuk penilaian:
    • The Golden Ratio (rasio panjang dan lebar wajah), garis wajah dari bagian trichion (bagian paling atas dahi/pangkal rambut) hingga ke bagian menton (lowest point on the chin), dan juga garis wajah dari bagian pipi kiri ke yang paling kanan perbandingannya harus 1.618:1.
    • Proporsi Wajah Horizontal, 1/3 bagian atas (dari dahi ke alis), 1/3 bagian tengah (dari alis ke pangkal hidung) dan 1/3 bagian bawah (dari pangkal hidung ke dagu) harus proporsional.
    • Simetri Wajah, wajah bagian kanan harus sama simetris dengan yang bagian kiri.


    Sedangkan di antara 3.000 partisipan Asia Pasifik berusia antara 21-64 tahun, ditemukan bahwa:
    • Bentuk wajah oval (67%)
    • Persegi (13%)
    • Bulat (9%)
    • Segitiga terbalik (7%)
    • Oblong/ lonjong (5%)

    “Ajang pencarian ini mengukur wajah peserta berdasarkan golden ratio (proporsi panjang dan lebar wajah), proporsi horisontal wajah, dan proporsi simetri wajah untuk menemukan wajah yang paling proporsional. Hasilnya, wajah yang dinilai paling proporsional memiliki bentuk oval,” tambah Hansen Gandhi.


    Para dokter kecantikan berkesimpulan bahwa bentuk wajah oval merupakan yang paling ideal untuk wanita Asia. Untuk itu, pedoman medis terbaru dan pertama dari Merz diharapkan dapat membantu dokter kecantikan membentuk wajah Asia proposional. Buku pedoman tersebut berisikan rekomendasi cara-cara terbaik untuk membentuk wajah dan beragam perawatan kecantikan untuk mengubah wajah bagian atas, tengah, dan bawah, termasuk strategi-strategi dalam menciptakan wajah Asia yang berbentuk oval. Buku pedoman tersebut juga berisikan tentang beragam prosedur enhancement (memperbesar), restoration (pemulihan), dan beautification (mempercantik) yang tepat untuk wajah Asia.



    “Agar para dokter kecantikan mampu memberikan hasil yang optimal, perlu dilakukan perawatan yang menggabungkan beberapa terapi kecantikan. Tentunya, dokter kecantikan di Indonesia perlu memahami anatomi dan karakterisktik wajah wanita Asia agar dapat memberikan rekomendasi yang cocok,” ujar dr. Kevin Maharis, salah satu juri dari Indonesia dalam ajang “MAAT2 Golden Ratio Search”.

    Berdasarkan pedoman medis baru dan pertama tersebut, wajah Asia yang ideal adalah wajah yang berbentuk oval. Beberapa metode perawatan dapat dilakukan untuk membentuk wajah oval berdasarkan anatomi dan karakteristik wajah pasien. Dibutuhkan sekitar dua minggu setelah perawatan pertama agar wajah dapat berbentuk menjadi oval. Efek perawatan dapat bertahan hingga 1 tahun.


    Pakar kecantikan dan juga juri dari Indonesia dalam ajang “MAAT2 Golden Ratio Search”, Affi Assegaf menambahkan, “Penting bagi seorang pasien untuk mengetahui dan mengerti bentuk wajah yang proporsional, sehingga dapat terjadi diskusi yang baik antara kita sebagai wanita yang terkadang memiliki ekspektasi sendiri dan juga saran dari dokter kecantikan yang akan memberikan perawatan untuk mencapai hasil yang terbaik. Selain itu, dengan adanya pedoman medis terbaru dan pertama dari Merz juga akan dapat membantu wanita-wanita Indonesia untuk mendapatkan bentuk wajah yang proposional, sehingga dapat lebih tampil percaya diri.”



    Pedoman medis tersebut tersedia untuk lebih dari 1.000 dokter kecantikan di Indonesia dan Asia Pasifik. Baru tau banget nih, kalau ternyata ada perhitungan untuk menilai wajah seseorang itu cantik ideal atau tidak. Yuk share kalau wajah kalian tipe yang mana?


    Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi  www.merz.com