Mengenalkan Playground Pada Anak

Tuesday, December 5, 2017
Mengenalkan Playground Pada Anak ~ Dunia anak adalah dunia bermain. Bagi saya, setiap anak bisa bermain sambil belajar, salah satunya adalah bermain di playground. Saya senang banget kalau lihat Rayyan bermain di playground, karena manfaatnya banyak banget. Tapi, apakah kita sudah memperhatikan hal-hal apa saja yang harus kita perhatikan ketika kita mengajak si kecil bermain di playground?


Namun, tahu tidak moms? Ketika si kecil bermain, ternyata mereka bisa saja terluka. Inilah tugas utama kita untuk memastikan si kecil nyaman dan aman ketika mereka asyik bermain di playground.

Manfaat Mengajak Anak Bermain di Playground

  • Melatih anak untuk mandiri
  • Sarana untuk berolahraga
  • Motorik anak semakin terasah Membuat anak bersosialisasi
  • Mengenalkan warna, bentuk dan jenis mainan
  • Tubuh anak bergerak aktif
  • Mengasah perkembangan bahasa
  • Melatih otak kanan anak
Playground bisa kita temui pada beberapa tempat umum seperti: mall, rumah sakit, restaurant, dll. Fasilitas yang disediakan pun beraneka ragam mulai dari ayunan, perosotan, kuda-kudaan dan masih banyak lagi. Untuk menikmati fasilitas ini, kita harus merogoh kocek mulai dari 50 ribu rupiah, tergantung dari penyedia fasilitas tersebut. Tapi jangan khawatir! Ada juga yang Free lho. Macam-macam playground antara lain playground indoor, playground outdoor, dan playground swimming pool. Tujuan dari Playground itu sendiri adalah untuk arena bermain anak yang menyenangkan.

Sebagai orang tua, saya terkadang merasa khawatir ketika hendak mengajak Rayyan bermain di playground. Saya selalu berfikir "bersih dan aman nggak ya?". Lalu, hal-hal apa lagi yang perlu diperhatikan agar anak bisa bermain dengan aman?
1. Perhatikan Peraturan Tempat Bermain
Ini adalah, awal yang harus di ingat. Sebagian besar, beberapa tempat bermain anak memiliki beberapa peraturan yang wajib di patuhi dan diketahui oleh orang tua atau pendamping. Misalnya: diwajibkan memakai kaos kaki/melepas sepatu, dilarang membawa makanan, atau perlu didampingi oleh orang tua/keluarga. Satu lagi, setiap penyedia fasilitas bermain ini memiliki kebijakan yang berbeda-beda ya.
2. Pengawasan
Mengawasi anak berarti kita harus secara aktif mengamati setiap gerakan yang dilakukan anak-anak lain yang juga bermain di playground. Ribet ya? Enggak ada kata ribet demi keselamatan anak ya moms. Apalagi di playground banyak anak-anak usia sekolah yang ikut bermain juga kan? Ini yang harus kita perhatikan, apalagi jika si kecil masih usia balita.
3. Pilih Peralatan bermain Sesuai Usia Anak
Karena Rayyan masih berusia 15 bulan, seringkali saya masih belum menyadari kekuatan dan kemampuannya sebatas mana. Sehingga, sebelum memilih permainan untuk si kecil, kita pahami dulu ya Moms kemampuan si kecil. Ini untuk meminimalisir cedera atau jatuh ketika bermain. Peralatan bermain yang baik mencantumkan label peringatan bahwa alat permainan itu dirancang untuk anak usia tertentu. Selain itu, Playground yang baik akan memisahkan area bermain untuk anak usia prasekolah dengan area bermain anak usia sekolah. Jadi, jangan lupa untuk bertanya dan membaca peraturan atau informasi yang terdapat pada Playground tersebut.
4. Perawatan Alat Bermain
Perawatan dan pemeriksaan rutin terhadap peralatan bermain di Playground diperlukan untuk memastikan kondisinya aman bagi si kecil. Umumnya, perawatan alat bermain dilakukan seminggu sekali,  untuk mengetahui apakah ada bagian yang rusak atau kotor. Tahunya dari mana? Kalau saya kebetulan agak cerewet, jadi sebelum Rayyan saya ajak bermain, saya tanya-tanya dulu (hehehe).
5. Hindari Penggunaan Mainan Rusak
Ingat ya moms! Apabila kita menemukan beberapa mainan rusak, misalnya ada bagian yang pecah, tali ayunan hampir putus atau pegangan pada jungkat-jungkit tak ada lagi, hindari menggunakan mainan itu. Ajak si kecil memilih mainan lain yang kondisinya layak. Dan, jangan lupa untuk melaporkan kepada petugas, tentang kerusakan mainan tersebut.
 6. Hindari Bermain Terlalu Lama
Namanya juga anak-anak ya, namanya bermain pasti maunya lama. Tapi, waktu bermain yang ideal adalah 15-30 menit. Atau bisa juga mengikuti sesuai dengan keinginan sang anak, karena terkadang sang anak juga merasa bosan dengan permainannya.

7. Jaga Barang Bawaan Anak
Perhatikan barang bawaan si kecil termasuk makanan dan minuman. Apabila si kecil sudah usia prasekolah, maka ajarkan pada si kecil untuk tidak menerima makanan atau minuman dari orang yang tidak ia kenal. Oh iya, ada juga beberapa Playground yang melarang membawa makanan dan minuman, ini bagus kalau buat saya. Karena, menghindari banyaknya kotoran sisa makanan yang bisa menjadi sumber kuman.

8. Menjaga Kebersihan

Well, selain kita mengajarkan anak untuk menjaga kebersihan di dalam arena bermain, alangkah wajibnya juga menjaga kebersihan diri sang anak. Apalagi biasanya setelah bermain sang anak haus dan lapar ya. Jangan lupa untuk mencuci tangan dan kaki setelah bermain.

20 comments on "Mengenalkan Playground Pada Anak"
  1. Nama anakku juga rayan hehe... anakku senang banget klo main di playground dan tempat-tempat terbuka. Tapi kita orangtuanya yang capek ngikutinnya :D biarin deh daripada yutupan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya sama ya mbak.. salam kenal mbak.. bener mbak.. walau kadang pegel ya tapi buat anak apa aja deh boleh hahhaa

      Delete
  2. Suka dengan tulisannya, dunia anak memang dunia bermain tapi bagaimanapun anak tetap harus diawasi ya mbak ketika bermain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak.... Apalagi mainnya sama yang usia sekolah ya mbak.. wajib banget diliatin terus.. daripada kan? Hehehehe

      Delete
  3. kalo di indoor aku wajib memakaikan kaos kaki dan setelahnya wajib cuci tangan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya nih mba, menjaga kebersihan diri ya mba setelahnya. . Makasih mbak masukannya.... 😘😍🤗

      Delete
  4. Penting banget untuk pengawasan terhadap anak. Jadi ortu nemanin ga hanya fisik saja tapi psikis dan sellau perhatiin tapi juga memberikan kepercayaan ke anak. Anakku tapi nggak terllau begitu suka mba main di playground. Mungkin karena jarang banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener mba..temenku anaknya sakit parah mba habis main Playground. Makanya bener2 ahrus extra ya untuk anak. Rayyan jg jarang mbak itu pertama kali main Playground.. hahaha

      Delete
  5. aku jarang2 ajakin anak ke playground mba soalnya dulu pas lagi kecil anakku ditabok sama yg seumuran karena rebutan naik dan pas aku bilang hey ga boleh mukul dan anak itu bilang an*ing lalu ibunya yg melihat dan dengerinnya malah ketawa2 :/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masya Allah mbak. Serem amat. Jadi trauma atuh kitanya ya mba. Anak jg jadi down mentalnya. Itu sih yang perlu belajar, ortunya kayaknya..

      Delete
  6. Anakku pun paling seneng kalau diajak mai ke playground dan berenang, seringnya sih indoor karenalebih aman jika jatuh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba betul. Dari banyak cerita temnku..lebih aman indoor ya mba

      Delete
  7. Anak2 saya suka bangte di playground. Saya jg gtu selalu mengawasi karena di tempat umum kyk gtu biasanya suka ada anak2 yg mainnya agresif.
    Trus sebelum main saya sounding dulu kalau waktunya terbatas, jd kalau bunda bilang selesai ya selesai ya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba. Kalau ga diawasi malah jadi takut kitanya ya mba. Malah aku suka ijin ikut masuk. Maklum Rayyan masih kecil hehehe. Wah ide bagus nih, kalo mama stop ya stop ya ... Ah makasih mba

      Delete
  8. Seperti bocah pada umumnya, anak saya juga hobi banget main di playground. Cuma kalau yang outdoor dan mainannya terbuat dari besi saya ekstra perhatian, takutnya ada yang karatan atau gimana gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bener tuh mba karatan bahaya juga ya...

      Delete
  9. Anak2ku juga senang bermain di playground :) Lebih nyaman dis yang ber-AC ya kalau zaman sekarang kan gitu. Tapi ga menutup kemungkinan outdoor playground asyik aja. Biasanya anak2 wajib menggunakan kaos kaki kan tiap bermain :D

    ReplyDelete
  10. menarik artikelnya.
    Bagaimana caranya mengatasi anak yang jadi seperti kecanduan ingin main terus ya? awalnya diajak ke playground, tapi akhirnya sering minta.
    thank

    ReplyDelete
  11. Saya biasanya lihat-lihat dulu kalau mau ajak anak main di playground. Sebisa mungkin yang playgroundnya bersih

    ReplyDelete
  12. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!