Image Slider

Tetra Pak Indonesia ~ Melindungi Gizi dan Nutrisi Susu Lebih Baik

Wednesday, February 28, 2018
Hello Moms!

Menerapkan pola makan dan pola hidup sehat dalam keluarga, tentu menjadi kewajiban orangtua tanpa terkecuali. Mulai dari makan makanan bergizi, sayur-sayuran, buah-buahan hingga rutin mengkonsumsi susu. 


Selain anak-anak, tentunya susu juga disukai oleh orang dewasa. Apalagi Susu UHT (Ultra-High Temperature), ya kan? Rasanya yang bervariasi dan praktis tinggal minum, tentunya menjadi favorit semua orang. Tapi, sudah pada tahu belum proses pengemasannya? Karena susu UHT yang tetap enak dan segar, tentu tidak lepas dari proses pengemasannya yang baik.



Pada hari Sabtu (24/2) lalu, senang sekali bisa mengikuti Blogger Gathering bersama Blogger Perempuan dan Tetra Pak Indonesia dengan tema acara "Susu Bergizi Kesukaan Anak." Dalam blogger gathering ini, Tetra Pak Indonesia ingin mengedukasi para orangtua untuk lebih teliti dalam memilih susu untuk keluarga, terutama untuk si kecil.


MC Membuka Acara
Bagi pecinta susu UHT, pasti sudah sering ya melihat logo Tetra Pak pada kemasannya. Logo tersebut terdapat pada sisi samping dan bagian bawah kemasan susu UHT.




Tetra Pak adalah perusahaan global terkenal yang bergerak di bidang pemrosesan dan pengemasan makanan dan minuman. Dengan Moto "Melindungi Yang Baik," tentunya mencerminkan makanan dan minuman yang dikemas oleh Tetra Pak aman dikonsumsi. Selain menjaga makanan dan minuman agar tetap berkualitas, Tetra Pak juga ikut menjaga lingkungan dengan seluruh kemasannya yang dapat didaur ulang. Sehingga, dapat mengurangi dampak pencemaran lingkungan sekitar. Tetra Pak juga merupakan prionir kelas dunia dalam kemasan karton Aseptik yang sudah beroperasi sejak tahun 1952.


Secara global, Tetra Pak telah hadir di 79 negara dan memiliki 11 training center serta 6 pusat riset dan pengembangan. Sedangkan di Indonesia, Tetra Pak telah berdiri sejak tahun 1975 dengan nama PT Brikindo Jaya. Sejak 1 Januari 2001, Tetra Pak memiliki status perusahaan modal asing (PMA) dengan nama PT Tetra Pak Indonesia. 

Kemasan Aseptik Tetra Pak

Kemasan Aseptik Tetra Pak memungkinkan susu akan terlindungi dari zat yang dapat menyebabkan kerusakan susu atau pengurangan nutrisi seperti kelembaban, udara, cahaya, bakteri dan zat berbahaya lainnya.

Ibu Lisa Suhanda selaku Food Technologist Tetra Pak Indonesia

Menurut Ibu Lisa Suhanda selaku Food Technologist Tetra Pak Indonesia, teknologi pemrosesan susu UHT mengunakan alat pensetril yang dihubungkan ke mesin pengisi aseptik untuk mengemas produk. Sehingga, melalui teknologi tersebut susu UHT aman dikonsumsi khususnya untuk anak-anak berusia di atas 2 tahun. Susu UHT juga dapat disimpan dan didistribusikan pada suhu ruang selama 9-12 bulan tanpa membutuhkan pendingin dan bahan pengawet.

Manfaat Susu UHT




Berbagai jenis kandungan yang terdapat dalam susu UHT seperti: Kalsium, Protein, Vitamin, Mineral, dan Fosfor menjadikan susu UHT menjadi produk susu yang seimbang, lengkap, serta aman dikonsumsi. Ditambah lagi dengan varian rasanya yang beraneka ragam, membuat susu UHT menjadi favorit setiap keluarga di Indonesia. Namun sayangnya, tingkat mengkonsumsi susu di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan negara ASEAN lainnya. Sehingga, edukasi mengenai pentingnya susu bagi kesehatan perlu ditingkatkan lagi.

Susu UHT, Susu Bergizi Kesukaanku

Susu Ultra-High Temperature atau biasa kita kenal dengan istilah susu UHT adalah susu segar asli yang dipanaskan dengan suhu sekitar 135°C dengan satuan waktu 2-4 detik dan langsung didinginkan. Dengan tujuan untuk mengeliminasi semua bakteri buruk yang dapat merusak susu. Proses singkat tersebut memastikan nutrisi, rasa dan kesehatan susu tetap terjaga. Jadi tenang ya moms, kebaikan susu UHT masih tetap terjaga dengan baik.

Ibu Gabrielle Angriani selaku Communications Manager Tetra Pak Indonesia

Ibu Gabrielle Angriani selaku Communications Manager Tetra Pak Indonesia juga mengatakan, "Para orang tua, terutama ibu, tentunya menginginkan agar anak dapat mengonsumsi susu yang tepat demi mendapatkan nutrisi terbaik setiap hari. Hal ini sangat dimudahkan dengan kehadiran susu UHT yang mengandung semua kebaikan gizi susu serta menawarkan varian rasa beragam sehingga cenderung lebih disukai anak.

Kelebihan Susu UHT

Karena saya suka minum susu, saya memilih susu UHT yang praktis dan simple. Karena tidak perlu menakar, mencampur, mengaduk dan menambahkan air. Selain itu, kelebihan susu UHT lainnya, antara lain:


  • Mengandung Vitamin, Mineral, Posfor, Kalsium, Protein, dan lainnya.
  • Praktis, dapat diminum kapanpun dan dimanapun.
  • Disukai juga oleh anak-anak.
  • Varian rasanya beragam.
  • Tersedia berbagai ukuran mulai dari 125ml, 250ml, 1 liter dan sebagainya.
  • Susu UHT yang dikemas menggunakan kemasan Tetra Pak terjamin kualitasnya. Karena teknologi Aseptik dan 6 lapisan pelindungnya didesain tidak tembus cahaya, udara, kelembaban, bakteri, bau dan zat berbahaya lainnya.
  • Tidak mengandung bahan pengawet, karena keawetannya didapatkan dari proses pemanasan saat proses produksi.
  • Tahan disimpan dalam suhu ruang selama 9-12 bulan, sekalipun tanpa lemari pendingin.

Varian Rasa Susu UHT



Wah, kalau ngomongin rasa pasti sudah hapal semua ya. Varian rasa susu UHT terdiri dari: Vanilla, Cokelat, Stroberi, Mocha, Pisang, Melon dan lainnya

Macam-macam susu UHT yang mengunakan kemasan dari Tetra Pak antara lain: Ultra Mimi, Greek Heavenly Blush, Clevo, Indomilk, Ultra Jaya, dengan berbagai varian rasa.


Banyaknya produk susu dipasaran, sebagai orangtua, kita harus jeli dan cermat memilih susu yang baik untuk keluarga. Sebagai susu segar murni tanpa bahan pengawet, susu UHT bisa menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi.

Tips Mengkonsumsi Susu UHT


  • Susu UHT disarankan untuk dikonsumsi oleh anak-anak dengan usia minimal 2 tahun.
  • Susu UHT bisa dikonsumsi secara langsung, maupun dicampur dengan aneka minuman dan olahan makanan.
  • Usahakan langsung menghabiskan susu UHT yang telah diminum, dengan waktu maksimal 4 jam setelah dibuka.
  • Simpan susu UHT di lemari pendingin, untuk menjaga kandungan susu agar tetap baik. Jika disimpan diruangan normal, hindari sinar matahari.


Tips Memilih Susu UHT
  1. Perhatikan tanggal kadaluarsa.
  2. Memilih kemasan yang tidak gembung.
  3. Hindari kemasan yang rusak dan penyok parah.

Semoga informasi dari blogpost saya ini bermanfaat ya. Happy parenting!

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Twitter: @TetraPak_ID
Facebook: Tetra Pak Indonesia
Websitewww.tetrapak.com

8 Tips Anti Mabuk Udara

Tuesday, February 27, 2018
Bagi teman-teman yang pertama kali bepergian dengan pesawat atau mungkin sudah pernah beberapa kali, rasanya akan tetap merasakan sedikit mual dan mabuk udara. Apalagi kalau kondisi kesehatannya kurang fit. Karena saya dulu yang seharian bisa 6 flight saja, terkadang karena kondisi badannya yang kurang fit, tetap saja sering mabuk dan mual.


Koleksi Pribadi

Tetapi semakin lama bekerja, saya menemukan sendiri tips anti mabuknya. Karena beberapa bulan lagi akan libur panjang Hari Raya Idul Fitri dan liburan sekolah, semoga tipsnya bermanfaat ya. Yuk disimak!

  • Pastikan Kondisi Badan Cukup Fit
Kenapa harus memastikan? Karena kalau bepergian sedang sakit, memang harus ada surat keterangan dokter yang dibuat baik itu dari klinik bandara setempat atau surat keterangan sakit dari airlines tersebut. Tetapi, setiap airlines memiliki peraturan yang berbeda-beda ya (cari info dahulu). Jika hanya sakit ringan, saran saya jaga kesehatan, minum vitamin dan minum obat beberapa hari sebelum bepergian.


  • Pilih Tempat Duduk Yang Nyaman
Posisi duduk saat di pesawat terkadang membuat mual dan pusing. Terutama, bagi yang pertama kali bepergian menggunakan pesawat. Mabuk dan mual kalau buat saya wajar-wajar saja. Jadi usahakan, check in terlebih dulu, agar bisa memilih tempat duduk sesuai yang diinginkan untuk meminimalisir mabuk dan mual. Misalnya: memilih seat 1A atau 1F (kursi di dekat jendela).


  • Bawa Permen
Permen termasuk salah satu senjata ampuh, bagi yang sering mabuk udara. Ada beberapa penerbangan, yang membagikan permen saat boarding dan banyak juga yang tidak. Jadi lebih baik disiapkan dari rumah saja ya.

  • Bawa Minyak Angin atau Aromaterapi
Dari sekian lama pengalaman saya menghadapi penumpang yang beda-beda dari tiap daerah dan negara, cara mereka menghilangkan mabuk itu berbeda-beda. Ada yang dibawa tidur, melihat pemandangan diluar jendela, memakai aromaterapi, minyak angin, dll. Jadi pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

  • Hindari Makan Dan minum Berlebihan
Hindari makan dan minum berlebihan. Terutama makanan yang mengandung gas, gula dan santan berlebihan. Tetapi, tidak boleh kosong juga ya perutnya. Kalau waktu penerbangannya hanya 50 menit sih aman-aman saja, kalau diatas 1 jam lumayan juga kalau pas lagi laper. Hahaha. Tapi tenang, ada juga beberapa maskapai yang memberikan snack berupa roti dan air, makanan berat seperti nasi atau mie, dan ada juga yang menjual aneka makanan dan minuman. Kalau mau bawa makanan, minuman atau cemilan dari rumah atau beli diluar juga boleh ya, asal porsinya jangan berlebihan dan di simpan di wadah yang rapih dan tertutup.

  • Minum Obat Anti Mabuk
Ini cara paling simpel dan jadi senjata paling ampuh ketika mabuk tetap saja terjadi. Minum obat anti mabuk sesuai dosisnya. Hanya biasanya efeknya adalah mengantuk. Jadi sayang banget kalau tidur selama penerbangan, tidak bisa melihat indahnya pemandangan awan.

  • Hindari Tegang
Naik pesawat itu seperti naik bis kok. Kurang lebih hampir sama. Jadi santai saja ya, tidak perlu ada yang ditakuti, semua akan baik-baik saja. Karena, ada tuhan Yang Maha Esa, yang akan menjaga penerbangan tetap aman hingga sampai ditempat tujuan.

Semoga tipsnya bermanfaat ya. Kalau ada yang mau menambahkan boleh ya cerita di kolom komentar. 





YKAKI~Luncurkan Buku Nutrisi Bagi Anak Penderita Kanker dan Gerakan 1000 Mata Palsu Gratis

Monday, February 26, 2018
Memiliki anak yang sehat, tentu menjadi dambaan setiap orang tua. Namun bagaimana bila anak tersebut menderita penyakit kanker? Tentulah hati orang tua tersebut akan merasa sangat sedih dan tidak tahu harus berbuat apa.


Selain ikhlas dan selalu memanjatkan doa kepada Yang Maha Esa, kita juga tetap harus berusaha memberikan semangat positif dan kesembuhan bagi mereka.

Kenali Tanda dan Gejala Kanker Anak


  • Nilai pemeriksaan darah rendah
  • Pendarahan
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening
  • Pembengkakan pada abdomen
  • Massa Mediastinum dengan sesak nafas
  • Pupil berwarna putih
  • Sakit kepala, muntah di pagi hari, ataxia, gangguan penglihatan, paresis
  • Nyeri tulang, pembengkakan tangan atau kaki tanpa trauma dan infeksi
  • Nyeri tulang, pembengkakan lengan atau kaki tanpa trauma dan infeksi

Jenis Kanker Anak



  1. Leukemia (Kanker Darah)
  2. Retinoblastoma (Kanker Mata)
  3. Neuroblastoma (Kanker di Kelenjar Adrenal)
  4. Limfoma Malignum (Kanker Kelenjar Getah Bening)
  5. Osteosarkoma (Kanker Tulang)
  6. Karsinoma Nasofaring (Kanker di area Tenggorokan)

Hari Kanker Anak International

Para Narasumber
Sebagai lembaga yang peduli terhadap anak-anak yang menderita kanker, Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) mengadakan press conference dalam rangka memperingati Hari Kanker Anak International 2018 sekaligus peluncuran "Buku Nutrisi Bagi Anak Penderita Kanker" pada tanggal 25 Februari 2018, di Gandaria City, Jakarta. Dengan narasumber Ketua YKAKI Ira Soelistyo, Duta YKAKI Indra Bekti, spesialis kanker anak dr. Haridini Intan, Sp.A, Andy F. Noya beserta istri, ahli gizi  mbak Dessy Wulandari, dan ibu Desi selaku pendiri Ilyarsi Okularis (Klinik Pembuatan Mata Palsu).

Kegiatan positif ini sekaligus juga dalam rangka penggalangan dana melalui, lomba mewarnai, berani gundul, sport competition, kue/roti dari para artis dan  yang lainnya.







Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia didirikan dengan visi bahwa setiap anak Indonesia yang menderita kanker berhak mendapat pengobatan serta perawatan yang sebaik-baiknya, berhak belajar, bermain walaupun mereka dalam keadaan sakit.


Ibu Ira Soelistyo, ketua YKAKI 

Ibu Ira Soelistyo selaku ketua YKAKI menyampaikan, "Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Kanker Anak International. Sebagai organisasi orang tua penderita, kami ingin sekali mengedukasi mengenai kanker pada anak, sehingga orang tua bisa waspada lebih dini."

Buku Nutrisi Anak Penderita Kanker

YKAKI bekerjasama dengan Rs. Dharmais (Rumah Sakit Kanker Nasional) untuk menerbitkan Buku Nutrisi Anak Bagi Penderita Kanker yang sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yang didapatkan dari tim dokter dan ahli kanker di India.


Sumber: Akurat.com

Dessy Wulandari Ahli Gizi Rumah Sakit Dharmais

Menurut Ibu Dessy Wulandari selaku Ahli Gizi dari Rumah Sakit Dharmais, "Banyak sekali anak-anak yang menderita kanker, seringkali kesulitan menerima makanan yang ia cerna."


Dengan adanya buku ini, YKAKI berharap dapat membantu para orang tua dalam rangka tetap memberikan makanan yang bergizi untuk para putra putri mereka yang menderita kanker.

Ayo Sukseskan Gerakan 1000 Mata Palsu Gratis

Sebagai orang tua yang memiliki anak menderita Retinoblastoma sejak baru lahir, membuat ibu Desi dan suami ingin membuat mata palsu dengan kualitas bagus dengan bahan aklirik untuk anaknya. Kegigihan ia dan suami dalam mencari informasi di internet tentang pembuatan mata palsu membuat mereka sukses mendirikan Klinik Mata Palsu bernama  www.ilyarsiokularis.com dan Gerakan 1000 Mata Palsu Gratis di www.gestapaindonesia.com.


Ibu Desi pendiri Klinik Pembuatan Mata Palsu, beserta anak-anak yang sudah berhasil menggunakan mata palsu
Keinginannya untuk membagikan mata palsu gratis ini, bertujuan agar bisa membantu dan memberi semangat kepada anak-anak penderita kanker  lainnya yang kurang mampu. Namun, bagi siapa saja yang ingin menggunakan mata palsu bisa langsung menghubungi ibu Desi atau YKAKI untuk informasi lebih lanjut. Sedangkan untuk anak-anak berusia dibawah 10 tahun, mata palsu ini diberikan secara gratis.

"Jika mendapati gejala-gejala kanker pada anak, segera ke FKTP, puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar dr. Haridini Intan, Sp.A.

Mari kita sama-sama menyebarkan edukasi dan informasi positif ini, agar setiap masyarakat tahu dan peduli terhadap kanker pada anak. Karena "Bersama Kita Bisa."

Untuk informasi Buku Nutrisi Bagi Anak Penderita Kanker dan 1000 Mata Gratis bisa menghubungi:


www.ykaki.or.id
Instagram: YKAKI We Care



Ada Warna Baru di Viva.co.id

Sunday, February 25, 2018
Sebagai generasi milenial, saya sangat suka baca berita online. Semua informasi apapun serasa berada digenggaman. Terutama soal berita kesehatan dan parenting. Hanya kadang suka bingung, ini valid atau tidak sih? Apalagi sekarang sedang ramai berita-berita hoax. Jadi, saya juga harus pandai-pandai menyaring informasi yang didapatkan.

Baca juga:  Info Menghitung Masa Subur

Semakin berkembangnya zaman, televisi dan koran sepertinya saat ini mulai ditinggalkan oleh sebagian masyarakat. Terutama di zaman modern seperti ini, semua informasi berkembang secara online baik itu berita olahraga, politik, kesehatan, teknologi, dan sebagainya. Hal ini tentu membuat kita harus mencari berita yang valid dari sumber-sumber yang bisa dipercaya. Salah satu berita online yang menjadi favorit dan hampir setiap hari saya kunjungi walau hanya 5 menit, yaitu VIVA.co.id.

VIVA.co.id adalah portal berita online yang diluncurkan di Jakarta pada 17 Desember 2008. Saat itu masih bernama VIVAnews. Namun pada 2012 terjadi transformasi besar-besaran dan berubah menjadi VIVA.co.id.

Warna Baru di VIVA.Co.id


Logo Baru Viva.co.id

VIVA.co.id dikelola oleh PT Viva Media Baru yang merupakan salah satu anak perusahaan PT Visi Media Asia,Tbk (VIVA) dan bagian dari Grup Media Bakrie.

Saat bernama VIVAnews, artikel pertamanya yaitu "Lokasi Pelayanan STNK dan SIM Keliling" yang publish pada 16 September 2008 pukul 09.47 atau tiga bulan sebelum VIVA.co.id lahir. Sedangkan artikel kesejuta adalah "Ditemani Katy Perry, Minnie Mouse Catat Nama di Walk of Fame" publish pada 24 Januari 2018 pukul 10.30 WIB.

"Satu Juta Artikel" ini merupakan titik awal VIVA.co.id untuk me-refresh konten-konten jurnalistik yang bisa diterima oleh generasi milenial saat ini. Perubahan ini dilakukan dengan mengganti logo VIVA.co.id yang lebih fresh dan berwarna serta mengubah tagline menjadi #1 NEWSTAINMENT.

Pada Januari 2018, VIVA.co.id berhasil mencatat pageviews 73,8 juta, visits 31,7 juta, dan unique visitor 25 juta. Berdasarkan data Comscore Desember 2017.

Direktur Utama VIVA.co.id David Burke menyampaikan, "Kami sangat berterima kasih atas dukungan teman-teman VIVA.co.id, kontributor, staf, pembaca, visitor, dan juga para sponsors yang sudah mendukung kami selama ini.  VIVA.co.id akan terus beradaptasi dan memberikan terbaik untuk terus bersaing di pasar. Langkah awal ini kami wujudkan dengan perubahan logo dan tagline."

Tampilan Viva.co.id pada smartphone, Artikel beritanya lebih banyak ya

Perubahan VIVA.co.id ini tentunya lebih informatif, inspiratif, menghibur, dan dilengkapi multimedia kekinian yang akan menjadi unggulan para pembaca berita.

Kalau teman-teman suka artikel berita apa? Share yuk di kolom komentar...


Tetap Sehat, Tanpa Ribet Dengan Aplikasi Halodoc

Saturday, February 24, 2018
Sebagai orang tua, tentunya tantangan terbesar dalam mengurus anak adalah ketika anak kita mengalami sakit. Setuju kan? Dalam kondisi seperti ini, banyak sekali orang tua yang akhirnya mengambil keputusan yang kurang tepat dikarenakan panik. Selain membawa anak pergi ke dokter, padahal kita juga bisa memanfaatkan jaringan internet untuk berkonsultasi langsung dengan dokter dan mendapat informasi seputar kesehatan.

Keuntungan Menggunakan Aplikasi Halodoc

Ada Fitur Apa Saja di Halodoc


Pada hari Minggu (11/02) lalu, saya mendapatkan undangan untuk menghadiri Bloggers Gathering bersama The Urban Mama dan Halodoc dengan tema "Mitos dan Fakta Seputar Penyakit pada Anak," di Paradigma Cafe, Cikini Jakarta. Sebagai orang tua baru, saya sangat antusias untuk datang. Karena, menjadi orang tua tentu harus selalu semangat belajar, terutama belajar ilmu kesehatan.

Banyaknya mitos seputar penyakit anak, tentunya membuat kita harus pandai-pandai menyaring informasi yang didapatkan. Bersama narasumber dr. Herlina, Sp.A (Dokter Spesialis Anak), Cha Cha Thaib (Ibu dan Social Media Influencer), dan Felicia Kawilarang (VP Marketing Halodoc), kita akan membahas apa #KataDokterHalodoc tenang mitos dan fakta penyakit anak tersebut.


ChaCha Thalib (Ibu Muda dan Influencer)


Sebagai seorang ibu muda dan influencer, Cha Cha Thaib juga membenarkan, bahwa ia pernah mengandalkan mitos para orang tua dulu ketika menghadapi anak sakit. Ditambah lagi ketika panik dan bingung, tindakan yang diberikan justru sering keliru. Sehingga, kita perlu menambah wawasan dan ilmu seputar kesehatan termasuk tentang pemberian obat-obatan.


Beragam Mitos di Masyarakat


Menurut dr. Herlina, Sp.A yang juga merupakan salah satu tim medis Halodoc, "Peran dokter sangat dibutuhkan dalam memberikan kenyamanan kepada ibu baik saat penanganan maupun berkonsultasi. Karena berkonsultasi adalah tindakan pertama yang tepat, sehingga ibu tahu apa yang harus dilakukannya sebelum terlambat." 

dr. Herlina Sp.A (Dokter Spesialis Anak)
Pentingnya menjaga pola makan dan pola hidup sehat juga harus diterapkan oleh setiap orang tua. Apalagi kondisi cuaca yang sering berubah-ubah juga bisa menjadi salah satu penyebab anak sakit. Apa saja mitos dan fakta penyakit anak tersebut? Yuk disimak!


  • Kejang


Kejang adalah salah satu penyakit yang sering menimpa anak usia 6 bulan sampai 5 tahun. Biasanya, kejang terjadi karena suhu tubuh anak lebih dari 37,5°C. Dimana pada kondisi ini anak pasti merasa sangat tidak nyaman, sehingga boleh diberikan obat demam.  Jadi, pemberian kopi sangat tidak disarankan.

  • Mimisan

Menurut mitos yang beredar di masyarakat, mimisan terjadi karena faktor kelelahan. Faktanya, mimisan terjadi karena banyak faktor seperti alergi, keluhan di hidung, dan sebagainya.

  • Radang Amandel atau Tonsilitis

Radang Amandel jika dibiarkan dapat menyebabkan risiko menjadi abses pada amandel semakin meningkat. Yang akan menimbulkan efek samping berupa keluhan di ginjal (glomerulonefritis) hingga kelainan di jantung (jantung rematik). Sehingga, melakukan operasi pengangkatan amandel sangat disarankan oleh dokter.

  • Terlambat Jalan

Kegalauan para mama ketika menghadapi anak terlambat jalan juga pernah saya alami. Terlambat jalan terjadi karena disebabkan kemampuan motorik dan keseimbangannya kurang baik. Jadi, sebagai orang tua kita harus rajin melatih motorik dan keseimbangan anak dalam berjalan.

  • Demam

Mengompres ketika demam dengan air dingin, sepertinya sudah menjadi kebiasaan di masyarakat. Padahal, mengompres dengan air dingin sangat tidak disarankan. Karena, dapat meningkatkan suhu tubuh anak sehingga menyebabkan anak kembali demam.

  • Cacar Air

Siapa yang pernah terkena cacar air? Saya pernah terkena 1 kali. Saat itu alhamdulillah, mama saya selalu menyarankan saya mandi agar tetap bersih. Dr. Herlina, Sp.A juga menyarankan untuk tidak menggaruk sekali pun gatal. Karena dapat merusak jaringan kulit yang terkena cacar.

  • Tumbuh Gigi

Mitos ketika anak demam, sering kali dihubungkan dengan tumbuh gigi. Faktanya, ketika anak tumbuh gigi tidak selalu diikuti demam. Saat tumbuh gigi, suhu tubuh anak memang meningkat, namun jarang diatas 38°C.

  •  Gondongan

Ada yang pernah gondongan? Mitos yang dipercaya masyarakat adalah mengobatinya dengan blau. Padahal gondongan itu sendiri disebabkan oleh virus. Sehingga, kita bisa mengobatinya dengan beristirahat dan minum vitamin.

Terkadang saat anak sakit dan ingin membawanya ke dokter, seringkali kita terhalang karena jadwal dokter yang berubah atau jarak rumah sakit yang jauh. Dengan memanfaatkan Aplikasi Halodoc, Kita akan mudah berkonsultasi langsung dengan dokter dan mendapatkan solusi tanpa harus keluar rumah.


Felicia Kawilarang selaku VP Marketing Communication Halodoc.

"Sebagai aplikasi kesehatan yang telah berada di tengah masyarakat, Halodoc memahami langkah-langkah yang dilakukan para ibu ketika panik menghadapi buah hatinya sakit. Dengan beberapa fitur yang ada, Halodoc berharap para ibu bisa mendapat berbagai informasi kesehatan dan kemudahan dalam berkonsultasi dengan dokter," ungkap Felicia Kawilarang selaku VP Marketing Communication Halodoc.



Halodoc adalah sebuah aplikasi kesehatan layaknya kotak P3K berjalan yang selalu di genggaman, dan memberikan kemudahan dalam menjaga dan memeriksa  kesehatan keluarga yang online 24 jam. Aplikasi Halodoc ini diluncur oleh Jonathan Sudharta -  CEO MHealth Tech, sejak tahun 2016. Selain diunduh ke smartphone, Halodoc juga bisa kita akses melalui web www.halodoc.com.

Ada Fitur Apa Saja di Halodoc?


Aplikasi Halodoc memiliki 3 fitur utama yaitu Pharmacy Delivery, Contact Doctor dan Lab Service.


HaloDoc menyediakan fitur Pharmacy Delivery yang online 24 jam. Sehingga, kita bisa langsung memesan obat pada apotek resmi terdekat yang lengkap dengan layanan antar yang cepat, aman dan bebas biaya antar.

Tampilan Fitur Pharmacy Delivery pada Smartphone

Halodoc juga memiliki banyak dokter yang sesuai dengan spesialisasinya masing-masing. Dokter ahli tersebut sudah memiliki Surat Tanda Registrasi (SRT) dan Surat Ijin Praktek (SIP). Jadi, tidak ada yang perlu diragukan lagi. Disisi lain, kita juga bebas memilih dokter sesuai dengan kebutuhan dengan biaya yang bervariasi, tentunya dengan tarif yang telah ditetapkan oleh para dokter. Fitur Contact Doktor ini terdiri dari dokter umum, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis mata, dan dokter lainnya yang online 24 jam.


Untuk dapat berkomunikasi dengan dokter, kita juga bisa berkonsultasi tentang kesehatan pada dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan dimana saja. Jadi, tidak perlu panik lagi menghadapi anak sakit, ya Parents!

Tampilan Fitur Contact Doctor pada Smartphone

Selanjutnya adalah fitur Lab Service yang akan  memberikan kemudahan pada kita untuk memesan jasa dari laboratorium resmi yang dapat dilaksanakan dimana saja. Layanan pengecekan kesehatan ini bekerjasama dengan Prodia.


Fitur ini memungkinkan petugas lab untuk datang ke rumah atau kantor untuk melakukan tes kesehatan seperti cek darah maupun urine. Sayangnya, fitur ini baru dapat dimanfaatkan di sekitar Jakarta Pusat dan Selatan. Semoga segera diperluas ya jasa untuk fitur ini.

Tampilan Fitur Lab Service pada Smartphone
Cara Mudah Menggunakan Aplikasi Halodoc

Berikut ini adalah cara mudah menggunakan aplikasi Halodoc yang bisa diakses melalui smartphone.




  1. Download Aplikasi Halodoc di Appstore  (IOS) atau Playstore (Android).
  2. Registrasi menggunakan nomor telepon yang aktif, lalu lengkapi data pribadi.
  3. Tambahkan anggota keluarga seperti suami, anak maupun orang tua.
  4. Pilih fitur yang dibutuhkan, misalnya: Hubungi Dokter.
  5. Pilih dokter sesuai kebutuhan, misalnya: Dokter Spesialis Anak, lihat profil dokter dan biaya konsultasi, lalu konfirmasi.
  6. Selanjutnya adalah konsultasi dengan dokter yang dipilih.
  7. Untuk fitur Apotik Antar dan Lab Service, cara mengunakannya juga mudah ya.

Konsultasi Mama Rayyan dengan Dokter Spesialis Anak

Bagaimana Metode Pembayarannya?

Agar kita dapat berinteraksi dengan dokter maka kita dapat melakukan top up saldo pada akun aplikasi HaloDoc. Pembayarannya bisa melalui metode pembayaran Credit Card, DOKU, ePay BRI dan ATM Transfer.



  1. Pilih/klik fitur lainnya
  2. Pilih Dompet
  3. Pilih saldo yang diinginkan (50/100/200)
  4. Pilih isi saldo sekarang
  5. Pilih metode pembayaran
  6. Ikuti instruksi pembayaran selanjutnya
  7. jika berhasil, maka saldo akan otomatis masuk dan siap digunakan.

Ada Juga Artikel  Kesehatan

Selain 3 fitur utama tadi, Halodoc juga menyediakan ratusan artikel yang selalu update setiap harinya. Artikel tersebut tentunya akan menambah informasi seputar kesehatan. Artikelnya terdiri dari: Beauty, Sex, Diet, Kids, Fitness, Pregnancy, dan Food. Mama Rayyan jadi upgrade ilmu setiap hari nih jadinya, "Anak Sehat, Mama Bahagia."


Tips Menghadapi Anak Sakit
  1. Pahami gejalanya
  2. Jangan panik dan tetap sabar
  3. Cari informasi yang akurat
  4. Minta bantuan kepada orang terdekat
  5. Berikan obat sesuai kebutuhan
  6. Bawa ke dokter, bila tidak ada perubahan
  7. Tetap berdoa
Aplikasi kesehatan yang lengkap banget. Jadi, tidak perlu galau lagi ketika anak atau keluarga ada yang sakit ya, langsung saja hubungi Halodoc. Yuk download Aplikasi Halodoc sekarang juga, ada free konsultasi sampai tanggal 28 Februari dan promo menarik lainnya lho. Tetap Sehat Tanpa Ribet dengan Halodoc!

Instagram: @Halodoc
Facebook: @HalodocID
Twitter: @HalodocID
www.halodoc.com