Image Slider

Program Kuiz Extravaganza dan fantaxis Periode ke 4 dari XL Axiata

Tuesday, April 24, 2018
Program "XTRAVAGANZA & FANTAXIS" yang diadakan oleh XL merupakan program kompetisi dan layanan berlangganan berbasis SMS dimana para penggunanya dapat berkesempatan meraih hadiah senilai ratusan juta rupiah. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan dan mempererat ikatan antara XL dan pelanggan.


XL Axiata adalah salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia yang fokus menyediakan layanan digital guna memberikan kemudahan bagi aktivitas masyarakat dan mendorong perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Beroperasi sejak 8 Oktober 1996, XL Axiata menyediakan beragam layanan masyarakat yang didukung dengan jaringan yang luas dan berkualitas di seluruh Indonesia.

Pada (18/04) lalu, saya berkesempatan untuk menghadiri acara penyerahan hadiah Program Kuiz XTRAVAGANZA & FANTAXIS di Jakarta. PT. XL Axiata Tbk kembali memberikan apresiasi bagi pelanggan setianya yang mana program ini berlangsung selama 90 hari sejak 3 November 2017 hingga 31 Januari 2018. Proses pengundian hadiah utama telah dilakukan pada 6 Februari lalu dan disaksikan oleh perwakilan dari Kementrian Sosial, Dinas Sosial DKI Jakarta, Notaris, dan pihak Kepolisian. Bapak Bambang Parikesit selaku Vice President Region XL Axiata Jabodetabek menyerahkan langsung hadiah kepada pemenang.

Bapak Bambang Parikesit menyampaikan bahwa program loyalitas ini telah berlangsung selama 4 periode. Dengan respon masyarakat yang baik, kami terus berupaya untuk meningkatkan jumlah hadiahnya, karena kami ingin memberikan yang terbaik bagi pelanggan kami.


Hadiah untuk periode ke -  4 ini antara lain:
  1. Uang tunai masing-masing Rp. 1,5 Juta untuk hadiah mingguan babak gratis. 
  2. Uang tunai Rp. 10 Juta untuk hadiah mingguan babak eksklusif. 
  3. Grand prize untuk babak gratis berupa uang tunai Rp. 75 Juta, Rp. 20 Juta dan 10 Juta. 
  4. Grand prize babak eksklusif uang tunai Rp. 500 Juta, Emas 500 gram dan 250 gram. 
Untuk kategori Babak Eksklusif pelanggan dari Bogor berhasil meraih hadiah uang tunai Rp. 500 juta, pelanggan dari Depok meraih emas 500 gram dan pelanggan dari, Jembrana Bali meraih hadiah emas 250 gram. Sedangkan untuk Babak Gratis, banyak diraih oleh pelanggan dari Bekasi dan DKI Jakarta. 


Acara pun dilanjutkan dengan hiburan dari Golden boy Carabet yang juga membagikan banyak hadiah menarik bagi kami para undangan yang hadir. Terima kasih XL Axiata untuk undangannya, semoga semakin sukses. 



Apa yang Harus Diperhatikan Ketika Memilih Jajanan Untuk Anak-anak?

Monday, April 23, 2018
Hai Moms, 

Waktu zaman saya kecil, permen adalah salah satu jajanan wajib yang saya beli ketika waktu istirahat sekolah. Orang tua saya zaman dulu sangat selektif sekali terhadap jajanan apa saja yang boleh saya beli dan konsumsi. Hal itu juga sekarang saya terapkan pada Rayyan. Banyaknya aneka jenis jajanan saat ini, tentu lebih membuat worry ya, Moms. 


Nah, salah satu permen zaman saya kecil yang masih ada sampai saat ini adalah Pindy Permen Susu. Permen ini terdiri dari 3 varian rasa, yaitu: Rasa Susu, Cokelat, dan Stroberi. Dari dulu ciri khas permen ini adalah empuk dan rasa susunya berasa banget. Saat menemukan permen ini di salah satu tempat perbelanjaan, saya senang sekali. Serasa kembali ke zaman anak-anak dulu. 

Apakah Anak-Anak Boleh Mengkonsumsi Permen? 


Sebagian orang tua mungkin mempercayai bahwa permen dapat merusak gigi dan menyebabkan gigi sakit, membuat gemuk, mengundang jamur usus, menyebabkan batuk, dan menghilangkan nafsu makan. Kepercayaan itu memang tidak salah juga ya, Moms.

Namun beberapa riset juga menyebutkan bahwa permen tidak selalu buruk untuk anak-anak, asalkan orang tua dapat memilih yang bermutu baik dan dikonsumsi secara moderat. Sekalipun permen tidak bisa dikategorikan makanan yang m sehat, sebenarnya permen memiliki kebaikan juga. Kandungan gulanya adalah gula sederhana yang disebut sukrosa, jika dikonsumsi akan diubah tubuh secara cepat menjadi energi. Jika permen tersebut terbuat dari bahan makanan bernutrisi, seperti susu, kacang, gula merah, licorice, atau cokelat, maka pemberiannya bisa sedikit membantu menambah asupan gizi untuk tubuh.

Bahayakah Mengkonsumsi Pindy Permen Susu? 

Pernah mendengar bahwa permen Pindy mengandung Narkoba? Mmm, maraknya berita hoax di sosial media saat ini seringkali membuat sebagian masyarakat menjadi korbannya. Padahal terkadang, berita yang kita dengar dan lihat harus ditelusuri dahulu sumbernya apakah benar atau tidak. 

Menurut informasi berita online yang saya baca, Permen Pindy yang diisukan mengandung narkoba tersebut yaitu Pindy Kembang Gula Lunak Rasa Susu dan Stroberi dengan nomor izin edar BPOM RI MD 224510008005 diproduksi oleh PT. Inasentra Unisatya – Kabupaten Bogor. Izin edar diterbitkan Badan POM RI setelah dilakukan evaluasi terhadap aspek keamanan, mutu, dan gizi produk termasuk proses produksi serta labelnya.




Balai Besar POM di Semarang telah melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyumas terkait isu ini. Sampel permen susu yang diisukan mengandung narkoba juga sudah diuji dan hasilnya menunjukkan sampel permen tersebut tidak mengandung narkoba.

Komposisi Pindy Permen Susu yaitu: Gula, Sirup Glukosa, Lemak Nabati, Bubuk Buttermilk, Lemak susu Anhidrat, Gelatin Sapi, Perisai Sintesis Susu, Pewarna Karmoisin, dan lainnya yang bisa dilihat pada setiap kemasan Permen Pindy. Permen Pindy ini juga aman dikonsumsi karena sudah terdaftar di BPOM RI dan dijamin halal. Jadi kita sebagai orang tua harus smart ya, sebelum termakan berita hoax.

Foto: Pribadi 
Tips Memilih Jajanan Untuk Anak-Anak 

  1. Pilih jajanan yang halal
  2. Terdaftar di BPOM RI 
  3. Bahan-bahan yang digunakan jelas dan tidak berbahaya
  4. Sehat dan bergizi
  5. Aman dikonsumsi 
  6. kemasan tidak rusak
  7. Ada tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa
  8. Disukai anak-anak, dan lainnya. 

Kalau moms bagaimana kriteria jajanan sehat untuk Si Kecil? Yuk share di kolom komentar. 

Facebook : Permen Pindy 
Instagram :permenpindy_id

Happy Parenting! 



Gejala Penyakit Diare

Sunday, April 22, 2018
Pernah terkena diare? Saat terkena penyakit diare, pasti yang pertama kali kita rasakan adalah rasa lemas karena harus berkali-kali keluar masuk toilet. Belum lama ini saya dan anak saya harus merasa lemas karena sama-sama terkena diare.

Sumber: Pixabay.com 

Menurut sumber informasi kesehatan yang saya baca, diare adalah  salah satu gangguan perut yang terjadi secara umum yang menyerang  anak-anak atau orang dewasa. Frekuensi buang air besar pun menjadi meningkat dan lebih cair. Biasanya, diare bisa disembuhkan selama dua atau tiga hari. 

Kenali Gejala Diare

  1. Perut terasa kembung, mual dan tidak nyaman 
  2. Buang air besar sama sekali tidak bisa ditunda
  3. Perut terasa sakit baik setelah buang air besar ataupun sebelumnya 
  4. Sakit kepala dan demam
  5. Tinja bisa disertai dengan darah pada kondisi tertentu
  6. Gejala diare yang disebabkan virus sering ditandai dengan darah dalam tinja, dll

Apa Penyebab Diare? 

Sebagian orang biasanya menganggap bahwa diare terjadi karena salah makan dan masuk angin. Faktanya, penyebab diare juga bisa terjadi karena infeksi bakteri, infeksi virus, konsumsi antibiotik yang berlebihan, alergi makanan, adanya radang usus dan lainnya. 

Cara Pengobatan Diare

Mengapa diare harus segera diobati? Karena apabila terlambat diobati, diare bisa berujung pada dehidrasi, dan bisa menyebabkan kematian. Maka dari itu, orang tua juga harus lebih waspada pada anak-anak apabila mendapati tanda-tanda diare. Pengobatannya disarankan untuk mengurangi makanan pedas, banyak minum air putih, dan minum oralit dengan resep dokter. Apabila dalam beberapa hari belum juga ada perubahan, maka lakukan pemeriksaan kembali ya, Moms.







Tips Membuat Quality Time Bersama Keluarga di Rumah Bersama Julie's Biscuits

Saturday, April 21, 2018
Hai Moms, 


Sumber foto: Pixabay.com 

Kegiatan apa yang dilakukan weekend ini bersama keluarga? Kalau saya biasanya melakukan salah satu kegiatan di rumah yang bisa dilakukan bersama-sama, seperti: merapihkan rumah, makan malam, menonton film, dan berbagai kegiatan positif lainnya. Terkadang saya juga pergi keluar rumah seperti berekreasi atau makan di restoran. Tapi kalau menurut saya, quality time di rumah juga asik kok, asal kita sebagai ibu dan istri bisa menciptakan kegiatan tersebut menjadi lebih menyenangkan. Karena tidak selamanya kegiatan bersama keluarga itu harus selalu keluar rumah.

1. Tentukan Kegiatan 

Menentukan kegiatan apa yang akan dilakukan ketika akhir pekan harus kita rencanakan jauh-jauh hari ya. Tujuannya adalah agar kita bisa menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan. Contohnya: membersihkan taman, memasak, menonton film, dll. 

2. Tentukan Waktu 

Setelah menentukan kegiatan apa yang akan dilakukan,  selanjutnya adalah menentukan waktunya. Misalnya: kita akan melakukan kegiatan membersihkan rumah bersama di pagi hari pada pukul 8 pagi, maka kita harus menginformasikan kepada anggota keluarga lain di rumah seperti suami atau anak. 

3. Jaga Komunikasi

Menjaga komunikasi antar anggota keluarga juga perlu ya, moms. Agar kegiatannya berjalan dengan lancar dan terciptanya keluarga yang harmonis. Karena kalau sampai komunikasi tidak berjalan dengan baik, maka akan jadi kurang nyaman kan? 

Nah, ketika melakukan kegiatan bersama-sama tersebut, saya juga selalu menyediakan cemilan untuk keluarga saya seperti buah-buahan atau biskuit. Salah satu biskuit favorit keluarga saya adalah Julie’s Peanut Butter Sandwich. Biskuit ini enak dan renyah banget. 


Awalnya sih, saya biasa mengkonsumsi biskuit ini sendiri ketika sedang santai atau ketika mengerjakan deadline. Tapi karena hampir setiap hari suami dan anak saya sering lihat, akhirnya mereka penasaran dan coba makan. Alhamdulillah mereka suka. Semenjak itu, saya selalu sedia stok biskuit ini di rumah. Kalau buat saya, biskuit ini juga lebih renyah dan enak lagi jika didinginkan dahulu di dalam kulkas sebelum dimakan. 

Kalau melihat kemasannya, biskuit ini memang di import dari Malaysia. Tapi jangan khawatir, biskuit ini halal kok. Namun karena biskuit ini memang masih diproduksi di Malaysia, pengurusan sertifikatnya memang agak lama, berbeda dengan yang diproduksi di dalam negeri yang jauh lebih cepat.

Sejak dibuat tahun 1981 di Malaysia, Julie’s Biscuit tersebar di 70 negara di dunia. Produk andalannya berupa Peanut Butter Sandwich klasik yang gurih dan rendah kalori. Varian biskuit terpopuler dan terlarisnya yaitu Peanut Butter Sandwich. Dengan tampilan warna emas creamy, biskuit berisi selai kacang gurih ini mengandung sekitar 90 kkal per dua kepingnya. Selain varian ini, masih banyak juga lho varian lainnya yang tidak kalah enak. 


Biskuit ini terbuat dari: Tepung Gandum, Mentega Kacang, Minyak Kelapa Sawit, Gula, Sirap Glukosa, Susu Tepung Skim, dan lainnya. Biskuit ini juga enak dinikmati bersama secangkir teh, kopi atau susu.

Oh iya, untuk moms semua yang ingin mencoba biskuit Julie's ini bisa dibeli di minimarket dekat rumah dengan harga kisaran Rp 8,500 /pack. Moms juga bisa ajak keluarga untuk ikut lomba foto berhadiah microwave, alat masak, voucher belanja senilai total jutaan Rupiah. Informasinya bisa dilihat disini :


Yuk buat akhir pekan lebih berkualitas bersama keluarga di rumah dengan menikmati biskuit Julie's! 

Instagram: Julie's.Ind
Facebook: Julies Indonesia


Ciri-Ciri TB Laten Pada Anak

Friday, April 20, 2018
Ketika kita mendengar ada seseorang yang terkena penyakit TB baik itu keluarga, kerabat maupun teman, pasti ada rasa takut tertular. Itu wajar, karena memang bahaya dari penyakit akibat bakteri Mycobacterium Tuberculosis ini memang dapat menyebar dan menular dengan cepat melalui udara.

Sumber: Pixabay.com 

Lalu siapakah yang bisa tertular TB? Ini yang perlu kita perhatikan, bahwa bakteri TB dapat menyerang siapa saja termasuk anak-anak. Memang agak menakutkan, tetapi inilah fakta pahit yang harus kita terima. Kita tidak perlu sibuk menyalahkan siapapun, yang perlu kita lakukan adalah mencari faktor penyebabnya, periksa dan segera sembuhkan. Karena tidak mungkin kita mengekang anak-anak untuk beraktivitas di luar rumah kan? Sehingga sebagai orang tua kita memang harus lebih aktif menjaga kesehatan anak-anak  dan seluruh anggota keluarga.

Kenali dan Obati TB Laten Pada Anak

Menerapkan pola makan dan pola hidup sehat saja ternyata tidak cukup untuk mencegah bakteri yang satu ini. Karena sekalipun kita sudah menerapkan pola hidup sehat, faktor lingkungan sekitar mungkin tidak sepenuhnya bisa kita kendalikan. Hal inilah yang menjadi semangat saya untuk terus mencari informasi mengenai TB pada anak melalui buku, media elektronik, media cetak, maupun mengikuti berbagai seminar kesehatan.


Pada (07/04) lalu, saya bersemangat sekali mengikuti seminar kesehatan tentang "Kenali dan Obati TB Laten Pada Anak" bersama  dr.Wahyuni Indawati SpA(K) selaku Ahli Respirologi Anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Dr Arya Wibitomo dari Sanofi Indonesia dalam rangka memperingati Hari TB Sedunia yang diperingati setiap tanggal 24 Maret setiap tahunnya. 

Mycobacterium Tuberculosis 

Menurut  dr.Wahyuni Indawati SpA(K), bahaya bakteri Mycobacterium Tuberculosis memang harus menjadi perhatian kita semua dan tidak bisa disepelekan. Pada anak-anak, bakteri TB dapat menyebabkan dua kondisi, yaitu  TB Laten dan Penyakit TB





Jika kita perhatikan, TB Laten jauh lebih berbahaya dari Penyakit TB. Karena tidak adanya gejala khas yang terjadi pada anak. Walau demikian, apabila terlambat diobati maka dapat menjadi semakin berbahaya. Karena, sebanyak 5 - 10% anak dengan TB Laten memiliki risiko untuk mengidap Penyakit TB jika tidak diketahui dan ditangani sejak dini. 

Apakah Anak-Anak Dapat Menularkan Penyakit TB? 

Dr.Wahyuni Indawati SpA(K) menjelaskan bahwa seringkali masyarakat menilai bahwa anak-anak yang menderita penyakit TB dapat menularkan bakteri tersebut kepada orang lain. Faktanya, anak yang menderita penyakit TB tidak selalu menularkan pada orang disekitarnya. Untuk mengetahui TB tersebut menular atau tidak, maka perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti melakukan pemeriksaan dahak, darah, maupun tes kulit TB.

Gejala TB Pada Anak 

Gejala TB pada anak memang tidak serta-merta muncul. Pada saat-saat awal, 4-8 minggu setelah infeksi, bisa jadi anak hanya demam sedikit. Beberapa bulan kemudian, gejalanya mulai muncul di paru-paru, dan anak mulai batuk. Sehingga, sebagai orang tua kita perlu mengenali gejala-gejala umum TB pada anak berikut ini:



Bagian Organ Tubuh Apa Saja Yang Dapat Diserang TB? 

Umumnya TB menyerang paru-paru, namun 20% - 30% TB pada anak juga dapat menyerang organ lain seperti kelenjar getah bening, usus dan tulang. Namun, karena gejala TB pada anak tidak bersifat umum, maka sebagai orang tua harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter apabila mendapati beberapa gejala TB pada anak.

Bagaimana Pencegahan TB Pada Anak? 

Sebenarnya, sumber penularan TB ke anak adalah orang dewasa. Pada orang dewasa, pendeteksian TBC jauh lebih mudah, misalnya dengan rontgen. Namun sebagai orang tua kita kadang lalai memperhatikan anggota keluarga lain di rumah. Berikut beberapa cara mencegah TB pada anak.


Bagaimana Proses Pengobatan TB Pada Anak 

Proses pengobatan TB pada anak bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu: terapi (pengobatan)  dan profilaksis (pengobatan pencegahan). Apa bedanya? Bedanya adalah khusus untuk terapi TB hanya diberikan kepada anak yang menderita TB sedangkan profilaksis diberikan kepada anak yang kontak erat dengan pasien TB menular. Tiga hal penting yang harus dilakukan dalam pengobatan TB pada anak yaitu:

  1. Pengobatan dengan kombinasi 3-4 jenis obat TB. 
  2. Pengobatan TB membutuhkan waktu 6-12 bulan,  tergantung dari tingkat infeksi bakteri TB. 
  3. Kunci keberhasilan pengobatan TB adalah sabar, patuh dan teratur dalam meminum obat. 

Kasus TB Anak di Indonesia 

Menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, kasus TB anak di Indonesia tergolong tinggi. Kurangnya alat diagnosa yang ramah anak dan sistem pencatatan serta pelaporan kasus TB anak sangat tidak memadai. 

Diperkirakan banyak anak menderita TB yang tidak mendapatkan pelayanan yang tepat dan benar, sehingga dampak negatif morbiditas dan mortalitas anak ikut meningkat. 

Pada tahun 2016 saja, total insiden TB pada anak dalam kelompok usia 1-14 tahun sebanyak 1.507 insiden dan pada semua usia berjumlah 351.893 insiden.  Angka yang cukup besar bukan? Dr. Arya Wibitomo selaku perwakilan dari Sanofi Indonesia sangat mendukung program pemerintah dalam memberikan layanan pengobatan gratis bagi penderita TB pada beberapa layanan kesehatan seperti Puskesmas dan Rumah Sakit. "Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak berobat ya," tutup Dr. Arya Wibitomo.

Mari kita sama-sama kenali, waspadai, cegah dan obati TB pada anak sejak dini. 


Sebarkan informasi penting ini kepada teman, kerabat, dan keluarga ya...
#KenaliDanObatiTBLaten 

Bagaimana Melatih Anak Menjadi Generasi Maju?

Thursday, April 19, 2018
Hai Moms, 

Memiliki anak-anak yang mempunyai masa depan baik tentu menjadi harapan setiap orang tua. Tidak bisa dipungkiri, bahwa setiap orang tua akan berjuang demi masa depan sang buah hatinya. Namun, setiap anak pasti memiliki individu yang unik dan memiliki beragam potensi yang bisa berkembang. Itulah yang membuat kita sebagai orang tua harus memahami langkah apa saja yang harus kita ambil untuk mendukung Si Kecil menjadi generasi yang maju. Selain itu, orangtua juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi seimbang untuk Si Kecil. 


Seperti yang disampaikan oleh Ibu Astrid Prasetyo selaku Marketing Manager SGM Eksplor pada 18 April 2018 kemarin, bahwa SGM percaya bahwa setiap anak Indonesia berhak untuk maju dan memiliki masa depan cerah sehingga dapat meraih cita-citanya. Selama lebih dari 60 tahun, SGM Eksplor telah mendukung orang tua Indonesia dengan melengkapi kebutuhan nutrisi Si Kecil untuk mendukungnya memiliki 5 Potensi Prestasi Anak Generasi Maju yang:

Cerdas dan Kreatif 

Untuk membantu Si Kecil menjadi anak yang cerdas dan kreatif kita harus memancing rasa ingin tahunya, mengajak berbicara kata-kata singkat, kenalkan hal-hal baru dan ajak berekreasi. 

Tumbuh Tinggi dan Kuat 

Pada anak usia 1-3 tahun, kita dapat mengenalkan makanan keluarga serta memberikan stimulasi motorik. Sedangkan untuk anak usia 3 - 5 tahun kita bisa memberi stimulasi motorik kasar dan halus.

Tumbuh Percaya Diri

Atur ruangan di rumah menjadi aman dan ramah bagi anak. Selain itu, berikan Si Kecil kesempatan untuk mencoba hal baru dan berikan pujian untuk menumbuhkan rasa percaya dirinya. 

Menjadi Anak Mandiri

Sebagai orang tua, kita harus meladeni anak dengan sabar dan berikan Si Kecil kesempatan untuk menjelajah lingkungan. Ajari juga ia untuk merawat diri seperti: mandi, membersihkan diri, makan, minum dll. 

Supel Dalam Bergaul

Untuk membuat Si Kecil supel kita harus sering mengajaknya bermain, bertatapan mata, ajak mengobrol, tenangkan ketika takut terhadap orang lain dan beri Si Kecil kesempatan bermain dengan teman sebayanya. 

Selain memberi dukungan berupa nutrisi, SGM Eksplor juga memberikan edukasi nutrisi bagi orang tua untuk memastikan bahwa asupan nutrisi yang diberikan pada Si Kecil sudah baik. Di tahun 2018 ini SGM Eksplor memperluas lagi dukungannya dengan memberikan bantuan dari sisi pendidikan yang merupakan salah satu faktor penting. 


Anna Surti Arianni, S. Psi, M.Si, Psi selaku Psikolog Anak dan Keluarga mengatakan, "untuk mendorong anak memiliki 5 Potensi Prestasi Anak Generasi Maju, orang tua juga harus menggali lima aspek tumbuh kembang anak yang saling berkaitan agar anak dapat memiliki tumbuh kembang yang optimal seperti apek fisik, kognitif, emosi, bahasa dan sosial. Selain itu orang tua juga diharapkan dapat secara bertahap dan terus menerus menstimulasi kelima aspek tumbuh kembang tersebut."

Dalan rangkaian kampanye Anak Generasi Maju, SGM Eksplor juga bekerja sama dengan PAUD sebagai institusi pendidikan usia dini. “PAUD memiliki peranan penting bagi perkembangan anak juga akan memperoleh perhatian khusus dari SGM Eksplor untuk mendukung pendidikan generasi maju. Kami akan bekerjasama dengan 100 PAUD yang tersebar di seluruh Indonesia dalam bentuk edukasi nutrisi dan  dana pendidikan” tegas Ibu Astrid Prasetyo. 

Dr. Capri Anjaya, SPd. M.Hum, juga menjelaskan kalau saat ini terdapat 84 juta anak di Indonesia yang mewakili sepertiga populasi Indonesia, sehingga kualitas tumbuh kembang mereka perlu mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak karena mereka adalah generasi penerus bangsa. 


Menurut Zee Zee Shahab, seorang Selebriti dengan 1 orang anak, Sebagai orang tua dan ibu, saya akan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi anak saya. Saya ingin agar anak saya mendapatkan kehidupan yang lebih baik di masa depannya. Rangkaian Kampanye Anak Generasi Maju membantu saya sebagai orang tua lebih mengenal potensi yang dimiliki anak saya agar bisa menjadi anak generasi maju."



Sebagai Anak Generasi Maju yang membutuhkan nutrisi dan gizi yang baik, kini SGM meluncurkan susu siap minum SGM aktif dengan formula Complinutri, yang mengandung Omega 3, Omega 6, Vitamin dan Mineral yang diadaptasi dari kebaikan susu bubuk SGM Eksplor. Susu ini hadir dalam kemasan 110 ml dengan varian rasa strawberi dan Cokelat yang sudah dapat dibeli di berbagai minimarket, supermarket dan gerai lainnya.

Perayaan potensi prestasi Si Kecil ini dilaksanakan di Jakarta, Yogyakarta & Surabaya. dan akan diadakan grand final dalam rangka perayaan Hari Anak Nasional di Jakarta pada bulan Juli mendatang. Dalam grand final ini akan terpilih 25 pemenang yang akan mendapatkan dana beasiswa pendidikan dengan nilai total satu milyar rupiah. Yuk Moms, ikuti lomba foto Potensi Prestasi Si Kecil menjadi Generasi Maju bersama SGM Eksplor melalui Facebook Aku Anak SGM mulai dari 19 April -  10 Juni 2018. Jangan sampai terlewatkan ya! 



Rumah Zakat - Aplikasi Sharing Happiness Memudahkan Berbagi dan Membantu Sesama

Wednesday, April 18, 2018
"Berbagi itu Indah"

Kemarin pada tanggal 17 April lalu, saya senang sekali mendapatkan undangan dari komunitas Kumpulan Emak Blogger (KEB) dan Rumah Zakat untuk hadir dalam acara peluncuran aplikasi Sharing Happiness 3.0 untuk memudahkan kita berbagi dan membantu sesama. 


Berlokasi di Tjikini Lima -  Jakarta, acara ini dihadiri oleh Bapak Nur Efendi (CEO Rumah Zakat), Ibu Hikmah Fitria (Fasilitator Desa Purworejo), dan rekan-rekan media juga blogger.

Rumah Zakat adalah lembaga filantropi yang mengelola Zakat, Infaq, Shadaqah serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masyarakat.


Menurut Bapak Nur Efendi, "Di tahun 2018 ini, Rumah Zakat menargetkan untuk bisa membina 1.234 Desa Berdaya di seluruh Indonesia. Desa berdaya adalah proses pemberdayaan wilayah berdasarkan pemetaan potensi lokal di bidang ekonomi, kesehatan, lingkungan dan pendidikan."

"Untuk melancarkan kegiatan ini, maka kami juga membutuhkan fasilitator untuk merealisasikan Desa Berdaya. Tugas fasilitator  ini sangat luar biasa, sehingga mereka juga layak disebut Relawan Inspirasi," papar Bapak Nur Efendi.


Ibu Hikmah Fitria mengatakan, "Sebagai Fasilitator Desa Berdaya saya merasa sangat antusias dan semangat sekali dengan seluruh program positif dari Rumah Zakat untuk membantu sesama. Berbagai hasil dari Desa Berdaya seperti olahan makanan, kerupuk, kerajinan tangan seperti tas dan dompet juga sudah banyak terjual. Hal ini sangat memberikan semangat bagi kami semua di Desa Purworejo untuk terus menciptakan seluruh karya dari desa kami."

Aplikasi Sharing Happiness

Sejak aplikasi SharingHappiness.org diluncurkan, hingga Maret 2018 telah menghimpun Rp. 24 miliar dari 25.000 donatur dan berhasil mendanai 280 project sosial. Respon positif dari donatur dan seluruh masyarakat Indonesia ini tentunya menjadi motivasi Rumah Zakat untuk senantiasa melakukan perbaikan dan kemudahan bagi para penggunanya.


Perbaikan fitur dari aplikasi Sharing Happiness dari tahun 2017  antara lain:

  1. Pilihan program sosial kemanusiaan.
  2. Dashboard untuk melihat perkembangan program.
  3. Proses donasi yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.
  4. Tersedia wishlist agar memudahkan pengguna menyimpan atau mengecek program.

Rekap Program Pemberdayaan Rumah Zakat Tahun 2017

Sepanjang tahun 2017, Rumah Zakat telah mengelola dana ZIS (Zakat, Infaq, dan Shadaqah) dari para donatur melalui beberapa program pemberdayaan yang terdapat di 1.056 Desa Berdaya yang tersebar di 172 Kabupaten dan 21 Provinsi. 

Jumlah penerima manfaat tersebut mencapai 1.621.982 orang yang mendapatkan layanan program di bidang:

  • Kesehatan (Senyum Sehat)
  • Pendidikan (Senyum Juara)
  • Ekonomi (Senyum Mandiri)
  • Lingkungan (Senyum Lestari)

Apa Program Rumah Zakat di Tahun 2018 Ini? 


Sumber: Rumah Zakat 

Di bulan Ramadhan 1439 Hijriah ini, Rumah Zakat telah mempersiapkan sejumlah program istimewa sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat di Desa Berdaya. Rumah Zakat memiliki target untuk mendistribusikan program 124.000 Paket Berbagi Buka Puasa (BBP), 14.300 Paket Kado Lebaran Yatim (KLY), 6.200 Bingkisan Lebaran Keluarga (BLK), 8.850 paket Syiar Quran (SQ),  dan 300 penerima manfaat program Janda Berdaya (JB).

Manfaat Zakat, Infaq dan Shadaqah 

Manfaat berzakat, Infaq maupun shadaqah juga bisa dirasakan oleh penerima maupun yang memberikan apabila ikhlas menunaikannya. Manfaatnya antara lain:

Sumber: Rumah Zakat 

  1. Mempererat tali silaturahmi antar sesama
  2. Menunaikan zakat, Infaq dan shadaqah dapat meningkatkan harta dan keberkahan.
  3. Dapat membantu fakir miskin dalam memenuhi kebutuhannya. 
  4. Menghilangkan rasa iri hati dan dengki di  hati para fakir miskin, dll
Dengan adanya aplikasi Sharing Happiness ini, alhamdulillah kita semua bisa melakukan kebaikan tanpa ditunda lagi ya.

Yuk berbagi mulai dari sekarang... 


Tips Memilih Cemilan Sehat Untuk Keluarga (Inti Gandum Indofood)

Tuesday, April 17, 2018
Hai Parents, pernah nggak kebingungan ketika hendak memilih cemilan untuk keluarga? Pernah donk pastinya. Setiap orangtua pasti menginginkan memberi cemilan yang terbaik. Namun mirisnya, masih banyak orangtua yang belum tahu ciri cemilan yang sehat untuk keluarga.

Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa snack atau cemilan adalah makanan yang tidak baik bagi kesehatan. Namun faktanya, tidak selamanya cemilan itu tidak baik bagi kesehatan. Selama kita bisa memilih cemilan yang sehat dan bergizi, dampak buruk bisa kita cegah.



Alhamdulillah kemarin pada tanggal 14 April 2018 saya menghadiri acara "Fine and Health with Inti Gandum Indofood" di Paradigma Cafe, Jakarta. Pada acara kemarin, menghadirkan beberapa narasumber yaitu dr. Haekal, Sabai Dieter, dan Lisa Namuri (Instruktur Yoga) yang melakukan sharing bagaimana memilih cemilan sehat dan pentingnya berolahraga secara rutin.


Ciri Cemilan Sehat Untuk Keluarga 

  1. Halal dan terdaftar di BPOM RI
  2. Kaya serat dan protein
  3. Tanpa pengawet dan pemanis buatan
  4. Rendah lemak
  5. Rendah gula
  6. Mengandung karbohidrat kompleks (gandum), dll

Menurut saya, pertimbangan tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari individu masing-masing. Yang pasti setiap keluarga pasti ingin memberikan yang terbaik kan? 

Inti Gandum Indofood 

Sebelum kita membahas pentingnya berolahraga secara rutin, saya mau mengenalkan cemilan sehat Inti Gandum dari Indofood. Inti Gandum ini adalah sandwich biskuit madu pertama di Indonesia yang terbuat dari gandum utuh yang mengandung madu di setiap kepingnya. Varian rasanya ada 2, yaitu: Rasa Choco Banana, dan Cokelat.

Sumber: Mira Utami

Mmm, manfaat gandum saja sudah sangat baik ya, ini plus madu juga lho. Sudah pasti cemilan ini sehat untuk keluarga. Tinggal pilih saja salah satu dari dua varian tersebut. Sandwich Inti Gandum ini juga bisa dinikmati bersama secangkir teh, kopi, atau susu.

Yuk Berolahraga Rutin 


Pola hidup sehat tentu harus diimbangi dengan olahraga rutin ya. Olahraganya bisa dilakukan baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Manfaat berolahraga dapat dirasakan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Selain bermanfaat untuk kesehatan fisik, olahraga juga bisa meningkatkan kualitas hidup seseorang. Macam-macam olahraga antara lain: berjalan, berlari, berenang, yoga, dan lainnya.

Manfaat berolahraga secara rutin bagi tubuh antara lain:


  • Mencegah penyakit jantung dan stroke
Olahraga dengan rutin akan memperkuat otot jantung, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan kemampuan jantung dalam mengalirkan darah.

  • Mengendalikan diabetes 
Dapat membantu mengurangi lemak dalam tubuh, sehingga dapat mencegah diabetes. 

  • Menurunkan tekanan darah tinggi
Setelah lemak tubuh berkurang, maka tekanan darah tinggi juga menurun. 

  • Mencegah obesitas 
Dengan melakukan aktivitas fisik secara teratur, maka lemak dalam tubuh akan berkurang. Apabila disertai dengan asupan nutrisi yang sesuai, olahraga juga dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus mencegah obesitas. 

  • Mencegah Osteoporosis 
Dengan olahraga rutin dapat membantu proses pembentukan tulang, sehingga mencegah berbagai gangguan tulang seperti osteoporosis dan gangguan lainnya.

Oh iya, pastikan sebelum olahraga kita harus mengisi perut dahulu ya. Karena jika tidak, kita akan merasa sangat lelah dan pusing. Jenis makanan yang bisa kita konsumsi yaitu makanan yang mengandung protein, karbohidrat, serat, rendah lemak dan dengan jumlah yang seimbang. 

Bagaimana, sudah tahu kan manfaat cemilan sehat dan olahraga teratur? Yuk terapkan pola hidup sehat mulai dari sekarang. Karena di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang sehat. 


Thank you! 


Blender Duravita Tritan Jar dari Philips

Monday, April 16, 2018
Assalamualaikum, 
Hallo semuanya apa kabar? Kali ini saya akan mereview Blender Duravita Tritan Jar dari Philips yang baru launching kemarin. Jadi, saya akan share sesuai dengan pengalaman saya menggunakan blender ini yang katanya lebih tahan dan lebih kuat termasuk menghancurkan es batu menjadi smoothies.


Dahulu yang pertama kali dikenalkan oleh ibu saya adalah blender Philips versi lama. Yang ketika menggunakannya benar-benar harus hati-hati karena takut jatuh dan pecah. Mungkin kalau pada masa itu sudah ada Blender Philips Duravita Tritan Jar, saya adalah orang pertama yang akan memaksa ibu saya beli. Karena saya memang suka sekali membuat sendiri jus buah di rumah.

Blender Duravita Tritan Jar dari Philips

Sebelum saya mencoba blender tersebut, pada tanggal (11/04) lalu saya menghadiri acara launching Blender Philips Duravita Tritan Jar HR 2157 ini di Fairmont Hotel, Jakarta. Launching produk ini, dihadiri oleh beberapa rekan media dan blogger.


Bapak Yongky Sentosa selaku Head of Personal Health Philips Indonesia
Menurut Bapak Yongky Sentosa selaku Head of Personal Health Philips Indonesia, Philips berharap bahwa dengan hadirnya Blender Philips Duravita Tritan Jar HR 2157 dapat membantu semua orang termasuk anak-anak untuk dapat mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran dengan mudah dan menyenangkan. Dengan menggunakan blender baru ini, mengkonsumsi aneka buah dan sayuran akan lebih cepat dan praktis.

Duravita Tritan Jar adalah sebuah blender yang saya rasa sangat dibutuhkan oleh semua masyarakat, terutama bagi mereka yang gemar dan ingin mengkonsumsi buah dan sayuran yang diolah sendiri di rumah. Pastinya, butuh donk blender seperti ini.

Keunggulan Duravita Tritan Jar

Berbeda dari produk  blender Philips lainnya, Duravita Tritan Jar ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain:


  • Teknologi Problend 5
Blender ini dilengkapi dengan 5 mata pisau yang dapat menghancurkan es batu 20% lebih cepat dengan tombol Pulse (P) dalam hitungan detik.

  • Kapasitas Maksimum 2 Liter
Dengan kapasitas yang lebih besar, kita bisa membuat jus buah atau smoothies lebih banyak.

  • Bebas Bau dan Noda
Blender ini sangat mudah dibersihkan dan tidak meninggalkan noda maupun bau setelah digunakan.

  • Bahan Titan Tahan Pecah
Produk Philips HR2157 ini lebih tahan pecah dibandingkan dengan  produk Philips HR2115 yang ternyata langsung pecah saat dihantam dengan bola besi seberat 0.2kg. Bahan tritannya membuat produk ini tahan pecah 20x sekalipun dihantam dengan bola besi seberat 4 kg. Selain itu, produk ini juga ringan dan tahan gores.

Mencoba Duravita Tritan Jar di Rumah


Setelah kemarin mendapatkan pengetahuan seputar gizi dan resep smoothies dari Bapak Jansen Ongko selaku Ahli Gizi, saya penasaran ingin mencobanya di rumah. Pas banget  bahan-bahannya ada di rumah. Saya membuat Buah Naga Smoothies dengan bahan: es batu, buah naga, yogurt, susu cair, oats dan sedikit madu. Rasanya enak, dan smoothies banget lho.




Karena dapat gratis 4 cetakan es loli, sekalian deh Smoothiesnya jadi es loli... 

Perbedaan Blender Dengan Slow Juicer

Ada yang bingung perbedaan blender dengan slow juicer? Kemarin Bapak Jansen Ongko menjelaskan bahwa kedua produk tersebut memiliki beberapa perbedaan. 


Slow Juicer dan Blender Duravita Tritan Jar 

Jika Blender menghaluskan buah dengan menggunakan kekuatan pisau dan motor, maka serat-serat buah akan tetap tersisa dan tidak larut. Sedangkan Slow Juicer bekerja menggunakan teknik memeras. Slow juicer sangat cocok digunakan oleh orang-orang yang kesulitan menguyah seperti balita atau lansia. Untuk slows juicer, seratnya masih ada namun sudah larut bersama kandungan air yang terdapat pada buah. Dan slow juicer sangat cocok digunakan untuk buah-buahan yang memiliki kadar air lebih tinggi. 

Dimana Dapat Membeli Duravita Tritan Jar?

Buat kalian yang ingin memiliki produk terbaru dari Philips ini dapat membelinya di toko-toko elektronik, supermarket maupun e-commerce dengan harga kisaran 800 ribu. Agak mahal sih memang, tapi kualitas dan keunggulannya worth it kok. Jadi bisa sekalian berinvestasi buat masa depan juga kan? 

Hidup Sehat Dengan Rajin Mengkonsumsi Buah dan Sayuran 


Dellie Threesyadinda sebagai Atlet Olahraga Panahan yang kemarin hadir juga menyampaikan bahwa buah dan sayuran sangat baik dikonsumsi. Terutama untuk menjaga stamina dan kebugaran. Ia juga ternyata rajin membuat smoothies sendiri lho dirumah. Karena lebih enak, mudah dan tidak membosankan. 

Yuk mulai hidup sehat dengan rajin mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran yang diolah sendiri di rumah dengan blender Philips Duravita Tritan Jar.



Cara Menghindari Kesalahan Pola Gizi Pada Anak

Sunday, April 15, 2018
Assalamualaikum, 

Sebagai seorang ibu pastinya ingin ya memenuhi kebutuhan gizi Si Kecil dengan memberikan segala hal yang terbaik. Tapi, terkadang sebagai ibu kita seringkali salah dalam menerapkan pola pengasuhan gizi. Hal itu tentu sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang Si Kecil. Ditambah lagi banyaknya beredar mitos dan fakta seputar pengasuhan pada anak, terkadang hal ini juga menjadi pemicu salahnya pola asuh gizi pada anak.

Pada (13/04) kemarin, saya dan para ibu dari komunitas Mom Blogger Community mendapatkan pengetahuan baru seputar "5 Kesalahan Pola Asuh Gizi pada Anak" bersama Halodoc.


Halodoc adalah sebuah aplikasi kesehatan yang online 24 jam yang memberikan kita kemudahan dalam memperoleh layanan kesehatan seperti berkonsultasi dengan dokter, memesan obat, hingga melakukan cek darah maupun urine yang dapat diakses melalui smartphone. Memudahkan sekali ya. Kita tidak perlu antri lagi ke rumah sakit, atau harus pergi jauh-jauh mencari obat. Cukup buka aplikasi dan pilih fitur yang kita inginkan.

Menurut Mbak Blessy selaku Manager Offline Marketing Halodoc, "Saat ini informasi seputar kesehatan yang beredar di masyarakat terkadang belum jelas kebenarannya, terutama masalah pemberian gizi anak. Dengan adanya Aplikasi Halodoc, kita semua tidak perlu lagi khawatir untuk masalah kesehatan."


Sebagai salah satu Dokter Spesialis Anak di Halodoc, dr. Herlina, Sp.A mengatakan bahwa tindakan menghubungi dokter dengan cepat adalah salah satu tindakan yang benar. Terutama jika terjadi kesalahan dalam penanganan gizi yang salah. Kita dapat segera meminimalisir segala kemungkinan buruk yang terjadi. 

Berikut ini adalah 5 kesalahan pola asuh gizi pada anak, yang sering dilakukan oleh para orangtua.

Memaksa Anak untuk Makan

Ketika kita mendapati anak tidak mau makan, maka jangan memaksa Si Kecil. Karena hal ini justru akan membuat mereka tidak suka dengan kegiatan ini. Lebih baik kita tunggu beberapa saat, lalu coba berikan kembali.

MP-ASI Sebelum 6 Bulan

Pemberian MPASI yang sangat disarankan adalah ketika Si  Kecil telah berusia diatas 6 bulan. Untuk Si Kecil yang masih berusia 6 bulan kebawah, maka sebaiknya Si Kecil hanya diberikan ASI eksklusif.

Makanan Tidak Sesuai Usia

Perlu kita perhatikan, bahwa makanan maupun cemilan untuk orang dewasa tentu berbeda dengan Si Kecil. Sekalipun kita hanya memberikan buah atau jus, kita tetap harus memperhatikan porsinya dan menyesuaikan dengan usianya. 

Pemakaian Dot Terlalu Lama

Kebiasaan meminum susu dari dot, akan mempengaruhi struktur rahang dan gigi Si  Kecil  Maka sangat disarankan untuk tidak menggunakan dot terlalu lama, dan perlahan beralih menggunakan botol minum sesuai usia Si Kecil. 

Banyak Makanan Manis

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan gula harian untuk anak tidak boleh melebihi 10% said total energi yang dikonsumsi.

  • Usia 1-3 tahun : 4-5 sendok teh gula / 10%
  • Usia 4-6 tahun : 5-8 sendok teh gula / 10%

Karena pemberian makanan manis terlalu banyak dpt menyebabkan gigi rusak, nafsu makan berkurang dan obesitas.

Jadi, alangkah perlunya kita semua memperhatikan masalah gizi pada anak. Jangan menunggu anak sakit dulu baru berkonsultasi, berkonsultasi dengan dokter mengenai masalah kesehatan juga bisa tetap kita lakukan dengan aplikasi Halodoc.

Aplikasi Halodoc ini diluncur oleh Jonathan Sudharta -  CEO MHealth Tech, sejak tahun 2016. Selain diunduh ke smartphone, Halodoc juga bisa kita akses melalui web www.halodoc.com. Aplikasi Halodoc memiliki 3 fitur utama yaitu Pharmacy Delivery, Contact Doctor dan Lab Service.


HaloDoc menyediakan fitur Pharmacy Delivery yang online 24 jam. Sehingga, kita bisa langsung memesan obat pada apotek resmi terdekat yang lengkap dengan layanan antar yang cepat, aman dan bebas biaya antar.

Fitur Contact Doctor ini terdiri dari dokter umum, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis mata dan spesialis lainnya.  Untuk dapat berkomunikasi dengan dokter, kita juga bisa berkonsultasi melalui Video/Voice, Call dan chat dimana pun dna kapanpun.

Yang ketiga adalah fitur Lab Service yang akan memberikan kemudahan pada kita untuk memesan jasa dari laboratorium resmi yang dapat dilaksanakan dimana saja. Layanan pengecekan kesehatan ini bekerjasama dengan Prodia yang akan datang ke rumah atau kantor untuk melakukan tes kesehatan seperti cek darah maupun urine. 

Bagaimana moms, bertambah lagi kan informasi seputar kesehatan anak-anak kita? Terakhir, saya akan memberikan tips membuat Si Kecil nafsu makan:

  1. Hindari memaksa anak untuk makan
  2. Buat tampilan makanan menarik
  3. Goda dengan aroma makanan
  4. Jangan terburu-buru memberi makan
  5. Berikan dengan porsi kecil
  6. Batasi memberi minum
  7. Ajak anak saat menyiapkan makanan
  8. Konsultasikan dengan dokter jika tidak ada perubahan



Yuk download Aplikasi Halodoc, #SehatLebihMudah dengan Aplikasi Halodoc mulai dari sekarang. 

Instagram: @Halodoc
Facebook: @HalodocID
Twitter: @HalodocID
www.halodoc.com

#KataDokterHaloDoc
#SehatLebihMudah