Cara Menghindari Kesalahan Pola Gizi Pada Anak

Sunday, April 15, 2018
Assalamualaikum, 

Sebagai seorang ibu pastinya ingin ya memenuhi kebutuhan gizi Si Kecil dengan memberikan segala hal yang terbaik. Tapi, terkadang sebagai ibu kita seringkali salah dalam menerapkan pola pengasuhan gizi. Hal itu tentu sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang Si Kecil. Ditambah lagi banyaknya beredar mitos dan fakta seputar pengasuhan pada anak, terkadang hal ini juga menjadi pemicu salahnya pola asuh gizi pada anak.

Pada (13/04) kemarin, saya dan para ibu dari komunitas Mom Blogger Community mendapatkan pengetahuan baru seputar "5 Kesalahan Pola Asuh Gizi pada Anak" bersama Halodoc.


Halodoc adalah sebuah aplikasi kesehatan yang online 24 jam yang memberikan kita kemudahan dalam memperoleh layanan kesehatan seperti berkonsultasi dengan dokter, memesan obat, hingga melakukan cek darah maupun urine yang dapat diakses melalui smartphone. Memudahkan sekali ya. Kita tidak perlu antri lagi ke rumah sakit, atau harus pergi jauh-jauh mencari obat. Cukup buka aplikasi dan pilih fitur yang kita inginkan.

Menurut Mbak Blessy selaku Manager Offline Marketing Halodoc, "Saat ini informasi seputar kesehatan yang beredar di masyarakat terkadang belum jelas kebenarannya, terutama masalah pemberian gizi anak. Dengan adanya Aplikasi Halodoc, kita semua tidak perlu lagi khawatir untuk masalah kesehatan."


Sebagai salah satu Dokter Spesialis Anak di Halodoc, dr. Herlina, Sp.A mengatakan bahwa tindakan menghubungi dokter dengan cepat adalah salah satu tindakan yang benar. Terutama jika terjadi kesalahan dalam penanganan gizi yang salah. Kita dapat segera meminimalisir segala kemungkinan buruk yang terjadi. 

Berikut ini adalah 5 kesalahan pola asuh gizi pada anak, yang sering dilakukan oleh para orangtua.

Memaksa Anak untuk Makan

Ketika kita mendapati anak tidak mau makan, maka jangan memaksa Si Kecil. Karena hal ini justru akan membuat mereka tidak suka dengan kegiatan ini. Lebih baik kita tunggu beberapa saat, lalu coba berikan kembali.

MP-ASI Sebelum 6 Bulan

Pemberian MPASI yang sangat disarankan adalah ketika Si  Kecil telah berusia diatas 6 bulan. Untuk Si Kecil yang masih berusia 6 bulan kebawah, maka sebaiknya Si Kecil hanya diberikan ASI eksklusif.

Makanan Tidak Sesuai Usia

Perlu kita perhatikan, bahwa makanan maupun cemilan untuk orang dewasa tentu berbeda dengan Si Kecil. Sekalipun kita hanya memberikan buah atau jus, kita tetap harus memperhatikan porsinya dan menyesuaikan dengan usianya. 

Pemakaian Dot Terlalu Lama

Kebiasaan meminum susu dari dot, akan mempengaruhi struktur rahang dan gigi Si  Kecil  Maka sangat disarankan untuk tidak menggunakan dot terlalu lama, dan perlahan beralih menggunakan botol minum sesuai usia Si Kecil. 

Banyak Makanan Manis

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan gula harian untuk anak tidak boleh melebihi 10% said total energi yang dikonsumsi.

  • Usia 1-3 tahun : 4-5 sendok teh gula / 10%
  • Usia 4-6 tahun : 5-8 sendok teh gula / 10%

Karena pemberian makanan manis terlalu banyak dpt menyebabkan gigi rusak, nafsu makan berkurang dan obesitas.

Jadi, alangkah perlunya kita semua memperhatikan masalah gizi pada anak. Jangan menunggu anak sakit dulu baru berkonsultasi, berkonsultasi dengan dokter mengenai masalah kesehatan juga bisa tetap kita lakukan dengan aplikasi Halodoc.

Aplikasi Halodoc ini diluncur oleh Jonathan Sudharta -  CEO MHealth Tech, sejak tahun 2016. Selain diunduh ke smartphone, Halodoc juga bisa kita akses melalui web www.halodoc.com. Aplikasi Halodoc memiliki 3 fitur utama yaitu Pharmacy Delivery, Contact Doctor dan Lab Service.


HaloDoc menyediakan fitur Pharmacy Delivery yang online 24 jam. Sehingga, kita bisa langsung memesan obat pada apotek resmi terdekat yang lengkap dengan layanan antar yang cepat, aman dan bebas biaya antar.

Fitur Contact Doctor ini terdiri dari dokter umum, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis mata dan spesialis lainnya.  Untuk dapat berkomunikasi dengan dokter, kita juga bisa berkonsultasi melalui Video/Voice, Call dan chat dimana pun dna kapanpun.

Yang ketiga adalah fitur Lab Service yang akan memberikan kemudahan pada kita untuk memesan jasa dari laboratorium resmi yang dapat dilaksanakan dimana saja. Layanan pengecekan kesehatan ini bekerjasama dengan Prodia yang akan datang ke rumah atau kantor untuk melakukan tes kesehatan seperti cek darah maupun urine. 

Bagaimana moms, bertambah lagi kan informasi seputar kesehatan anak-anak kita? Terakhir, saya akan memberikan tips membuat Si Kecil nafsu makan:

  1. Hindari memaksa anak untuk makan
  2. Buat tampilan makanan menarik
  3. Goda dengan aroma makanan
  4. Jangan terburu-buru memberi makan
  5. Berikan dengan porsi kecil
  6. Batasi memberi minum
  7. Ajak anak saat menyiapkan makanan
  8. Konsultasikan dengan dokter jika tidak ada perubahan



Yuk download Aplikasi Halodoc, #SehatLebihMudah dengan Aplikasi Halodoc mulai dari sekarang. 

Instagram: @Halodoc
Facebook: @HalodocID
Twitter: @HalodocID
www.halodoc.com

#KataDokterHaloDoc
#SehatLebihMudah 

1 comment on "Cara Menghindari Kesalahan Pola Gizi Pada Anak"
  1. PR banget nih buat aku biar bisa bikin tampilan menu yang menarik buat anakku. biasanya cuma campur-campur aja di piring/mangkok. heu

    ReplyDelete

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!