Gejala Penyakit Diare

Sunday, April 22, 2018
Pernah terkena diare? Saat terkena penyakit diare, pasti yang pertama kali kita rasakan adalah rasa lemas karena harus berkali-kali keluar masuk toilet. Belum lama ini saya dan anak saya harus merasa lemas karena sama-sama terkena diare.

Sumber: Pixabay.com 

Menurut sumber informasi kesehatan yang saya baca, diare adalah  salah satu gangguan perut yang terjadi secara umum yang menyerang  anak-anak atau orang dewasa. Frekuensi buang air besar pun menjadi meningkat dan lebih cair. Biasanya, diare bisa disembuhkan selama dua atau tiga hari. 

Kenali Gejala Diare

  1. Perut terasa kembung, mual dan tidak nyaman 
  2. Buang air besar sama sekali tidak bisa ditunda
  3. Perut terasa sakit baik setelah buang air besar ataupun sebelumnya 
  4. Sakit kepala dan demam
  5. Tinja bisa disertai dengan darah pada kondisi tertentu
  6. Gejala diare yang disebabkan virus sering ditandai dengan darah dalam tinja, dll

Apa Penyebab Diare? 

Sebagian orang biasanya menganggap bahwa diare terjadi karena salah makan dan masuk angin. Faktanya, penyebab diare juga bisa terjadi karena infeksi bakteri, infeksi virus, konsumsi antibiotik yang berlebihan, alergi makanan, adanya radang usus dan lainnya. 

Cara Pengobatan Diare

Mengapa diare harus segera diobati? Karena apabila terlambat diobati, diare bisa berujung pada dehidrasi, dan bisa menyebabkan kematian. Maka dari itu, orang tua juga harus lebih waspada pada anak-anak apabila mendapati tanda-tanda diare. Pengobatannya disarankan untuk mengurangi makanan pedas, banyak minum air putih, dan minum oralit dengan resep dokter. Apabila dalam beberapa hari belum juga ada perubahan, maka lakukan pemeriksaan kembali ya, Moms.







5 comments on "Gejala Penyakit Diare"
  1. Waktu batita, anak sulung saya pernah terkena diare berat. Sampai kurus banget badannya. Untung segera ditangani oleh dokter

    ReplyDelete
  2. kasihan kalau anak daire cepet sekali jd kurus ya

    ReplyDelete
  3. Apalagi kalau balita ya mba , hobi banget masukin tangan dan segala benda ke mulutnya. MAu dilarang takut mengganggu masa eksplorasinya. Nggak dilarang takut masuk bakteri. Jadi mesti wanti-wanti banget biar anak nggak sering masukin benda-benda ke mulutnya.

    ReplyDelete
  4. Lebih amannya, segera pergi ke dokter. Disertai darah, wah serem juga.

    ReplyDelete
  5. Aku termasuk jarang kena diare. Kayaknya perutku udh kebal dengan makanan2 yg dimakan :p. Tapi suami, waduuuuh penyakit tiap tahun kayaknya.perut dia memang lbh sensitif dr aku mba. Bisa jd karena dari bayi dia sbenernya udh terbiasa tinggal di negara2 kyk jerman, jepang, finland, yg mana kebersihannya terjamin. Pas balik ke indo pas kuliah, lgs lah sakit perutnya jd sering :p. Makanya dia ga bisa sembarangan makan. Yg terparah sampe di opnam seminggu, ntah habis makan apa di pinggir jalan gitu.

    ReplyDelete

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!