Manfaat Gargle Ketika Berpuasa

Friday, May 25, 2018
Hallo Moms,

Apa hidangan yang disajikan untuk keluarga di rumah ketika sahur dan berbuka? Alhamdulillah, tahun ini saya bisa melaksanakan puasa dengan lancar. Walau masih menyusui, bukan berarti tidak puasa donk ya.

Koleksi Pribadi

Membahas hidangan sahur dan berbuka, ternyata ada beberapa hal yang harus kita perhatikan lho, Moms. Mulai dari asupan karbohidrat, mineral, vitamin, nutrisi dan gizi yang tetap harus seimbang. Selain itu, apakah Moms dan keluarga suka berkumur (gargle) dengan antiseptik selama berpuasa? Kira-kira apa ya manfaatnya. Yuk disimak!

Koleksi Pribadi

Sore tadi, saya mendapatkan pengetahuan baru seputar menu seimbang ketika sahur dan berbuka dalam acara "Cegah Infeksi Tenggorok, Sariawan dan Bau Mulut Saat Puasa" di Beranda Kitchen, Jakarta Selatan. Narasumber yang hadir yaitu dr. Mery Sulastri - Educator & Trainer Mundipharma Indonesia dan dr. Fiastuti Witjaksono, SpGK - Ketua Department Ilmu Gizi RSCM FKUI.

Manfaat Berpuasa

Perlu diketahui saat kita berpuasa, tubuh kita mendapat berbagai keuntungan seperti kesempatan berisitirahat bagi alat pencernaan dan memperbaiki proses regenerasi saluran cerna. Namun, puasa juga memberikan risiko dehidrasi yang menyebabkan kering dan turunnya daya tahan tubuh kita hingga akan mudah terkena risiko infeksi kuman pada rongga mulut kita seperti sakit tenggorok dan sariawan.

Kesehatan tenggorok ketika berpuasa perlu dijaga agar ibadah puasa bisa berjalan dengan maksimal. Untuk mencegah infeksi tenggorok saat puasa, penting untuk memperhatikan pilihan makanan dan minuman yang dikonsumsi ketika sahur dan berbuka serta rutin melakukan kebiasaan gargle/kumur saat sahur dan sebelum tidur.


Ketua Department Ilmu Gizi RSCM FKUI, dr. Fiastuti Witjaksono, SpGK 


Ketua Department Ilmu Gizi RSCM FKUI, dr. Fiastuti Witjaksono, SpGK menjelaskan, “Pada saat berpuasa, tubuh kita tidak diisi dengan nutrisi selama hampir 14 jam. Ketika berbuka atau sahur, tubuh membutuhkan penyesuaian kembali dengan apa yang masuk ke dalam tubuh, begitu juga dengan tenggorok. Untuk mencegah infeksi pada tenggorok, pilihlah makanan dan minuman yang sesuai dengan suhu tubuh normal manusia yaitu 37oC. Makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin bisa memicu reaksi stress pada mukosa tenggorok sehingga kuman lebih mudah masuk. Hindari juga makanan berminyak seperti gorengan karena dapat menyebabkan iritasi pada tenggorok.”



Selain menghindari makanan dan minuman pemicu radang, penting untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh ketika puasa. Pada saat puasa, waktu makan terbagi menjadi tiga, yaitu ketika sahur, berbuka, dan setelah tarawih. Pada saat sahur, utamakan mengkonsumsi makanan lengkap yang mengandung karbohidrat, protein, sayur, dan buah serta air putih 2-3 gelas. Hindari minuman yang manis karena dapat mempercepat rasa lapar muncul.

Hubungan Puasa dan Saluran Cerna

Berikut adalah hubungan puasa dan saluran cerna:

Tidak Puasa

  • Makan 3 kali + snack (beberapa kali), berarti saluran cerna tidak
  • Pernah beristirahat
  • Minum cukup

Puasa

  • Puasa memberikan kesempatan bagi alat pencernaan untuk beristirahat. 
  • Memperbaiki proses regenerasi saluran cerna, dengan mengurangi beban kerja.
  • Kurang minum, risiko dehidrasi, kering pada tenggorokan. 

Menjaga Kesehatan dan Kesegaran Mulut

Pada saat risiko infeksi tenggorok meningkat ketika berpuasa, masyarakat dianjurkan untuk menjaga kesehatan tenggorok dengan gargle menggunakan cairan kumur antiseptik. Gargle merupakan cara berkumur yang benar yakni dari rongga mulut hingga pangkal tenggorok. Berdasarkan hasil penelitian, cairan kumur antiseptik yang mengandung Povidone-Iodine terbukti dapat mengurangi jumlah bakteri dan virus pada rongga mulut sebanyak 99.9%  dengan efektivitas tinggi dan waktu singkat. Berkumur dengan cairan penyegar mulut yang tidak tepat akan membuat rongga mulut kita terasa kering, dimana kondisi rongga mulut yang kering akan memudahkan bakteri berkembang.

Koleksi Pribadi

Educator & Trainer Mundipharma Indonesia, dr. Mery Sulastri mengatakan, “Povidone-Iodine 1% merupakan zat antimikroba yang memiliki manfaat untuk menjaga kebersihan daerah mulut dan tidak menimbulkan resistensi dan sudah terbukti secara klinis dapat membunuh kuman seperti bakteri, jamur ataupun virus di area mulut dan tenggorok secara efektif.  Povidone – Iodine 1% telah juga  aman digunakan pada rongga mulut dan juga daerah tenggorok karena memiliki spectrum yang luas, dapat membantu mempercepat penyembuhan luka infeksi di rongga mulut, dan membantu menghentikan pendarahan."

Educator & Trainer Mundipharma Indonesia, dr. Mery Sulastri

Untuk mengembalikan kadar flora normal dalam 120 menit kita bisa melakukan gargle selama 30 detik menggunakan cairan antiseptik Povidone-Iodine seperti BETADINE® Obat Kumur saat sahur setelah selesai makan dan sebelum tidur.

Kalau Moms dan keluarga menggunakan antiseptik apa nih untuk berkumur ketika berpuasa? Share juga yuk apa menu sahur dan berbukanya.

Post Comment
Post a Comment

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!