Tips Mengatasi Diare Pada Anak dengan Interlac Probiotics

Sunday, June 24, 2018
Hai Moms,

Apa yang Moms lakukan ketika menghadapi Si Kecil yang jatuh sakit? Sebagai orangtua, menjaga kesehatan anggota keluarga khususnya anak tentu menjadi salah satu kewajiban. Sekalipun sebagai orangtua baru, ketika menghadapi Si Kecil sakit, hal pertama yang harus kita hindari adalah panik yang berlebihan.



Hidup di zaman milenial ini, sebagai seorang ibu kita perlu banyak belajar terutama masalah kesehatan anak. Berbagai informasi seputar kesehatan anak, saat ini sangat mudah kita dapatkan. Bahkan kita bisa dengan mudah mengakses seluruh informasi tersebut melalui smartphone kan Moms? Asalkan kita mencari informasi dari sumber yang terpercaya, kita bisa dengan tenang menghadapi Si Kecil ketika jatuh sakit.

Baca juga: Gejala Penyakit Diare

Dari berbagai penyakit yang pernah menyerang Rayyan, yang sangat membuat saya khawatir adalah ketika Rayyan terkena diare. Bagi saya, diare adalah salah satu penyakit yang tidak bisa kita anggap sepele ya, Moms. Karena diare bukan hanya dapat menyerang orang dewasa saja, anak-anak bahkan bayi pun bisa lho terkena diare. 

Pengertian Diare Pada Anak

Diare adalah buang air besar dengan konsistensi cair dengan frekuensi lebih dari 3 kali/hari dengan atau tanpa lendir atau darah. Diare terdiri dari 2 macam, yaitu:
  1. Diare Akut < 15 hari
  2. Diare Kronik > 15 hari
Penyebab diare akut antara lain dikarenakan adanya infeksi virus, parasit, bakteri atau keracunan.

Bahkan selain diare, kita juga perlu untuk mewaspadai beberapa gangguan saluran cerna yang dapat menyerang Si Kecil. Berikut macam-macam gangguan saluran cerna:



  1. Diare: frekuensi BAB meningkat dibanding dengan biasanya dan feses lebih lunak dan cair.
  2. Konstipasi: frekunsi BAB berkurang dari biasanya yang menyebabkan feses lebih keras dan besar.
  3. Gumoh: muntah oada bayi yang mengeluarkan sedikit isi lambung.
  4. Kolik: bayi menangis terus secara berlebihan.

Pernah mendapati Si Kecil mengalami salah satu gangguan saluran cerna diatas, Moms? Jangan sedih ya, Moms. Saya kebetulan pernah beberapa menghadapi Rayyan diare dan konstipasi saat Rayyan masih berusia 6 bulan. Saat itu yang saya lakukan adalah bergegas pergi ke dokter, melakukan konsultasi dan meminta obat yang terbaik untuk anak saya. Saat itu dokter menyarankan saya memberikan Rayyan probiotik. Alhamdulillah, baru 3 kali saya berikan probiotik, diare Rayyan langsung reda. Probiotik tersebut yaitu Interlac Probiotics.



Probiotik adalah suatu mikroorganisme hidup, dimana bila diberikan pada jumlah yang adekuat, akan memberikan manfaat kesehatan (WHO 2002).

Menurut hasil penelitian, probiotik pada diare sangat mempercepat proses penyembuhan dengan meningkatkan jumlah bakteri baik dan lumen saluran cerna dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Manfaat Probiotik Untuk Mengatasi Diare



  1. Dapat mengurangi diare dalam waktu 1-2 hari
  2. Menghambat tempat perlekatan virus/bakteri
  3. Meningkatkan respon imunitas tubuh
  4. membunuh bakteri dan jamur

Pengalaman Memberikan Interlac Probiotics Pada Si Kecil



Perlu diketahui ya Moms, Probiotik itu bukan obat. Probiotik adalah suplemen makanan. Sehingga tidak ada yang perlu kita khawatirkan ketika kita hendak memberikannya pada Si Kecil. Karena usia Rayyan masih dibawah 2 tahun, dokter menyarankan saya memberikan Interlac Drops yang bisa saya campurkan pada susu atau air minum Rayyan. Cara mengkonsumsi Interlac Drops yaitu:
  1. Kocok terlebih dahulu.
  2. Tuangkan 5 tetes kedalam sendok atau campuran air.
  3. Jumlah pemberiannya sesuai anjuran dokter.
Selama minuman tersebut tidak panas, kandungan baiknya akan tetap terjaga. Rasanya yang plain (tawar) memudahkan kita memberikan pada anak. Alhamdulillah, 2 hari rutin mengkonsumsi Interlac Drops, diare Rayyan langsung hilang. 

Apa itu Interlac Probiotics?




INTERLAC adalah produk impor dari BioGaia, perusahaan Swedia yang dikenal sebagai World Leader in Probiotics. Interlac dipasarkan di indonesia oleh PT. Interbat yang sudah berdiri sejak 1948 dan bergerak dalam industri obat-obatan. Selain itu, Interlac juga satu-satunya probiotik di Indonesia yang mengandung Lactobacillus reuteri Protectis.

Lactobacillus reuteri Protectis adalah salah satu probiotik yang paling banyak diteliti di dunia, dengan efikasi dan keamanan yang teruji klinis untuk segala usia.


Berbeda dengan probiotik lain di Indonesia, penggunaan Interlac praktis dan ekonomis karena cukup hanya 1x sehari, apapun variannya. Diantara probiotik-probiotik dengan jenis Lactobacillus, yang sangat paling menonjol kelebihannya adalah strain Lactobacillus reuteri Protectis yang dipatenkan oleh BioGaia.



Interlac Probiotics terdiri dari 3 varian, antara lain:
  1. Interlac Drops, cocok dikonsumsi untuk bayi baru lahir - usia 1 tahun.
  2. Interlac Sachet, cocok dikonsumsi untuk bayi baru lahir - usia 3 tahun.
  3. Interlac Tablet Kunyah, terdiri dari varian rasa Stroberi yang cocok untuk usia 6-12 tahun, dan varian Lemon untuk orang dewasa.
Diare merupakan masalah kesehatan besar bagi bayi dan anak yang bisa menyebabkan kematian. Sehingga untuk menjaga saluran cerna yang sehat, INTERLAC menjadi pilihan terapi ahli kesehatan untuk diare pada anak, karena:
1. Penyembuhan lebih cepat
2. Mengurangi frekuensi diare
3. Mengurangi risiko terkena diare
Produk Interlac Probiotics dapat dibeli secara offline di Guardian, Viva Health, baby shops dan secara online di Mothercare.co.id, JD.ID dan di Orami.com ya, Moms. 

Instagram : @interlacprobiotics
Facebook : @interlacprobiotics
1 comment on "Tips Mengatasi Diare Pada Anak dengan Interlac Probiotics"
  1. Beneer banget untuk jangan anggap sepele diare ya mba. Orang dewasa kena diare aja udah kesakitan. Apalagi anak anak. Untung ada interlac :p

    ReplyDelete

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!