Buku Digital ParenThink Mona Ratuliu

Saturday, August 18, 2018
Hai Moms,

Siapa yang pernah bertanya kenapa menjadi orangtua di zaman sekarang harus belajar parenting?


Buku Digital ParenThink Mona Ratuliu 

Perkembangan zaman yang semakin maju dan waktu yang terus berputar membuat banyak perbedaan antara zaman dulu dan zaman sekarang. Begitu pula dengan perilaku anak-anak yang mengalami perubahan pada setiap generasinya. Mendidik anak dan membesarkan anak-anak harus kita sesuaikan juga dengan zamannya. Oleh karena itu, kita memang dituntut untuk terus belajar dan memperbanyak pengetahuan, salah satunya dengan membaca buku.

Saya yakin sekali, bahwa dengan membaca kita akan lebih bisa membuka mata, hati dan fikiran kita dibandingkan jika hanya mendengar. Terutama jika kita membaca buku yang mana memang dibuat berdasarkan pengalaman pribadi seperti buku Digital ParenThink dari Mona Ratuliu. Ada yang sudah baca?

Mona Ratuliu Luncurkan Buku Digital ParenThink


Buku Digital ParenThink Mona Ratuliu 

Setelah sukses menerbitkan buku berjudul ParenThink pada 2015 lalu, Mona Ratuliu kembali menyapa orangtua dengan buku terbaru. Masih seputar pola mengasuh anak, kini Mona menitikfokuskan bahasan pada penggunaan gadget pada anak. Buku keduanya ini diberi judul Digital ParenThink.

Sebagai parenting enthusiasme saya senang sekali bisa hadir dalam peluncuran buku Digital ParenThink ini pada 16 Agustus 2018 lalu. Berlokasi di Lippo Mall Village acara peluncuran buku ini dihadiri oleh keluarga, sahabat, dan rekan-rekan media juga blogger.

Latar Belakang Buku Digital ParenThink ini Diluncurkan


Buku Digital ParenThink Mona Ratuliu 

Digital ParenThink bermula dari kebingungan Mona sebagai seorang ibu dari tiga anak: Davina Shava Felisa, Barata Rahadian Nezar, dan Syanala Kania Salsabila, di tengah zaman dan perangkat teknologinya yang kian maju.

Saya termasuk yang agak kewalahan mengejar perkembangan teknologi. Sebagai manusia yang pernah hidup di era sahabat pena, koleksi prangko, koleksi kaset, telepon umum, wartel, mesin ketik, dan hal ‘vintage’ lainnya, sungguh kadang saya merasa bingung dengan zaman ini,” ungkap Mona Ratuliu.

Kebingungan Mona beralasan, dia bimbang antara memperbolehkan anak-anaknya bersentuhan dengan gadget atau tidak. Meski pada akhirnya anak-anaknya tak bisa menghindar dari perangkat teknologi mutakhir tersebut.  Anak pertama Mon, Davina, berkenalan dengan gadget sejak kelas 4 SD dan Raka sejak usia lima tahun. Sejak saat itu anak-anaknya mengalami perubahan.

Begitu juga dengan Raka yang semakin hari kian akrab dengan tablet pintarnya, membuatnya enggan beraktivitas ke luar ruangan. “Kalau kami anggap dia sudah terlalu banyak bermain dan memintanya berhenti, dia akan cenderung marah,” tambah Mona.

Hingga suatu hari Mona memutuskan menyita gadget dari Mima. Bukan hal mudah tentunya, baik bagi Mona maupun putri sulungnya. Di saat teman-teman seusianya sedang asyik gadget, menyitanya tentu ada konsekuensi tersendiri. Inilah yang di kemudian hari mencetuskan ide pada Mona untuk menulis kisahnya sebagai orangtua menghadapi kids zaman now. Maka lahirlah buku Digital ParenThink.

Buku Digital ParenThink ini dijual dengan harga Rp. 69.000, worth to buy kan Moms? Selain harganya yang terjangkau, buku ini juga menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh para ibu-ibu. Sehingga tidak perlu khawatir kesulitan memahami isinya ya, Moms.

Gadget Yes or No

Tak hanya pengalaman langsung Mona dan keluarga dalam menghadapi gadget, Mona juga melengkapi bukunya dengan pengetahuan beberapa pakar di bidangnya masing-masing. Tak ketinggalan, kisah anak-anak yang sukses memanfaatkan gadget, seperti Naura (penyanyi), Naya (pengusaha slime), Keisya (sukses juala pastry di Instagram), hingga Rafi Ramadhan (pemusik). Layaknya pisau, gadget pun ada manfaatnya kok. Asalkan waktu pemberiannya dibatasi dan selalu diawasi ya, Moms.

Pengaruh gadget pada anak dapat mempengaruhi perkembangan pada anak. Menurut pakar psikolog, ada 8 aspek perkembangan anak yang akan terpengaruh, yaitu:

  1. Perkembangan Motorik
  2. Perkembangan Fisik
  3. Perkembangan Moral
  4. Perkembangan Sosial
  5. Perkembangan Identifikasi Gender
  6. Perkembangan Bahasa
  7. Perkembangan Neurologi
  8. Perkembangan Kognitif
Selain pembahasan tentang gadget, Moms juga akan mendapatkan tips parenting lainnya, lho. Karena buku Digital ParenThink ini terdiri dari 7 bab, antara lain: Didiklah Anak Sesuai Zamannya, Boleh Tidak Sih, Main Gadget?, Ortu Zaman Now, Membatasi Anak Main Gadget, Mungkinkah?, Mendidik Generasi yang Tangguh, Menemani Anak Eksis di Media Sosial, dan Aku Kids Zaman Now.

Dimana Bisa Membeli Buku Digital ParenThink? 

Moms bisa mendapatkan buku ini di berbagai toko buku offline seperti Gramedia, Gunung Agung dan juga dapat dibeli secara online di beberapa e-commerce seperti: Shoppe, Tokopedia, Bukalapak, dan lainnya.

Kenapa Harus Membaca Buku Digital ParenThink ini?



Moms, mendidik anak sedini mungkin dengan pengetahuan parenting yang kita miliki tentu akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang Si Kecil kelak. Nggak mau kan menyesal nanti? Yuk perbanyak pengetahuan kita tentang parenting. Karena masa depan anak-anak kita, ada di tangan kita sendiri. Happy Parenting!



Post Comment
Post a Comment

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!