Waspadai Obesitas Pada Anak

Saturday, August 4, 2018


Hai Moms, pernah mendengar bahwa Si Kecil juga bisa mengalami obesitas? Perlu  Moms ketahui, bahwa obesitas bukan hanya bisa dialami oleh orang dewasa saja. Pola makan tidak sehat dan kurangnya gerak adalah salah satu penyebab anak-anak juga bisa menderita obesitas. Lalu, apa yang harus kita lakukan ketika Si Kecil mengalami obesitas?

Credit: DearBloggerNet 

Pada (03/08) kemarin, dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional, saya bersama teman-teman blogger dari DearBloggerNet menghadiri Media Gathering bersama Rumah Sakit Royal Progress dengan tema "Obesitas Pada Anak" di daerah Kuningan, Jakarta.

Mengurus dan membesarkan anak, memang terlihat mudah ya, Moms. Padahal nyatanya tidak. Seperti masalah obesitas pada anak, untuk sebagian orangtua mungkin senang melihat anaknya gemuk. Tapi apakah gemuk itu pasti sehat? Belum tentu ya, Moms.

Kenali Obesitas Pada Anak

Obesitas adalah suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebihan, sehingga berat badan seseorang jauh di atas normal.

Dr Lucie Permana Sari, SpA

Dr Lucie Permana Sari, Spa menyampaikan bahwa obesitas terjadi akibat asupan energi lebih tinggi daripada energi yang dikeluarkan. Asupan energi yang tinggi disebabkan oleh konsumsi makanan sumber energi dan lemak tinggi, sedangkan pengeluaran energi yang rendah disebabkan karena kurangnya aktivitas fisik dan sedentary life style. Obesitas yang terjadi pada masa anak-anak memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terjadinya obesitas saat dewasa dan berpotensi untuk mengalami penyakit metabolik dan penyakit degeneratif di kemudian hari. Selain itu, risiko obesitas pada anak menjadi semakin tinggi karena banyaknya makanan cepat saji seperti junk food.

Selain pola makan yang salah, obesitas pada anak juga terjadi karena beberapa faktor, yaitu:

  1. Faktor Lingkungan: kurangnya aktivitas fisik, pola makan, perilaku makanan.
  2. Faktor Genetik: meskipun diduga juga berperan tetapi tidak dapat menjelaskan terjadinya peningkatan prevalansi obesitas.

Sebagai orangtua kita perlu membedakan antara obesitas dengan kelebihan berat badan. Obesitas pada anak jika dibiarkan dapat menyebabkan anak menderita beberapa gangguan kesehatan  antara lain: Gangguan Fungsi Saluran NapasAsmaSyndrome Metabolik, Hepatic Steatosis, Puberitas Lebih Awal, Gangguan Pertumbuhan Muskuloskeletal dan Masalah Interaksi Sosial.

Cara Mencegah Obesitas Pada Anak

Dr.dr. I. Rika Haryono, Sp.KO (Credit: DearBloggerNet) 

Menurut Dr.dr. I. Rika Haryono, Sp.KO untuk mencegah dari obesitas ada banyak cara, antara lain:

  1. Konsumsi buah dan sayur
  2. Membatasi menonton TV, bermain komputer, playstation dan gadget
  3. Tidak menyediakan TV di kamar anak
  4. Mengurangi makanan berlemak dan gorengan
  5. Mengurangi makanan berlemak dan gorengan
  6. Biasakan makanan pagi dan membawa makanan bekal ke sekolah
  7. Kurangi makan di luar
  8. Melibatkan keluarga untuk perbaikan gaya hidup
  9. Tingkatkan aktivitas fisik minimal 1 jam/hari, misalnya: berjalan, jalan cepat, berenang, dll. 

Dr. Rika Haryono juga menambahkan bahwa ketika kita mengajak dan melatih anak yang obesitas, kita akan mengalami beberapa masalah yang umumnya terjadi, antara lain:

  1. Anak-anak sulit untuk dilakukan latihan dalam bentuk program
  2. Anak-anak bisa diajak untuk melakukan latihan dalam bentuk permainan
  3. Latihan fisik dengan intensitas tinggi rawan cedera
  4. Tetap hindari pengunaan gadget, game (online), nonton TV terus menerus

Gangguan Emosional Pada Anak dengan Obesitas


Source: Pixabay.com

Gangguan sosial dan emosi  pada anak obesitas adalah keadaan emosi yang menyebabkan gangguan pada diri seseorang baik karena timbulnya emosi yang kuat atau emosi yang tidak hadir, hakikatnya tidak ada emosi yang positif atau negatif tergantung persepsi individu, hal ini yang dialami oleh anak dengan obesitas.

Ibu Nadia Rachman, M.Psi 

Ibu Nadia Rachman, M.Psi menyampaikan bahwa Gangguan Sosial Emosional adalah  hubungan dengan keluarga, teman sepermainan, teman sekolah ditangapi tidak menyenangkan, segan bergaul atau merasa terasing, suka melarikan diri dari tanggung jawab, kurang percaya diri, gugup, mengeluh, sikap yang introvert, mudah murung dan tersinggung.

Cara Mengatasi Gangguan Sosial Emosi Pada Anak Obesitas

  1. Lebih mendekatkan diri pada anak
  2. Bantu anak dalam menjaga pola makannya
  3. Berilah kesempatan anak untuk mengembangkan kemampuannya sesuai minat dan bakatnya.
  4. Berilah pujian setiap anak melakukan hal yang baik dan berprestasi.
  5. Mulai melatih kepercayaan diri anak dengan mengikutinya pada kegiatan – kegiatan yang melatih kepercayaan dirinya.

Sebagai penutup Media Gathering ini, kami mendapatkan tips membuat makanan lezat yang bergizi dan bernutrisi untuk anak dengan obesitas. Bahan-bahannya pun mudah kita dapatkan. Chef Ferdi dan dr. Paulina Tobing, M. Gizi, Sp.KO menjelaskan bahwa untuk anak-anak, kita tidak hanya membuat mereka kenyang. Tetapi juga memastikan bahwa makanan yang masuk jumlah gizinya seimbang dan bermanfaat untuk tumbuh kembangnya. Perhatikan selalu jumlah protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral dan yang lainnya.

Dr. Paulina Tobing, Moderator dan Chef Ferdi  (Credit: DearBloggerNet) 

Kreasi Rogout Sayuran Chef Ferdi  (Credit: DearBloggerNet) 

Kreasi Steak Tempe Chef Ferdi (Credit: DearBloggerNet) 


Bagaimana Moms, lebih menjawab kan tentang obesitas pada anak? Ingat ya Moms, mengatasi obesitas pada anak sangat memerlukan dukungan dan perhatian dari orangtua. Yuk ajak keluarga terapkan pola makan sehat dan beraktivitas fisik lebih teratur. Sehingga kita bisa mencegah obesitas, khususnya obesitas pada anak. Apabila Moms mendapati Si Kecil berat badannya sangat berlebihan, segera berkonsultasi dengan dokter ya... 




3 comments on "Waspadai Obesitas Pada Anak "
  1. Kreasi makannya lucu2 Mom, tentunya sehat utk anak ya..
    Jadi pengen nyontek resepnya..

    ReplyDelete
  2. Waspada, waspada...anak obesitas bukan hanya soal gemuk semata. Kompleks juga yaa peanganannya.

    ReplyDelete
  3. Setuju! Butuh dukungan lingkungan sekitar yaaa :)

    ReplyDelete

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!