Halodoc - Kenali Gejala Stres dan Depresi

Saturday, September 1, 2018
"Duh, aku stres banget nih. Deadline numpuk!"

"Kalau di rumah dan rutinitas gini terus, lama-lama aku bisa stres nih!" 



Siapa yang punya keluhan yang sama dengan saya diatas? Hehehe. Menjadi seorang full time mother selama hampir 2 tahun ini, bisa dibilang saya cukup kuat bertahan. Kenapa? Karena saya berhasil menekan ego saya untuk kembali bekerja seperti dulu. Mmm, bukan tidak ingin membahagiakan diri sendiri, tapi sekarang kebahagiaan anak dan suami juga harus saya perhitungkan. Nggak lucu kan, saya bahagia kerja, tapi anak dan suami kesepian di rumah. Karena sekarang, kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan saya juga.

Terus bosan nggak sih di rumah terus? Bosan kok, Moms. Bosan jika kita tidak bersyukur dan tidak melakukan hal yang bermanfaat. Bagi saya, di rumah itu bukan sekedar mengurus anak dan mengerjakan pekerjaan ibu rumah tangga saja. Banyak hal positif yang sesungguhnya bisa kita lakukan dari rumah, salah satunya dengan menulis. Jika dulu, saya biasa menulis di buku diary atau note di smartphone, sekarang semua yang ingin saya tulis, saya curahkan pada blog ini. Berharap, tulisan apapun yang saya tulis, bisa bermanfaat untuk orang lain.

Moms tahu nggak, manfaat menulis itu banyak banget. Bagi saya menulis itu bisa menghilangkan stres, melatih daya ingat, konsentrasi dan mengisi waktu luang.

Bicara soal stres, pernah nggak Moms berkonsultasi langsung dengan dokter atau psikiater? Mmm, sepertinya jika Moms merasa tingkat stres semakin tinggi, berkonsultasi sangat disarankan. Karena apabila sudah terlewat stres, maka Moms bisa mengalami depresi. Bahkan perlu Moms ketahui, terkadang depresi juga bisa muncul tanpa didahului stres.

Perbedaan Stress dan Depresi

Stres adalah gangguan mental yang dihadapi seseorang akibat adanya tekanan. Tekanan ini muncul dari kegagalan individu dalam memenuhi kebutuhan atau keinginannya.

Sedangkan Depresi adalah sebuah penyakit mental yang berdampak buruk pada suasana hati, konsentrasi, stamina, pola tidur, dan selera makan. Depresi bisa dibilang dapat menyerang siapa saja, terutama jika ada riwayat depresi yang pernah dialami oleh anggota keluarga terdekat. Bahkan, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa wanita lebih berisiko terserang depresi dibandingkan pria.

Gejala stres yang umumnya terjadi dan dapat menyerang kita, yaitu:

  1. Gangguan konsentrasi
  2. Sulit tidur
  3. selalu gelisah
  4. Mudah tersinggung dan marah
  5. Sering merasa kelelahan
  6. Gangguan daya ingat
  7. Perubahan pola makan

Sedangkan gejala depresi bisa dibilang lebih rumit daripada gejala stres. Berikut beberapa gejala depresi:

  1. Sering merasa sedih dan tidak memilime harapan
  2. semangat dan motivasi hilang
  3. Kesulitan mengambil keputusan
  4. Konsentrasi hilang
  5. sulit mengingat
  6. sangat mudah kecewa, marah dan tersinggung
  7. timbulnya rasa ingin bunuh diri
  8. Selalu berfikir negatif, dan sebagainya

Lalu, apa yang harus kita lakukan jika kita mengalami gejala-gejala diatas? Jawabannya adalah berkonsultasi dengan ahlinya di aplikasi Halodoc.


Pada tanggal 29 Agustus lalu, saya dan rekan-rekan blogger menghadiri Media and Blogger Gathering bersama Halodoc dengan tema "Kenali Kesehatan Mental sejak Awal" di Ocha Bella Resto, Jakarta. Selain menghadirkan rekan media dan blogger, turut hadir juga Ibu Felicia Kawilarang selaku PV Marketing Halodoc dan Dr. Eva Suryani, SP, KJ.

Konsultasi Kesehatan Mental di Aplikasi Halodoc


Ibu Felicia Kawilarang selaku VP Marketing Halodoc mengatakan, "Bahwa kini selain memudahkan berkonsultasi langsung masalah kesehatan dengan dokter apalagi konsultasi masalah kejiwaan, kita tidak perlu lagi malu dan khawatir ketika bercerita. Karena seluruh percakapan dijamin aman dan tidak akan tersebar kemanapun. Sehingga, sebagai pengguna, kita juga akan merasa lebih tenang dan dapat mengatasi masalah tersebut."


Felicia  Kawilarang, VP Marketing Halodoc

Halodoc memiliki 3 fitur utama yaitu Hubungi Dokter, Apotik Antar dan Lab Servis.

  1. Fitur Hubungi Dokter ini terdiri dari dokter umum, spesialis anak, spesialis penyakit dalam, spesialis mata, spesialis kejiwaan dan dokter lainnya yang online 24 jam. Untuk dapat berkonsultasi langsung dengan dokter kita bisa memilih fitur telepon, chat hingga video call.
  2. Fitur Apotik Antar yang online 24 jam memudahkan kita untuk memesan obat pada apotek resmi terdekat yang lengkap dengan layanan antar yang cepat, aman dan bebas biaya antar.
  3. Fitur Lab Servis akan  memberikan kemudahan pada kita untuk memesan jasa dari laboratorium resmi yang dapat dilaksanakan dimana saja. Layanan pengecekan kesehatan ini bekerjasama dengan Prodia.

Kini, di aplikasi Halodoc sudah ada kurang lebih 10 orang dokter kejiwaan, psikiater dan psikolog  yang sudah tersedia di fitur hubungi  dokter yang kemungkinan akan ditambah jumlahnya nanti.

Perhatikan Kesehatan Jiwa Kita

Dr. Eva Suryani, SP, KJ 

Menurut Dr. Eva Suryani, SP, KJ yang kemarin hadir, "Hidup yang bahagia berawal dari jiwa yang sehat. Saat seseorang sehat kejiwaannya, maka ia akan menyadari hal apa saja yang ia akan lakukan untuk hidupnya, ia menyadari kemampuannya, memiliki semangat hidup dan bisa mengendalikan dirinya ketika menghadapi stres."

Oleh karena itu, apabila kita mendapati diri kita ada di posisi stres yang cukup besar, maka jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis jiwa di aplikasi Halodoc. Yuk mulai sekarang, jaga kesehatan kita terutama kesehatan Jiwa. Nikmati hidup ini, jalani, berfikir positif dan jangan lupa untuk selalu berdoa agar kita senantiasa diberikan kesehatan jasmani dan rohani ya...


Instagram: @Halodoc
Facebook: @HalodocID
Twitter: @HalodocID

Post Comment
Post a Comment

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!