Proteksi Penyakit Kritis Maksima (PRIMA) dari BCA dan AIA

Friday, October 12, 2018
Hai Moms,



Hal apa sih yang moms khawatirkan ketika menghadapi si kecil atau anggota keluarga sakit dan harus di rawat inap? Selain mengkhawatirkan kondisi kesehatan keluarga, tentu hal lain yang menjadi kekhawatiran kita adalah besarnya biaya yang harus kita siapkan, bukan? Apalagi sekarang banyak sekali rumah sakit yang mengharuskan kita menyetorkan deposit terlebih dahulu.

Saya jadi teringat ketika saya menghadapi ibu saya sakit dulu. Karena tidak memiliki asuransi khusus, saya harus merogok kocek hingga 400 juta Rupiah selama 1 tahun proses pengobatan beliau melawan tumor otaknya. Mungkin jika saat itu ibu saya memiliki asuransi khusus, tidak akan sebanyak itu biaya yang harus saya keluarkan.

BCA dan AIA Luncurkan Asuransi PRIMA


Bicara soal besarnya biaya pengobatan di rumah sakit, pada 11 Oktober 2018 lalu, saya menghadiri sebuah acara peluncuran Asuransi PRIMA (Proteksi Penyakit Kritis Maksima) yang diadakan oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT AIA Financial (AIA) di Kembang Goela Restaurant, Jakarta.

Selain dihadiri oleh media, blogger dan beberapa undangan, turut hadir juga:


  1. Direktur BCA, Suwignyo Budiman
  2. Direktur BCA, Erwan Yuris Ang
  3. Senior Executive Vice President Wealth Management BCA, Christine Setyabudhi
  4. Executive Vice President Wealth Management, Eva Sumampouw
  5. Presiden Direktur AIA Financial, Mr. Ben Ng
  6. Direktur Distribusi Kemitraan AIA Financial, Naresh Krishnan
  7. Chief Marketing Officer AIA Financial, Lim Chet Ming

Kepedulian BCA dalam bidang kesehatan terlihat begitu besar kepada mayarakat di Indonesia sejak dulu. Terlebih dengan meluncurkan Asuransi PRIMA ini. BCA berharap bahwa dengan adanya asuransi PRIMA, seluruh masyarakat dapat memproteksi keluarga mereka khususnya untuk memproteksi dari Penyakit Kritis.

Kesehatan Itu Penting



Memiliki jiwa dan raga yang sehat adalah dambaan setiap orang, termasuk saya. Sehingga pengalaman pahit menghadapi penyakit kritis yang dialami ibu saya, membuat saya lebih aware lagi sekarang.

Bapak Suwignyo Budiman selaku Direktur BCA mengatakan, "Memiliki tubuh yang sehat adalah dambaan hidup semua orang. Meski demikian, gangguan kesehatan atau penyakit yang menyerang tubuh memang tidak bisa diprediksi. Oleh sebab itu, BCA bersama AIA mengambil langkah dengan menawarkan solusi proteksi jiwa dan penyakit kritis yang saat ini semakin mahal biayanya."

Proteksi Penyakit Kritis Maksima (PRIMA)




Presiden Direktur AIA Financial Ben Ng, mengatakan, “Kemitraan strategis AIA dan BCA yang sudah terjalin lebih dari 10 tahun merupakan wujud rencana strategis AIA dalam memperkuat jalur distribusi bancassurance. Peluncuran PRIMA dilandasi atas kesamaan visi kedua perusahaan dalam menghadirkan solusi perencanaan keuangan dan proteksi yang komprehensif. Melalui kemitraan dengan BCA, kami berharap dapat membuka akses inklusi asuransi jiwa yang lebih luas serta mengedukasi masyarakat akan pentingnya memiliki perencanaan keuangan jangka panjang, termasuk proteksi penyakit kritis.”

PRIMA adalah produk bancassurance, kerja sama antara BCA dan perusahaan asuransi AIA yang merupakan produk asuransi tradisional yang memberikan proteksi penyakit kritis seumur hidup. Cukup dengan membayar premi 10 atau 20 tahun, mendapatkan perlindungan tiga risiko, yakni penyakit kritis, meninggal, dan meninggal akibat kecelakaan.



Berbagai Penyakit Kritis yang bisa menyerang siapa saja tersebut juga bisa disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat, seperti: kurang istirahat, makan tidak teratur, stress, jarang berolahraga, dan masih banyak lagi. Sehingga, memberikan proteksi perlindungan terhadap penyakit kritis memang sangat diperlukan.

PRIMA memberikan perlindungan terhadap 60 kondisi penyakit kritis major (termasuk kanker dan serangan jantung), dan Tindakan Bedah Angioplasti, premi terjangkau mulai dari Rp300 ribu dengan masa pembayaran premi yang dapat dipilih yaitu 10 atau 20 tahun, dan manfaat nilai tunai. Nasabah akan mendapat perlindungan hingga seumur hidup, premi yang dibayarkan juga tetap berdasarkan usia masuk dan tidak berubah sepanjang masa pembayaran.

Dengan premi yang terjangkau dan perlindungan seumur hidup menjadikan PRIMA sebagai sebuah proteksi yang dapat menjangkau berbagai usia. PRIMA diluncurkan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat akan tingginya biaya yang dikeluarkan untuk penyakit kritis. AIA Healthy Living Index Survey 2018 menunjukkan bahwa:

  • 87% masyarakat Indonesia sangat mencemaskan biaya untuk pengobatan penyakit kritis.
  • Penyakit yang dianggap akan menimbulkan dampak finansial yang serius adalah kanker (53%), penyakit jantung (47%) dan diabetes (31%).
  • Untuk pengobatan penyakit seperti kanker, 31% menyatakan mereka membayar menggunakan uang tabungan dan 28% melalui asuransi.


Adapun Asuransi PRIMA menawarkan sejumlah manfaat bagi para pemegangnya, antara lain:

  1. Manfaat meninggal sebesar 100% uang pertanggungan.
  2. Manfaat meninggal akibat kecelakaan sebesar 200% uang pertanggungan.
  3. Penyakit kritis minor sebesar 100% uang pertanggungan.
  4. Tindakan bedah angioplasti sebesar 25% uang pertanggungan (maksimal Rp250 juta).
  5. Penyakit kritis minor (opsional) sebesar 25% uang pertanggungan.
  6. Manfaat akhir polis sebesar 100% uang pertanggungan.

Nah bagaimana moms, tidak mau kan dibuat khawatir dengan biaya pengobatan jika sewaktu-waktu ada anggota keluarga kita yang sakit? Yuk proteksikan keluarga kita dengan Asuransi PRIMA dari BCA dan AIA. Untuk informasi lebih lanjut silakan datang langsung ke kantor cabang BCA atau AIA terdekat ya...
1 comment on "Proteksi Penyakit Kritis Maksima (PRIMA) dari BCA dan AIA"
  1. Aku tuh udh planning dr jauh2 hr mba, kalo aku dan suami pensiun nanti, kita berdua ga mau tergantung ama bpjs. Ga worth it sih. Aku melihat mama mertua yg pake bpjs tiap kali fisioterapi, itu hrs pagi2 buta dftr, trus lama, obatnya juga ga semua dicover

    Makanya akita berdua mau, saat pensiun nanti, asuransi kesehatan kita hrs yg bagus. Produk2 dr Aia, manulife, axa begini yg aku mau. Ga ngerepotin, manfaat jauh lbh gede, dan kalo rawat inap bisa pilih kamar yg bagus. Memang sih sbnding ama preminya. Tp buatku ya okelah.. Toh aku memang kepengin yg terbaik utk asuransi kesehatan :)

    ReplyDelete

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!