Piala Merak 2018 - Mari Lindungi Hak Anak-Anak Indonesia

Monday, December 10, 2018
"Mah, pembunuhan anak-anak itu apa?"

"Mah, memang anak kecil sudah boleh nikah ya?"

Hai moms, pernah bertanya hal itukah kepada orangtua saat moms masih anak-anak? Saya pernah. Beberapa pertanyaan itu adalah pertanyaan yang saya lontarkan kepada ibu saya ketika saya masih duduk di bangku sekolah dasar. Ketika sedang menikmati serial Doraemon di televisi, tiba-tiba saja ada iklan berupa pemberitaan tersebut. Sontak, saya langsung menanyakan hal tersebut kepada ibu saya. Penjelasan yang ibu saya berikan, sudah sangat membuat saya mengerti apa maksud dari pemberitaan tersebut. Namun nyatanya hal tersebut sedikit memberikan dampak negatif berupa rasa takut yang berlebihan pada diri saya.

Credit: @Tutyqueen

Saya seringkali merasa takut ketika saya menyaksikan kekerasan yang terjadi pada orangtua saya. Bahkan rasa phobia tersebut, selalu menghantui saya hingga saya masuk SMA. Apapun yang mengandung makna kekerasan, sering membuat saya menangis dan histeris ketakutan. Begitu besar dampak negatifnya, bukan? Ketika tayangan tersebut tanpa sengaja dilihat oleh anak-anak.

Pengalaman pahit yang pernah saya alami itu, membuat saya kini sangat membatasi penggunaan televisi dan akses internet di rumah. Baik itu untuk Rayyan maupun untuk adik saya yang duduk di bangku SMA. Karena dari apa yang sering saya lihat, berbagai informasi yang mengancam perlindungan anak masih saja beredar luas. Sehingga, sebagai orangtua saya merasa perlu melindungi anak dan adik saya dari dampak negatif hal tersebut. Serta mendukung seluruh program pemerintah dalam upaya melindungi hak anak-anak di Indonesia.

Jika kita perhatikan, saat ini perkembangan teknologi di negara kita bisa dibilang sangat berkembang pesat. Berbagai informasi apapun sangat mudah kita peroleh. Mulai dari informasi mengenai pendidikan, karir, asmara, politik, kesehatan hingga informasi seputar anak-anak. Infomasi yang  beredar pun tidak selamanya memberikan dampak positif. Sehingga kita memang dtuntut untuk selektif dan cerdas memilah mana saja informasi yang layak kita ketahui dan anak-anak lihat.

Malam Penganugerahan Piala Merak 2018


Sebagai penggiat sosial media dan fokus terhadap anak-anak, saya sangat senang sekali ketika mendapatkan undangan untuk menghadiri Malam Penganugerahan Piala Merak (Media Ramah Anak) 2018 di Rumah Maroko, Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud apresiasi Kemen PPPA kepada media yang telah berpartisipasi dan berkontribusi pada upaya sosialisasi dan edukasi dalam pemenuhan hak anak dan menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai jantung kerja jurnalistik.

Piala Merak 2018 adalah anugerah dan penghargaan kepada media dan insan media yang telah berpartisipasi dan berkontribusi pada upaya sosialisasi dan edukasi dalam pemenuhan hak anak dan menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai jantung kerja jurnalistik (the center of journalism).

Filosofi Merak :

  • Merak, memiliki sifat kepemimpinan. Ini merupakan simbol bagi media, berani berada di depan, bergerak dan menyuarakan pemenuhan dan perlindungan hak anak.
  • Warna-warni yang dimiliki merak melambangkan ekspresi dan latar belakang anak-anak Indonesia yang penuh dengan semangat dan kegembiraan. 
  • Merak merupakan burung yang indah dan menjadi sumber inspirasi. Sebagaimana media yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat tentang nilai-nilai perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Acara yang digelar cukup meriah malam itu, selain dihadiri oleh puluhan awak media, juga dihadiri oleh Ibu Yohana (Menteri PPPA), Deputi Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny N. Rosalin; Dewan Pers, Agus Sudibyo; Co-founder Yayasan Pemantau Hak Anak, Antarini Arna; Founder Komunitas Ibu Cerdas, Fairuz Illoet, dan Redaktur Pelaksana Koran Tempo, Ali Nuryasin yang dimoderatori oleh Antropolog, Semiarto Aji 

Kegiatan ini merupakan serangkaian acara yang dimulai dengan Media Kompetisi 2018 yang telah berlangsung pada September-November 2018. Dalam kompetisi ini terdapat dua mata lomba diantaranya Lomba Penulisan Artikel dan Lomba Fotografi yang ditujukan kepada awak media pewarta foto dan pewarta tulis di seluruh Indonesia yang mengusung tema Potret Indonesia, Kesadaran Keluarga Penuhi Hak Anak.


Acara dimulai dengan diskusi seputar pemenuhan hak anak di Indonesia. Dalam diskusi tersebut, Deputi Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA, Lenny N. Rosalin mengatakan melalui kegiatan ini diharapkan media agar selalu melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pemenuhan hak anak. “Lewat acara ini, saya berharap media akan selalu bergerak untuk menyuarakan pemenuhan hak anak. Juga menjadi inspirasi bagi masyarakat khususnya keluarga untuk selalu memenuhi hak-hak anak,” jelasnya.

Disamping itu sebagai orangtua kita juga diminta untuk turut dalam melindungi hak anak. Minimal dengan tidak  merampas hak anak-anak kita sendiri. Misalnya saja:

  1. Memfoto anak ketika tanpa busana
  2. Memarahi dan membuat anak menangis sekedar untuk dibagikan di sosial media
  3. Menikahkan anak-anak yang masih dibawah umur.
  4. Merekam kegiatan anak yang tidak senonoh untuk menjadi konsumsi publik, dan sebagainya.

Menteri PPPA, Yohana Yembise juga mengungkapkan, "Upaya pemenuhan hak anak perlu dilakukan bersama-sama. Upaya untuk memenuhi hak-hak anak harus dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah, lembaga masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, organisasi masyarakat, guru, akademisi, dunia usaha dan media. Hak anak yang terpenuhi secara optimal akan mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Saya berharap media menjadikan kepentingan terbaik anak sebagai jantung kerja jurnalistik dalam mempublikasikan berita."



Disamping diskusi, sejumlah tokoh dan wartawan turut membacakan narasi cerita inspiratif tentang anak diantaranya adalah Lenny N. Rosalin, Kak Seto, Mona Ratuliu, Irwanto, Antarini Arna dan Sonya Hellen Sinombor.

Penyerahan Piala Merak 2018

Proses penjurian lomba penulisan artikel dan telah dilakukan sejak 17-27 November 2018 dengan juri Lenny N. Rosalin, Arbain Rambey, Irwan Rinaldy, Masmimar Mangiang dan Melly Latifah. Dalam rangkaian penjurian dua lomba tersebut para juri telah memilih masing-masing 3 juara untuk lomba penulisan artikel dan lomba fotografi.


Selain memberikan penghargaan kepada pemenang lomba artikel dan foto pada Media Kompetisi 2018, Kemen PPPA juga memberikan penghargaan kepada Media dan Wartawan Menginspirasi yang peduli terhadap isu pemenuhan hak anak.

1. Kategori Fotografi

  •  Juara 1 Fotografi Media Kompetisi 2018, Riski Cahyadi – Tribun Medan – Belajar dibawah Erupsi.
  • Juara 2 Fotografi Media Kompetisi 2018, Mochammad Risyal Hidayat – Antara – Pemberian Vaksin.
  • Juara 3 Fotografi Media Kompetisi 2018, LM Syuhada Ridzky – Kendari Pos – Romansa Perjuangan Meraih Pendidikan.
2. Kategori Artikel

  • Juara 1 Artikel Media Kompetisi 2018, Bimo Aria Fundrika – Viva News – Perkawinan Anak Merenggut Nyawa dan Hak Hidup Anak.
  • Juara 2 Artikel Media Kompetisi 2018, Kurniawan Eka Mulyana – Sindonews – Kelas Perahu, Jembatani Anak Pulau Raih Pendidikan.
  • Juara3 Artikel Media Kompetisi 2018, Rio Rahadian Tuasikal – VoA Indonesia – Ketika Satu Kelurahan Kompak Dukung Perlindungan Anak.
3. Kategori Wartawan Menginspirasi

  • Wartawan Menginspirasi Piala Merak 2018, Haryo Wirawan – BBC Indonesia – Relawan Pengajar untuk anak-anak yang memperkenalkan profesi wartawan.
  • Wartawan Menginspirasi Piala Merak 2018, Diah Kusumawardani Wijayanti – Antara – Founder Sekolah Tari Tradisional Gratis untuk anak-anak.
  • Wartawan Menginspirasi Piala Merak 2018, Bahana Patria Gupta – Kompas – Sekolah Dongeng untuk anak-anak.

4. Kategori Media Menginspirasi

  • Media Menginspirasi Piala Merak 2018 Antara
  • Media Menginspirasi Piala Merak 2018 Harian Kompas
  • Media Menginspirasi Piala Merak 2018 Mother and Baby

Selain mendapatkan Piala Merak 2018 dan sertifikat, para pemenang juga memperoleh tambahan hadiah berupa uang tunai. KPPPA berharap bahwa prestasi yang diperoleh oleh para pemenang di tahun ini dapat memberikan semangat kepada awak media lainnya termasuk produser untuk bisa mengukir prestasi di tahun yang akan datang dengan tidak lupa memperhatikan hak setiap anak-anak.

Credit: @Tutyqueen

Mari kita sama-sama mendukung semua upaya baik pemerintah dalam melindungi hak setiap anak. Dimulai dengan bijak ketika memposting apapun tentang anak-anak. Karena bersama kita bisa!!!

21 comments on "Piala Merak 2018 - Mari Lindungi Hak Anak-Anak Indonesia"
  1. Ya, mari mba. Sebab anak anak punya hak untuk tumbuh besar dengan baik dan lingkungan yang mendukung juga melindungi.

    ReplyDelete
  2. Wah kirain piala merak itu apa. Ternyata media ramah anak ya. Setuju kalau untuk kebaikan anak kita memang harus waspada sejak dini.

    ReplyDelete
  3. Wah keren ya ..peduli terhadap hak2 anak...baru tau nih piala merak ini..blogger blh ikut engga...hehe..

    ReplyDelete
  4. saya mendukung mba, ga asal posting foto atau aktivitasa anak di medsos yaak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak bener banget harus di mulai dari diri sendiri

      Delete
  5. Semoga dengan ajang penghargaan piala merak ini bisa memacu insan media untuk berkarya dan berkontribusi guna kemajuan pendidikan anak-anak Indonesia

    ReplyDelete
  6. Tanggungjawab terbesar dalam menjaga anak-anak adalah keluarga terutama ayah bundanya.
    Penyaringan informasi dan konsumsi hiburan anak setiap harinya wajib dilakukan dengan pengawasan dan pendekatan yang tetap membuat anak nyaman berada dilingkungan keluarga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. IYA bener banget kak.. tugas yang gak gampang buat para orang tua zaman sekarang ya

      Delete
  7. Apreasinya bikin semangat trus untuk berkarya apalagi untuk melindungi hak2 anak

    ReplyDelete
  8. Anak anak dilindungi undang undang. Mereka harus dapat penghidupan layak dan juga harus bisa bebas bersekolah dan bermain. Ayo lindungi hak hak mereka

    ReplyDelete
  9. Semoga taun depan ada nama saya dan karya terbaik saya. Aamiim

    ReplyDelete
  10. Anak-anak semakin mendapat perlindungan hak yang layak untuk dimilikinya ya :')

    ReplyDelete
  11. seneng deh ada pihak yang peduli dengan kualitas tontonan anak, semoga piala merak ini bisa menginspirasi banyak pihak agar lebh selektif dalam menampilkan tontonan dan bacaan untuk anak

    ReplyDelete

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!