Image Slider

Erha.DNA, Cara Menemukan Skincare yang Cocok Untuk Kulit Wajahmu

Wednesday, September 18, 2019
Hai dear,
Sebagai Flight Attendant dengan jadwal yang super padat menyebabkan kurangnya waktu kosong untuk sekedar “me time” melakukan perawatan kulit wajah. Akhirnya, sering kali mencoba berbagai produk demi menemukan skincare yang cocok untuk kulit wajah. Bukannya kulit mulus, hasilnya malah mengecawakan, muncul breakout karena produk yang digunakan tidak sesuai dengan kebutuhan kulit wajah.

Perubahan cuaca dari satu kota ke kota lain juga membuat kondisi kulit wajah saya labil, kadang lembab tapi sering juga terlalu kering, maklum berada di dalam pesawat, kelembapan kulit hanya mencapai 20% saja padahal kebutuhan yang pas untuk kulit wajah sekitar 40% - 70% . Lalu, bagaimana kita mengetahui kelembapan kulit yang terukur pasti tanpa mengira dengan menilai daerah T Zone berminyak atau tidak?.

Begitu juga dengan waktu yang sempit tapi ingin tetap merawat kulit dengan maksimal, saya masih kesulitan menemukan skincare yang cocok dan tepat bagi kulit wajah sesuai kebutuhannya. Mengenali kondisi kulit itu tidak mudah, kalau salah bisa merugikan. Banyak produk yang bisa dipilih dan direkomendasikan tapi saling kontradiksi, buat saya bikin bingung menentukan produk perawatan kulit yang sesuai.

Era revolusi industri 4.0 yang serba digital ini tidak mungkin rasanya kalau tidak ada teknologi terbaru yang bisa menganalisa dengan mudah kondisi kulit wajah, tanpa perlu keluar rumah membuang banyak waktu, dan bisa digunakan keseharian untuk menjaga kulit wajah tetap sehat.

Masih ingat kan ulasan saya mengenai teknologi DNA untuk memilih produk perawatan kulit? Ternyata banyak yang penasaran dan tidak yakin kalau ada teknologi DNA yang dapat dilakukan di rumah untuk mengetahui jenis kulit dan menemukan skincare yang cocok dan tepat.

Teknologi DNA Untuk Kulit Wajah, Pakai Sampel Darah kah?

Mengetahui DNA yang terbesit di pikiran kita adalah uji sampel laboratorium, berbeda dengan revolusi teknologi terbaru menggunakan DNA untuk perawatan kulit wajah dari ERHA.DNA yang bisa dilakukan sangat mudah dimanapun dan kapanpun. Masalah 3 consumer pain points yaitu time spent, cost, trial and error yang sempat saya bahas sebelumnya, terjawab sudah dengan teknologi ini.

ERHA.DNA Solusi Untuk Perawatan Kulit Wajahmu

Siapa yang tidak kenal dengan ERHA? Perusahaan yang bergerak di bidang perawatan kulit untuk memberikan solusi kepada konsumen dari mulai merawat sampai menyembuhkan permasalahan kulit. Salah satu invoasi terbaru dari ERHA adalah ERHA.DNA, kali ini saya berkesempatan mencoba rangkaian ERHA.DNA, penasaran?.

Apa sih ERHA.DNA itu?


ERHA.DNA merupakan sistem pintar yang membantu merawat kulit dengan tingkat akurasi tinggi, karena diformulasikan sesuai dengan hasil tes DNA tubuh. Kemudahan sistem perawatan kulit pintar ERHA.DNA adalah dapat dilakukan tes DNA dari rumah dengan fasilitas antar jemput dari ERHA.DNA.

Cara Menggunakan ERHA.DNA

Jadi, ERHA.DNA ini memiliki sistem perawatan kulit pintar yang memiliki 3 rangkaian tidak bisa dipisahkan yaitu Smart Assistant – ERHA.DNA Mobile App, Smart Innovation – ERHA.DNA Test Kit dan Smart Treatment – ERHA.DNA Skincare Product. Berikut ini tahapan lengkap cara menggunakan rangkaian ERHA.DNA, baca sampai tuntas ya, dear.

Download ERHA.DNA Apps


Erha.DNA Mobile App ini adalah sahabat pintar dalam merawat kulit yang akan membantu mulai dari identifikasi jenis kondisi kulit, memantau perkembangan, sampai memberikan informasi yang bersifat interaktif sesuai dengan karakter kulit wajah.

Setelah lakukan sign up dan melengkapi data diri, isi survey terkait 4 kategori untuk mengetahui kondisi kulit wajah yaitu:

  • Oiliness untuk mengukur kelembapan wajah
  • Sensitivity untuk mengukur tingkat sensitivitas 
  • Pigmentation untuk mengetahui kecenderungan kulit mengalamai pigmentasi seperti bercak coklat
  • Wrinkles untuk mengukur kecenderungan kulit memiliki garis halus atau kerutan

Setelah menjawab lengkan 20 pertanyaan survey, hasilnya akan keluar. Dari survey tersebut, tipe kulit wajah saya adalah Oily, Sensitive, Non Pigmented, dan Wringkled. Menurut hasil survey tersebut, jenis kulit saya ini biasanya ditandai dengan jerawat atau kemerahan pada wajah atau ruam, dan iritasi kulit yang sering terjadi. Untuk jenis kulit saya ini juga memiliki pigmentasi kulit yang kurang melindungi. Oleh karena itu, memiliki kecenderungan untuk berkerut karena kebiasaan gaya hidup saat ini atau masa lalu termasuk diantaranya paparan sinar matahari.



Untuk mendapatkan skincare yang cocok dan tepat tentunya dari rangkaian perawatan kulit wajah ERHA, saya merasa perlu melakukan tes DNA kulit wajah menggunakan ERHA.DNA test kit. Untuk mendapatkan alat tersebut mudah sekali, hanya lakukan order pada aplikasi ERHA.DNA Apps, duduk manis di rumah menunggu barang sampai.

Cara Menggunakan ERHA.DNA Test Kit


ERHA.DNA Test Kit merupakan alat pintar yang diperlukan untuk melakukan  tes kulit wajah menggunakan 3 alat yaitu DNA SWAB, Moisture Tester dan Skin Lens. Terdapat rules menggunakan alat test kit yang harus dilakukan, perhatikan 4 poin ini ya, dear.

  1. Mencuci muka sampai bersih
  2. Sikat gigi atau gunakan mouthwash 
  3. Tidak boleh makan ataupun minum selama 30 menit
  4. Ketika melakukan DNA SWAB lakukan sebanyak 30 – 40 kali dengan penekanan sedikit keras

DNA Swab


Ingat ya, sikat gigi atau gunakan mouthwash terlabih dahulu. DNA Swab ini salah satu cara memeriksa DNA menggunakan alat seperti cotton bud, dalam rangkaian test kit akan mendapatkan 2 tabung untuk pipi kanan dan kiri.


Cara menggunakannya mudah, buka tabung yang berisi DNA Swab pastikan masih tersegel. Usap dengan sedikit tekanan pada pipi bagian dalam untuk memastikan sel-sel mukosa sudah terangkat, setelah selesai masukkan kembali ke dalam tabung. Lalu buka kembali aplikasi untuk melakukan permintaan pick-up oleh kurir.

Moisture Tester


Ini yang paling saya suka, karena satu-satunya teknologi yang dapat mengukur kelembapan kulit wajah secara akurat dan paling mudah. Cara menggunakan moisture tester hanya menekan tombol ON, tunggu sampai bunyi beep dan angka menunjukkan 00. Buka tutupnya, tempelkan pada wajah secara tegak lurus. Lakukan sebanyak 3 kali sesuai yang area yang disarankan pada aplikasi.

Skin Lens


Alat ini untuk mengetahui keadaan pori-pori kulit wajah. Cara menggunakannya dengan memasang bagian lensa alat ini menempel pada lensa kamera belakang smatphone, nyalakan lampu, lakukan di depan cermin agar lebih mudah, arahkan sesuai area yang disarankan pada aplikasi.


Untuk Moisture Tester dan Skin Lens, setelah selesai hasilnya akan keluar di aplikasi selama 1-5 menit setelah unggahan selesai di bagian skin reporting. Berbeda dengan DNA SWAB harus menunggu sekitar 2 sampai 3 hari. Untuk hasilnya juga akan ditampilkan pada skin reporting.

ERHA.DNA Skincare Product


Setelah seluruh test kit selesai dan keluar hasinya pada skin reporting, akan ada rekomendasi skincare product berdasarkan hasil tes DNA yang telah dilakukan. Hasil dari test yang saya lakukan tersebut, ternyata masalah utama saya adalah mulainya tumbuh kerutan dan bintik akibat bertambahnya usia. Sehingga, saya mendapatkan beberapa rangkaian produk ERHA.DNA skincare yang sesuai untuk kulit wajah saya.


5 jenis produk ERHA.DNA skincare lengkap sekali mulai dari cleanser, day moisturizer, Sunscreen, Essence dan night moisturizer. Untuk mengetahui perkembangan pemakaian skincare products dari ERHA.DNA, saya menyimpan update pemakaiannya dalam skin journal, dari situlah terlihat ada atau tidak perubahan yang terjadi selama pemakaian produk perawatan kulit. Tidak hanya itu, pada skin journal juga dlengkapi dengan gaya hidup yang direkomendasikan untuk mendukung kesehatan kulit wajah saya.

Inovasi ERHA.DNA ini sangat membantu saya memantau kadar kelembapan kulit dan efektifitas produk skincare yang dipakai, terutama menemukan skincare yang cocok. Adanya ERHA.DNA Smart Skin Solution yang terdiri dari Smart Assistant, Smart Innovation dan Smart Treatment, saat ini bisa menjadi sahabat perawatan dan perjalanan kulit wajah kita yang dapat digunakan rutin untuk memahami lebih jauh mengenai frekuensi dan takaran penggunaan produk ERHA.DNA Skincare Products.


Kalian juga bisa menemukan skincare yang cocok melalui ERHA.DNA langsung saja download aplikasinya di Google Playstore atau Appstore untuk mendapatkan sistem perawatan kulit pintar yang tepat untuk kulit wajah kamu.


Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa cek website dan sosial media ERHA ya, dear.

Sosial Media : @erhadna

Cara Mengetahui Kesehatan Saluran Pencernaan Anak Melalui Kalkulator Pencernaan (Bebeclub.co.id)

Tuesday, September 10, 2019
Hai moms,
Pernah nggak sih kefikiran untuk mengecek kesehatan saluran cerna si kecil? Saya sempat sih dulu kefikiran, tapi bingung ngeceknya itu bagaimana. Jadi cara dasar yang saya lakukan adalah mencatat jadwal buang air besar Rayyan juga bentuk dan warna fesesnya seperti apa. Selama Rayyan nggak diare, saya tenang-tenang aja. Kalau sudah diare, baru deh panik, hihihi. Ada yang sama?

Ternyata sekarang, kita bisa lho moms mengetahui kesehatan saluran cerna si kecil itu melalui Kalkulator Pencernaan. Lebih praktis dan nggak perlu tuh catat-catat manual seperti yang biasa saya lakukan. Kalkulator pencernaan itu bisa moms akses di bebeclub.co.id. Coba deh langsung cek sekarang juga, supaya moms bisa langsung ambil tindakan kalau ternyata saluran pencernaan si kecil kurang sehat.

Kenali Frekuensi Buang Air Besar (Pup)
Kalau si kecil dalam seminggu berapa kali sih moms buang air besarnya? Kalau Rayyan rata-rata itu sekitar 3-5 kali dalam seminggu. Untuk warna fesesnya sendiri, cenderung agak kuning keemasan. Alhamdulillah, ternyata termasuk normal. Kalau bentuk sih seringnya berubah-ubah, kadang normal dan kadang lembek.

Frekuensi BAB si kecil adalah jumlah pup dalam sehari atau rata-rata pup dalam 3 hari terakhir.

Pada acara media dan blogger gathering minggu lalu, saya mendapatkan banyak sekali informasi seputar kesehatan saluran pencernaan anak. Mulai dari mengenali tanda-tanda diare, bentuk dan warna feses, mendapatkan resep membuat makanan bergizi hingga mendapatkan informasi mengenai susu yang mengandung serat.

Moms tahu nggak bahwa diare itu merupakan penyebab kematian nomor 2 pada anak usia 1-5 tahun di Indonesia? Seram banget kan? Apalagi menurut penelitian yang saya baca, ternyata  salah satu penyebabnya itu adalah karena 9 dari 10 anak kekurangan serat.

Menurut dr. Frieda Handayani, Sp.A(K) Konsultan Gastrohepatologi Anak, menjaga kesehatan pencernaan dan memperhatikan asupan serat anak itu sangat perlu dilakukan oleh setiap orang tua. Karena asupan serat merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan anak untuk mendukung pencernaan sehat sejak dini. Jika kebutuhan serat terpenuhi, salah satu cirinya adalah pola buang air besar si kecil akan teratur.

Untuk memenuhi kebutuhan serat si kecil, kita bisa menemukannya pada buah-buahan atau sayuran. Tinggal bagaimana kita mengkreasikannya untuk dikonsumsi si kecil. Semakin kreasinya enak dan menarik, tentu si kecil akan mudah mengkonsumsinya bukan? Oleh karena itu, di sinilah peran orang tua sangat diperlukan.

Penuhi Kebutuhan Serat Dengan Bebelac Gold
Selain dengan mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran, moms juga bisa lho memberikan asupan serat untuk si kecil melalui susu Bebelac Gold. Karena kini, Bebelac Gold hadir dengan tinggi serat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian si kecil.

Menurut Pratiwi Rosani, Marketing Manager Bebelac Gold, Bebelac Gold mengandung serat oligosakarida yaitu FOS dan GOS yang terbukti klinis mempertahankan feses tetap lunak. Dengan mengkonsumsi Bebelac Gold tiga gelas sehari dan sesuai dengan anjuran penyajian, kita sudah membantu memenuhi asupan serat si kecil hingga 7 gram atau hampir 50% dari kebutuhan serat harian si kecil.

Nah, sebagai salah satu cara yang dapat dilakukan oleh orang tua selain memperhatikan asupan serat, kita juga perlu lho mengecek kesehatan saluran cerna melalui Kalkulator Pencernaan. Karena di sana, selain dapat mengetahui kesehatan saluran cerna, kita juga bisa mendapatkan berbagai informasi kesehatan seputar kesehatan saluran pencernaan.

Yuk, Kreasikan Makanan dan Minuman Kaya Serat Untuk Si Kecil
Menurut Chef Yuda yang kemarin juga hadir, sebagai orang tua peran memenuhi kebutuhan serat harian si kecil juga bisa dilakukan dengan mengkreasikan aneka makanan dan minuman setiap harinya. Tujuannya, selain untuk memenuhi kebutuhan serat juga supaya si kecil tidak bosan. Kebayang kan kalau bosan dengan makanan dan minuman yang itu-itu aja? Dampaknya bisa jadi GTM (Gerakan Tutup Mulut) hehehe.

Resep yang kemarin didemokan oleh Chef Yuda itu ada 3 macam, antara lain: Vegetable Lasagna, Green Smoothies Bebelac Gold, dan Overnight Oatmeal Mangga Bebelac Gold. Cara buatnya juga gampang banget kok moms karena dibuat dari buah-buahan, sayuran dan ditambahkan Bebelac Gold secukupnya. Semua bahan-bahannya bisa moms dapatkan di pasar tradisional atau supermarket. Nafsu makan si kecil bisa naik berlipat-lipat lho jadinya, hehehe.

Yuk mulai sekarang kita perhatikan kesehatan saluran pencernaan si kecil dengan memberikan asupan penuh serat setiap harinya. Happy parenting!