Image Slider

Drama Gonta-Ganti Diapers : Mencari Diapers yang Oke dan Cocok di Kantong

Wednesday, November 27, 2019
Hai Moms,


Kali ini saya mau cerita nih tentang pengalaman Rayyan anak saya, yang kerap gonta-ganti diapers atau popok. Kadang drama banget deh! Mulai dari Rayyannya yang gak nyaman dengan diapers-nya, sampai dengan harganya yang enggak cocok di kantong saya.  Pokoknya ada aja dramanya. Rayyan pun juga pernah mengalami ruam popok. Huh! Rasanya campur aduk banget. Sedih, bingung, dan sempat berpikir, "Stop ajalah pakai diapers-nya, capek drama terus!”

Tapi sejujurnya, gerutuan itu cuma bertahan seminggu aja. Selanjutnya, ya belum bisa move on juga dari diapers. Meskipun usia Rayyan sebentar lagi mau 3 tahun, Rayyan masih saya pakein diapers. Apalagi saat Rayyan mau bobo dan bepergian. Maklum, saya termasuk Mom yang nggak mau ribet dan nggak mau cium bau ompol. Hehehe...

Pengalaman Gonta-Ganti Diapers

Dulu, bisa dibilang pengeluaran uang bulanan Rayyan untuk diapers itu sekitar Rp750.000 per bulan. Per harinya Rayyan itu bisa 5-7 kali ganti diapers. Lumayan banget kan? Itu belum ditambah kalau nggak cocok dan ruam popok, pasti harus ganti diapers merek lain. Budget-nya? Ya nambah lagi pastinya.


Dari sekian banyak merk diapers yang pernah Rayyan pakai, Rayyan nyaman pakai Merries Good Skin. Selain cocok buat Rayyan, harganya cocok juga di kantong saya. Nggak terlalu mahal banget, tapi kualitasnya bagus.

Rayyan Cocok Pakai Merries Good Skin


Merries punya 2 jenis diapers, yaitu Merries Premium (pack berwarna putih) dan Merries Good Skin (pack berwarna hijau). Nah, yang Rayyan pakai itu adalah diapers Merries Good SkinSejak Rayyan  mencoba diapers ini, saya langsung sreg. Sebab drama karena ruam popok atau popok bocor, nggak saya alami lagi. Makanya, saya masih setia banget dan percaya dengan diapers Merries Good Skin. Dan kali ini, saya akan coba review Merries Good Skin nihMoms. Sesuai pengalaman saya tapinya ya.

Apa Saja Kelebihan Diapers Merries Good Skin?


Kalau buat saya, diapers atau popok bayi itu termasuk No Go Item kalau bepergian. Sekalipun Rayyan sudah besar begini. Apalagi kalau harus menempuh perjalanan yang cukup jauh, memakaikan Rayyan diapers itu wajib banget. Selain nyaman buat anaknya, nyaman dan bikin tenang juga di hati mamanya selama perjalanan. Hehehe...

Merries adalah satu-satunya diapers yang telah teruji klinis di Indonesia oleh Perdoski.

Selain atas dasar kenyamanan Rayyan dan saya, Merries Good Skin punya beberapa kelebihan. Saya jabarkan aja ya Moms beberapa kelebihannya menurut saya.

1. Permukaannya sangat lembut. Sehingga saya tak khawatir ketika Rayyan aktif bergerak.
2. Daya tampungnya banyak, bahkan ditinggal tidur pun diapers Merries Good Skin-nya Rayyan tidak pernah bocor.
3. Sirkulasi udara baik, sehingga kulit Rayyan tidak lembap dan terbebas dari ruam popok
4. Karet popok elastis dan lembut, pas di pinggang dan tidak meninggalkan bekas di kulit Rayyan. Jadi gak pernah deh yang namanya khawatir melorot saat Rayyan sedang bermain.
5. Waktu itu saya juga sempat lho cari tahu “teruji klinis” di packaging itu maksudnya apa sih, dan cari tahulah saya di website Merries. Ternyata diapers Merries Good Skin telah teruji klinis oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia. Setelah tahu tentu saja tambah cintalah saya dengan Merries Good SkinHehehe...
6. Desain Merries Good Skin juga menarik dan penuh warna. Lucu dan unyu. Lengkap dengan petunjuk yang membantu bagi orang yang belum tahu, bagaimana cara memakaikan diaper.

Semenjak pakai diapers Merries Good Skin, nggak ada lagi drama ruam popok dan popok bocor. Rayyan pun tidurnya makin nyenyak. Apalagi kalau lagi di perjalanan, bisa menikmati perjalanan bareng keluarga lebih nyaman deh.

Untuk Moms yang penasaran mau coba juga diapers Merries Good Skin ini untuk si kecil, Moms bisa langsung klik Buy Now. Moms juga bisa ke merries.co.id yaDi sana Moms juga bisa mempelajari lebih lanjut tentang produk Merries lainnya. Happy parenting! 

Perempuan Berdaya Lebih Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Tuesday, November 19, 2019


Keluarga sejahtera tidak hanya bisa dipandang dari nominal pendapatan yang diperoleh kedua pasangan yang memiliki peran penting dalam keluarga. Sejahtera seharusnya dinilai dari bagaimana kedua peran pasangan dalam rumah tangga dalam mengelola keuangan yang sehat, bukan hanya laki-laki yang punya peran pengambil keputusan dalam bekeluarga, peran perempuan juga setara, sehingga dalam rumah tangga tidak lagi ditemukan kesenjangan ekonomi kaum perempuan.

Setelah menikah, bagaimana sih cara mengelola keuangan keluarga seharusnya?. Apakah kamu termasuk menyerahkan semua keuangan kepada suami, lalu sebagai perempuan yang juga berperan menjadi ibu dan pengurus rumah tangga kesehariannya hanya diberikan jatah bulanan atau harian suami?. Atau, kebalikannya? Suami menyerahkan semua hasil gaji kepada istri, lalu dipercaya untuk dikelola dengan baik?.

Kalau dalam mengelola keuangan suami tidak kompromi masalah keuangan dan ternyata istri dipasrahkan full mengurus anak dan rumah tangga, bisa menyebabkan adanya kesenjangan ekonomi pada perempuan, ini sangat berpengaruh pada stabilitas ekonomi keluarga yang mudah goyah. Banyak sekali fenomena permasalahan tersebut terjadi pada keluarga karena kurang maksimalnya peran peremuan dalam mengelola keuangan.

Untuk mewujudkan keluarga sejahtera dengan keuangan yang sehat, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) telah melakukan kegiatan sejak tahun 2009 sampai tahun 2019 ini mengenai Pelatihan Literasi Keuangan Untuk Perempuan Prudential. Selama kegiatan berlangsung, program pelatihan ini berhasil memberikan dampak positif kepada hampir 35.000 perempuan di 36 kota di Indonesia.

Program ini berada di bawah pilar edukasi dari inisiatif Community Investment Prudential Indonesia, ditujukan untuk perempuan dari keluarga berpenghasilan menengah ke bawah, tujuannya agar perempuan dapat memaksimalkan perannya dalam mengelola keuangan untuk mewujudkan keluarga yang lebih sejahtera.

Pelatihan Literasi Keuangan Untuk Perempuan Lebih Berdaya Mengelola Keuangan



Sejalan dengan misi utama Prudential Indonesia untuk membangun masa depan lebih baik bagi masyarakat Indonesia dengan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, kesejahteraan dan kesehatan yang menyeluruh. Program literasi ini juga sebagai wujud memberdayakan masyarakat sesuai dengan fokus "We Do Good".

Program kali ini bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sekaligus sebagai wujud menjalankan tujuan Pembangunan Keberlanjutan (SDGs) dalam mengakhiri kemisikinan. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Pribudiarta selaku Sekertaris KPPPA,  semakin perempuan melek di bidang literasi keuangan akan membantu menjadikan keluarga lebih kuat khususnya pada sektor ekonomi dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Banyak perempuan yang mengaku sudah paham bagaiamana melakukan perencanaan ataupun pengelolaan keuangan, padahal kemampuannya mungkin saja baru tahap dasar. Mengelola keuangan butuh ketrampilan yang diasah terus-menerus, maka itu Prudential Indonesia melakukan kegiatan pelatihan literasi ini secara berkelanjutan selama 9 tahun ini.

Dari hasil survei Indeks Literasi Keuangan Perempuan tahun 2019, memang mengalami kenaikan namun posisinya masih lebih rendah dari pria. Adanya peningkatan membuktikan bahwa program literasi keuangan yang berkelanjutan ini memberikan pengaruh terhadap perempuan lebih cerdas, bijak dan berdaya dalam mengelola keuangan keluarga.

Rendahnya literasi keuangan bisa menimbulkan hal buruk yang paling tidak diinginkan. tertipu investasi bodong dengan jumlah yang besar, akibatnya bisa fatal yaitu kondisi keuangan keluarga goyah bahkan terpuruk. Itulah mengapa pentingnya literasi keuangan dimiliki setiap perempuan, diharapkan dengan adanya pelatihan literasi keuangan ini mampu meningkatkan kemampuan perempuan dalam merencanakan keuangan, mengelola uang lebih optimal, dan mampu menyisihkan dana untuk produk keuangan atau investasi.

Tips Mengelola Keuangan Untuk Perempuan



Merencanakan keuangan jangka pendek dan panjang itu penting banget, gak cuma wajib untuk perempuan yang sudah berumah tangga, perempuan single-pun harus bisa mandiri secara finansial, mau dia bekerja formal atau informal, perencanaan keuangan adalah hal penting.

Kebutuhan vs Keinginan



Hal pertama yang harus diperhatikan adalah harus bisa membedakan kebutuhan dan keinginan, jangan sampai semua yang kita beli hanya keinginan sesaat. Cara membedakan kebutuhan dan keinginan adalah benda yang digunakan jika tidak segera terpenuhi akan sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan, seperti makan di rumah, motor untuk kendaraan dan HP untuk usaha. Sedangkan kalau keinginan jika dipenuhi malah sangat menggaggu, seperti rokok, motor keluaran terbaru, makan di restoran mewah.

Tentukan Prioritas 



Pisahkan penghasilan, ini berlaku untuk yang sudah berumah tangga maupun single. Ketika mendapatkan gaji, pisahkan nominalnya ke rekening yang berbeda. Contohnya rekening aktif untuk kebutuhan sehari-hari, rekening pasif untuk tabungan dan keadaan darurat.

Plot Penghasilan Untuk Kebutuhan Prioritas



Pertama yang harus dilakukan, pastikan hutang atau cicilan,  kewajiban seperti listrik dan air, alokasi dana untuk menabung 20% minimal, alokasi dana asuransi dan investasi. dana darurat atau uang kaget dan arisan, sudah terbayar lunas semuanya.

Membuat Perencanaan Keuangan



Rencana keuangan ada dua jenis yaitu jangaka pendek dan panjang. Untuk menyimpan tabungan di rekening itu termasuk jangka pendek, tapi untuk jangka panjang bisa lakukan perencanaan keuangan dengan Deposito, Reksa Dana, Saham, atau jenis Investasi lainnya. Rencana keuangan jangka panjang ini dipergunakan untuk hal-hal yang besar, seperti untuk biaya anak kuliah di 10 tahun mendatang, biaya haji di 5 tahun datang, dan sebagainya.

Alokasi Dana Untuk Asuransi



Asuransi sangat penting untuk mempersiapkan kebutuhan masa depan yang belum diketahui apa yang akan terjadi. Bagi kepala keluarga penting sekali memiliki asuransi jiwa dan kesehatan, karena sebagai sumber pendapatan di keluarga. Bagi perempuan penting juga memiliki asuransi jiwa, kesehatan dan pendidikan untuk anak.

Ketika berencana memilih asuransi, perlu dicatat kalau harus hati-hati juga. Sebagai nasabah tidak hanya keuntungan yang perlu diketahui, tapi perlu juga tau risikonya. Maka itu, harus bertanya secara detail ke agen, sebelum memiliki asuransi.

Disiplin



Ketika sudah menjalankan tips mengelola keuangan, tentunya harus dijalani dengan DISIPLIN, agar terwujudlah keuangan keluarga yang sejahtera. Sanggup yaa dear untuk mengelola keuangan dengan baik, supaya keuangan kita tetap stabil, keluarga jadi lebih sejahtera.

Bright Gas Bikin Memasak Jadi Lebih Nyaman dan Aman

Tuesday, November 12, 2019

Kebutuhan dasar memasak di dapur tentunya tidak bisa lepas dari LPG (Liquified Petrolium Gas). Memilih produk gas yang aman patut dipertimbangkan, tidak hanya itu, gas yang punya kualitas dan punya tingkat kebocoran yang rendah juga harus dipertimbangkan loh, dear.



Salah satu produk gas dari Pertamina yang saya pilih dan gunakan kesehariannya untuk masak, Bright Gas ukuran 5,5kg. Selain warna pink yang bikin menarik hati, bright gas ini mudah banget pasang tabung gas sendiri, sistem keamanannya juga double.

Harganya juga terjangkau, jangan dibandingkan dengan LPG subsidi berwarna hijau kemasan 3Kg ya, karena kan memang peruntukannya beda. Gas LPG 3Kg itu subsidi pemerintah khusus untuk kalangan tidak mampu, malu dong kalau kita menggunakan sesuatu yang bukan hak kita. Itulah alasan saya lebih baik menggunakan bright gas pink, hemat kok bisa digunakan sampai 3 bulan.



Beruntungnya, akhir bulan lalu saya menghadiri event blogger gathering Kelihatan Cerdasnya Bersama Bright GasPada event tersebut juga diperkenalkan Bright Gas Portable dengan yang bisa digunakan dimanapun baik outdoor maupun indoor, cocok banget buat moms milenial yang suka traveling outdoor atau food blogger untuk demo masak misalnya.

Ukuran Bright Gas

Selain warna pink yang bikin saya tertarik menggunakan Bright Gas, ukuran 5,5Kg yang mudah banget dibawa sendiri karena lebih ringan sangat cocok digunakan oleh keluarga kecil saya. Untuk Bright gas terdapat 3 ukuran varian, tinggal dipilih saja sesuai kebutuhan dan kenyamanan ingin menggunakan ukuran yang mana.

Bright Gas 12 Kg, ukuran ini merupakan produk non subsidi, cocok banget digunakan untuk rumah tangga. Harga dari Bright Gas 12 Kg untuk beli baru sekitar Rp 450.000, sedangkan untuk isi ulangnya mulai dari harga Rp 141.000, harga tergantung agen penjual.

Bright Gas 5,5 Kg,  ukuran ini sangat cocok untuk keluarga kecil seperti saya dan keluarga muda yang intensitas memasaknya jarang.  Harga Bright Gas 5,5 Kg isi ulangnya dibanderol Rp 65.000, murah kan?

Bright Gas Can 220 g, ini dia ukuran terbaru dari Bright Gas untuk kompor portable.  Ukuran ini sangat cocok untuk memasak di outdoorindoor maupun saat emergency. Hargnya cukup murah mulai dari Rp 16.500.

Keunggulan Menggunakan Bright Gas



Penasaran kan kenapa sih harus pilih Bright Gas untuk kebutuhan dasar memasak?. Bahan bakar gas berwarna pink ini punya keunggulan dari sistem keamanannya, Anggi Paramitha selaku Officer LPG Brand Management Bright Gas menyampaikan keunggulan menggunakan Bright Gas berikut ini dear.

1. DSVS (Double Spindle Valve System), sistem valve ganda Bright Gas mampu mengurangi tekanan gas sehingga akan jauh lebih aman. Dibandingkan Bright Gas jenis lain yang tabungnya single valve sangat riskan tak terdeteksi sehingga mengakibatkan kecelakaan. 

2. Seal Calp Hologram, sebagai konsumen bisa langsung cek keaslian Bright Gas melalui stiker hologram yang tertempel di tabungnya.

3. Tabung Lebih Ringan, selain ukuran 12 Kg, Bright Gas juga miliki ukuran 5,5kg yang super ringan. Tanpa mengandalkan tenaga pria, perempuan juga bisa kok angkat dan pasang gas sendiri.

Bright Gas ini sangat mudah ditemukan di agen dan outlet terdekat, selain di SPBU. Kalau tidak menemukannya, bisa langsung menghubungi call center Bright Gas 135. Pesanan akan langsung datang ke rumah tanpa jumlah minimum pemesanan.

Tips Mengetahui dan Mengatasi Tabung Gas Bocor

Selain bisa angkat tabung gas sendiri, dengan menggunakan Bright Gas para moms atau perempuan akan jauh lebih mandiri, karena tidak perlu takut lagi memasang gas. Ade Triskanto selaku Asisten SBM Jakarta Timur Pertamina memberikan tips bagaimana menghadapai dan ciri-ciri tabung gas yang mengalami kebocoran.

1. Tidak perlu panik, langsung matikan kompor.
2. Segera copot regulator ketika sudah terlihat ada api yang menyala, otomatis gas akan berhenti Bengali.
3. Kalau tidak berani, ambil kain tebal basahi air untuk padamkan api, setelahnya bawa gas keluar rumah dan segera informasikan ke tetangga ada kebocoran tabung gas.
4. Kebocoran gas baunya lebih menyengat dibandingkan bau gas yang akan habis. Kalau sudah tercium segera copot regulator dan masukkan gas ke dalam ember berisi air, jika terlihat gelembung udara menandakan tabung gas bocor.

Tips Aman Memasang Gas

Mulanya saya menganggap memasang tabung gas itu sulit dan menakutkan, takut tidak benar lalu bisa menyebabkan kebocoran, maka itu saya sering merasa takjub kalau melihat perempuan bisa pasang gas sendiri. Ternyata setelah melihat praktik 7 langkah memasang gas LPG yang aman dari Ade Triskanto, memasang tabung gas itu mudah.

Simak yuk 7 langkah memasang gas LPG yang aman berikut ini, jangan lupa langsung praktik di rumah ya, dear.

1. Peralatan LPG Sesuai SNI 
Pastikan peralatan LPG yang dibeli memiliki logo Standar Nasional Indonesia (SNI), termasuk selang dan regulatornya. Untuk tabung gas perhatikan juga ya terdapat segel resmi dari Pertamina atau tidak. 
2. Sirkulasi Udara di Dapur
Perhatikan sirkulasi udara di dapur, buka semua ventilasi untuk mencegah udara pengap atau tidak sehat di dalam. Kalau memasak sebaiknya jendela, dan pintu dapur dibuka sehingga sirkulasi lancar karena kalau pengap bisa berbahaya juga buat kesehatan.
3. Matikan Sumber Api
Kompor gas harus dalam keadaan mati, jangan memasang gas saat sekitarnya masih terdapat rokok yang menyala, intinya jauhkan dari sumber api ya.
4. Pemasangan Regulator Gas
Langkah pertama, lepas segel tabung LPG, kemudian pasang regulator pada katup tabung LPG. Putar Kop regulator searah jarum jam, pastikan selang tidak tertindih atau ketekuk ya.
5. Pemasangan Klem Kompor dan Regulator Gas
Agar terhindar dari kebocoran, pastikan kedua klem kompor dan regulator terpasang kencang.
6. Cek Apabila Terjadi Kebocoran
Saat memasang regulator, cek kebocoran gas dengan deteksi suara desis pelan dari gas, serta tercium bau menyengat khas dari gas LPG. Sebenarnya LPG tidak memiliki bau, tapi ditambahkan zat bau untuk mendeteksi kebocoran. Pastikan juga saat memantik kompor tidak ada bau gas ya.
7. Tukar Gas Jika Api Tidak Menyala
Setelah memasang tabung gas dengan benar tapi api tidak kunjung menyala, tukar tabung ke agen atau LPG terdekat.

Tidak hanya memberikan tips aman memasang LPG, pada event bersama Bright Gas ini juga menghadirkan Masterchef Session 4 Deny Gumilang untuk membuktikan penggunaan Bright Gas Can, varian terbaru untuk kompor portable.



Deny Gumilang membutktikannya dengan menampilkan demo masak simpel yaitu Spaghetti Aglio e Olio dan Udang sambal dabu-dabu. Demo masak ini menggunakan Bright gas can yang langsung diperlihatkan bagaimana cara memasangnya dan menggunakannya.

Semakin yakin menggunakan pilihan LPG yang aman dan nyaman dengan Bright Gas, mulai sekarang gak perlu takut lagi pasang sendiri tabung gas di rumah karena teknologi valve ganda Bright Gas melindungi tabung gas dari kebocoran.