Perempuan Berdaya Lebih Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

Tuesday, November 19, 2019


Keluarga sejahtera tidak hanya bisa dipandang dari nominal pendapatan yang diperoleh kedua pasangan yang memiliki peran penting dalam keluarga. Sejahtera seharusnya dinilai dari bagaimana kedua peran pasangan dalam rumah tangga dalam mengelola keuangan yang sehat, bukan hanya laki-laki yang punya peran pengambil keputusan dalam bekeluarga, peran perempuan juga setara, sehingga dalam rumah tangga tidak lagi ditemukan kesenjangan ekonomi kaum perempuan.

Setelah menikah, bagaimana sih cara mengelola keuangan keluarga seharusnya?. Apakah kamu termasuk menyerahkan semua keuangan kepada suami, lalu sebagai perempuan yang juga berperan menjadi ibu dan pengurus rumah tangga kesehariannya hanya diberikan jatah bulanan atau harian suami?. Atau, kebalikannya? Suami menyerahkan semua hasil gaji kepada istri, lalu dipercaya untuk dikelola dengan baik?.

Kalau dalam mengelola keuangan suami tidak kompromi masalah keuangan dan ternyata istri dipasrahkan full mengurus anak dan rumah tangga, bisa menyebabkan adanya kesenjangan ekonomi pada perempuan, ini sangat berpengaruh pada stabilitas ekonomi keluarga yang mudah goyah. Banyak sekali fenomena permasalahan tersebut terjadi pada keluarga karena kurang maksimalnya peran peremuan dalam mengelola keuangan.

Untuk mewujudkan keluarga sejahtera dengan keuangan yang sehat, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) telah melakukan kegiatan sejak tahun 2009 sampai tahun 2019 ini mengenai Pelatihan Literasi Keuangan Untuk Perempuan Prudential. Selama kegiatan berlangsung, program pelatihan ini berhasil memberikan dampak positif kepada hampir 35.000 perempuan di 36 kota di Indonesia.

Program ini berada di bawah pilar edukasi dari inisiatif Community Investment Prudential Indonesia, ditujukan untuk perempuan dari keluarga berpenghasilan menengah ke bawah, tujuannya agar perempuan dapat memaksimalkan perannya dalam mengelola keuangan untuk mewujudkan keluarga yang lebih sejahtera.

Pelatihan Literasi Keuangan Untuk Perempuan Lebih Berdaya Mengelola Keuangan



Sejalan dengan misi utama Prudential Indonesia untuk membangun masa depan lebih baik bagi masyarakat Indonesia dengan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, kesejahteraan dan kesehatan yang menyeluruh. Program literasi ini juga sebagai wujud memberdayakan masyarakat sesuai dengan fokus "We Do Good".

Program kali ini bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, sekaligus sebagai wujud menjalankan tujuan Pembangunan Keberlanjutan (SDGs) dalam mengakhiri kemisikinan. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Pribudiarta selaku Sekertaris KPPPA,  semakin perempuan melek di bidang literasi keuangan akan membantu menjadikan keluarga lebih kuat khususnya pada sektor ekonomi dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Banyak perempuan yang mengaku sudah paham bagaiamana melakukan perencanaan ataupun pengelolaan keuangan, padahal kemampuannya mungkin saja baru tahap dasar. Mengelola keuangan butuh ketrampilan yang diasah terus-menerus, maka itu Prudential Indonesia melakukan kegiatan pelatihan literasi ini secara berkelanjutan selama 9 tahun ini.

Dari hasil survei Indeks Literasi Keuangan Perempuan tahun 2019, memang mengalami kenaikan namun posisinya masih lebih rendah dari pria. Adanya peningkatan membuktikan bahwa program literasi keuangan yang berkelanjutan ini memberikan pengaruh terhadap perempuan lebih cerdas, bijak dan berdaya dalam mengelola keuangan keluarga.

Rendahnya literasi keuangan bisa menimbulkan hal buruk yang paling tidak diinginkan. tertipu investasi bodong dengan jumlah yang besar, akibatnya bisa fatal yaitu kondisi keuangan keluarga goyah bahkan terpuruk. Itulah mengapa pentingnya literasi keuangan dimiliki setiap perempuan, diharapkan dengan adanya pelatihan literasi keuangan ini mampu meningkatkan kemampuan perempuan dalam merencanakan keuangan, mengelola uang lebih optimal, dan mampu menyisihkan dana untuk produk keuangan atau investasi.

Tips Mengelola Keuangan Untuk Perempuan



Merencanakan keuangan jangka pendek dan panjang itu penting banget, gak cuma wajib untuk perempuan yang sudah berumah tangga, perempuan single-pun harus bisa mandiri secara finansial, mau dia bekerja formal atau informal, perencanaan keuangan adalah hal penting.

Kebutuhan vs Keinginan



Hal pertama yang harus diperhatikan adalah harus bisa membedakan kebutuhan dan keinginan, jangan sampai semua yang kita beli hanya keinginan sesaat. Cara membedakan kebutuhan dan keinginan adalah benda yang digunakan jika tidak segera terpenuhi akan sangat mengganggu keamanan dan kenyamanan, seperti makan di rumah, motor untuk kendaraan dan HP untuk usaha. Sedangkan kalau keinginan jika dipenuhi malah sangat menggaggu, seperti rokok, motor keluaran terbaru, makan di restoran mewah.

Tentukan Prioritas 



Pisahkan penghasilan, ini berlaku untuk yang sudah berumah tangga maupun single. Ketika mendapatkan gaji, pisahkan nominalnya ke rekening yang berbeda. Contohnya rekening aktif untuk kebutuhan sehari-hari, rekening pasif untuk tabungan dan keadaan darurat.

Plot Penghasilan Untuk Kebutuhan Prioritas



Pertama yang harus dilakukan, pastikan hutang atau cicilan,  kewajiban seperti listrik dan air, alokasi dana untuk menabung 20% minimal, alokasi dana asuransi dan investasi. dana darurat atau uang kaget dan arisan, sudah terbayar lunas semuanya.

Membuat Perencanaan Keuangan



Rencana keuangan ada dua jenis yaitu jangaka pendek dan panjang. Untuk menyimpan tabungan di rekening itu termasuk jangka pendek, tapi untuk jangka panjang bisa lakukan perencanaan keuangan dengan Deposito, Reksa Dana, Saham, atau jenis Investasi lainnya. Rencana keuangan jangka panjang ini dipergunakan untuk hal-hal yang besar, seperti untuk biaya anak kuliah di 10 tahun mendatang, biaya haji di 5 tahun datang, dan sebagainya.

Alokasi Dana Untuk Asuransi



Asuransi sangat penting untuk mempersiapkan kebutuhan masa depan yang belum diketahui apa yang akan terjadi. Bagi kepala keluarga penting sekali memiliki asuransi jiwa dan kesehatan, karena sebagai sumber pendapatan di keluarga. Bagi perempuan penting juga memiliki asuransi jiwa, kesehatan dan pendidikan untuk anak.

Ketika berencana memilih asuransi, perlu dicatat kalau harus hati-hati juga. Sebagai nasabah tidak hanya keuntungan yang perlu diketahui, tapi perlu juga tau risikonya. Maka itu, harus bertanya secara detail ke agen, sebelum memiliki asuransi.

Disiplin



Ketika sudah menjalankan tips mengelola keuangan, tentunya harus dijalani dengan DISIPLIN, agar terwujudlah keuangan keluarga yang sejahtera. Sanggup yaa dear untuk mengelola keuangan dengan baik, supaya keuangan kita tetap stabil, keluarga jadi lebih sejahtera.

Post Comment
Post a Comment

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!