Indonesia Untuk Dunia, Wujudkan Perdamaian Lewat Keanggotaan Elected Ten DK PBB

Wednesday, December 4, 2019
Hai dear,



Menurut kalian apa sih yang membuat kalian bangga dengan Indonesia?. Jawaban saya, salah satu kebanggaan saya pada Indonesia adalah perannya terhadap perdamaian dunia melalui diplomasi. Siapa yang melakukan diplomasi di ranah Internasional? Ya, salah satunya peran Kementerian Luar Negeri.

Ingat betul, pelajaran sejarah sewaktu duduk di bangku sekolah. Melalui tergabungnya Indonesia dalam keanggotaan PBB, dan ikut berperan dalam perdamaian di beberapa negara konflik, merupakan salah satu wujud arahan Undang-Undang untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia, keren kan? Indonesia ternyata negara yang cukup diperhitungkan.

Tau gak sih kalian? Indonesia terpilih kembali yang keempat kalinya untuk menjadi Elected Ten Dewan Keamanan PBB (DK PBB) pada tahun 2019 – 2020. Sayangnya, belum banyak yang mengetahui keberhasilan Indonesia dalam memperjuangkan keanggotaannya di PBB. Nah, baru saja Kementerian Luar Negeri mengajak Influencer untuk bertemu sekaligus memperkenalkan Gedung Pancasila.

Explore Gedung Pancasila 



Pasti tau dong joget Ibu Kemenlu bersama influencer media yang sudah viral beberapa waktu lalu?. Joget tiktok “Entah Apa Yang Merasukimu” itu suprise dari ibu Kemenlu saat Influencer mengunjungi Gedung Pancasila. 

Gedung Pancasila ini digunakan Kementerian Luar Negeri untuk pertemuan resmi dengan Negara lain di seluruh dunia, dari pertemuan sahabat sampai perbincangan rahasia dilakukan di gedung ini loh. Diberi nama Gedung Pancasila karena Gedung ini merupakan tempat lahirnya Pancasla pada saat sidang 1 Juni 1945 sebagai usulan dasar negara Indonesia.





Sebelumnya, Gedung Pancasila ini dibangun untuk rumah kediaman Panglima Angkatan Perang Kerajaan Belanda pada tahun 1830, kemudian beralih menjadi Gedung Volksraad sebagai tempat persidangan Dewan Perwakilan Rakyat oleh Pemerintah Belanda yang berkuasa pada tahun 1918. Setelah Jepang berkuasa, dialih fungsikan menjadi tempat persidangan semacam Dewan Perwakilan Rakyat menjadi Gedung Chuo Sangi-In.




Alamat Gedung Pancasila di Jalan Taman Pejabon No.6 Jakart Pusat, dekat dengan Stasiun Gambir, Lapangan Banteng dan Masjid Istiqlal. Sayangnya, untuk explore Gedung Pancasila tidak bisa dibuka secara umum, harus ada konfirmasi terlebih dahulu. Beruntungnya saya dan teman influencer lain berkesempatan untuk Explore Gedung Pancasila.

Gedung bersejarah sejak Belanda berkuasa tidak hilang, dominasi warna putih klasik ciri khas bangunan Belanda masih mendominasi seluruh arsitetur bangunan ini. Gedung Pancasila digunakan untuk penyambutan tamu-tamu luar negeri terkait hubungan Internasional, tidak heran kalau gedung ini tidak terbuka untuk umum.

Setelah puas foto di area depan gedung, ruangan yang pertama kali dijumpai di Gedung ini adalah Lobby dan Meja Registrasi yang digunakan untuk menerima tamu, beberapa lukisan dan interior klasik disajikan di ruangan ini.

Selanjutnya Ruang Tete-a tete, digunakan untuk berbincang empat mata dengan tamu luar negeri yang bersifat rahasia. Dalam ruangan ini terdapat lukisan para Menteri Luar Negeri, dan salah satu yang paling menarik adalah satu-satunya Kemenlu Wanita terpajang, siapa lagi kalau bukan wanita hebat kebanggaan Indonesia, Ibu Retno Menteri Luar Negeri yang dipilih kembali oleh Presiden Jokowi.

Selanjutnya Ruang Coklat atau Bilateral, terbagi menjadi dua yaitu bilateral kecil dan besar. Nuansa coklat dan gold yang menyejukkan, dengan furniture klasik tertata rapih dalam ruangan ini memberikan kenyamanan lebih pada tamu kenegaraan dan staffnya ketika berkunjung.




Ruangan terakhir yang menjadi sejarah bagi saya, Flag Room. Bendera-bendera anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa berjejer rapih dalam ruangan ini. Ruangan yang cukup besar seperti aula ini digunakan sebagai ruang utam, biasanya digunakan untuk acara pelantikan pejabat eselon 1. Ruang Bendera Gedung Pancasila inilah yang menjadi saksi ketika Ibu Kemenlu Joget tiktok bersama teman influencer media lain. Ternyata Ibu Kemenlu yang tegas saat berdiplomasi dengan Negara lain, bisa santai berjoget ria loh!.

Peran Indonesia di DK PBB, Ini Diplomasi Indonesia Untuk Damai




Sebagai Kemenlu wanita pertama, Ibu Retno membuktikan kalau woman empower yang dimiliki perempuan dengan saling mendukung, perempuan sebenarnya memiliki kelebihan untuk berdiplomasi dibandingkan laki-laki. Terbukti, ketika Indonesia menjadi anggota tidak tetap DK PBB, Indonesia sangat berperan dalam jembatan upaya perdamaian dunia yang mendapatkan apresiasi juga di KTT ke-10 ASEAN PBB.

Isu penting bagi Indonesia yang membawa benih perdamiaan seperti proses rekonsiliasi konfik dan perdamaian di beberapa negara konflik, seperti PalestinaSuriahYamanLebanon dan negara lainnya, merupakan salah satu wujud agenda prioritas Indonesia selama menjadi Anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019 -2020.

Apa Manfaat dari Peran Indonesia selama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB?

1. Salah satu bentuk perwujudan mandat konstitusi UUD 1945 untuk melaksanakan ketertiban dunia
2. Meningkatkan peran kepemimpinan Internasional Indonesia
3. Meningkatkan peran dan kontribusi Indonesia pada misi pemeliharaan perdamaian (MPP) Indonesia)
4. Memperbesar peluang untuk mendorong reformasi DK PBB, utamanya working method

Isu utama dalam tema yang diangkat Indonesia “Menabur Benih Perdamaian” untuk mewujudkan perdamaian, antara lain, aspek pembangunan ekonomi, pemberdayaan masyarakat, perlindungan Hak Asasi Manusia, pemajuan proses politik inklusif serta demokrasi.

Salah satu kegiatan yang baru saja berlangsung yaitu pada pertemuan Debat Terbuka (Open Debate) bertemakan Menabur Benih Perdamaian pada 7 Mei 2019 yaitu galangan dukungan DK PBB tolak klaim permukiman Israel, dengan tegas Indonesia menolak pernyataan AS terkait kebijakan aneksasi terhadap wilayah Palestina dan menjadi penghalang perdamian berdasar solusi dua negara.

Selain tentara Indonesia yang juga berperan aktif dalam menjaga perdamaian dunia, Indonesia dalam menjabat Presiden DKK PBB pada periode mendatang juga memegang tanggung jawab penuh penyusunan dokumen sidang, seperti rancangan resolusi dan press statement terkait konflik-konflik antar negara di dunia.

Sekarang gak ada alasan lagi untuk tidak bangga dengan Indonesia ya?, Semua yang dilakukan bukan hanya perdamaian di Indonesia tapi Perdamaian Untuk Dunia.
Post Comment
Post a Comment

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!