Rutin Berolahraga, Langkah Awal Cegah Diabetes

Monday, December 2, 2019


Hai dear,



Diabetes adalah salah satu penyakit yang cukup ramai dibicarakan akhir-akhir ini di negeri kita. Bagaimana tidak, sebagian dari mereka yang menderita Diabetes masih harus menjalani berbagai pengobatan dengan konsisten dan rutin mengkonsumsi obat-obatan, yang mana langkah tersebut diambil untuk mengontrol penyakit Diabetes mereka. Tidak hanya di situ saja, bahkan ada sebagian dari mereka juga yang tetap  harus rutin mengecek kadar gula darah hingga menyuntikkan insulin ke dalam tubuh. Lalu apakah Diabetes nya pasti sembuh?. Belum tentu.

Selain menjaga pola makan dan istirahat yang cukup, melakukan olahraga secara rutin minimal seminggu dua kali juga menjadi salah satu langkah untuk mencegah dan mengobati Diabetes. Walau terkesan berat. olahraga yang dimaksud tidak selalu berarti olahraga berat yang dilakukan di luar ruangan. Di dalam rumah saja pun jika niat berolahraga itu ada, pasti bisa kok!.

Oh iya, kalian tahu tidak berapa banyak penderita Diabetes di Indonesia saat ini? Berdasarkan data International Diabetes Federation Atlas edisi ke-9 tahun 2019, Indonesia menduduki peringkat ke-7 penyandang diabetes terbanyak di dunia dan ke-3 penyandang toleransi glukosa terganggu terbanyak di dunia. Cukup mencengangkan bukan? Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) bersama Merck Sharp Dohme (MSD) Indonesia, Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (Perkeni), Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, komunitas masyarakat dan MRT Jakarta; bersama-sama melaksanakan kampanye #LindungiKeluargadariDiabetes.


Kampanye ini sejalan dengan tema besar kampanye Hari Diabetes Dunia 2019 yang diusung oleh International Diabetes Federation (IDF), Protect Your Family, dengan fokus utama deteksi diabetes, cegah diabetes tipe 2, dan penanganan diabetes anggota keluarga dengan diabetes.

Kampanye #LindungiKeluargadariDiabetes ini bertujuan untuk mengajak seluruh keluarga di Indonesia untuk mengetahui risiko diabetes dan meningkatkan kesadaran dari pengaruh diabetes terhadap pasien dan keluarga serta mendorong peran aktif keluarga dalam penanganan, pencegahan, dan edukasi mengenai diabetes.

Mari Kita Lindungi Keluarga dari Diabetes!




Dalam rangka mendukung campaign positif ini, saya dan beberapa teman blogger kemarin menghadiri acara olahraga bersama dan cek gula darah gratis di Taman Stasiun MRT Dukuh Atas - Jakarta pada hari Sabtu, 30 November 2019. Tidak hanya olahraga bersama saja, di sana kami juga mengikuti talkshow seputar diabetes dan bagaimana saja cara pencegahannya.

Menurut Ketua Pesatuan Diabetes Indonesia (PERSADIA) Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi dan Depok, Prof. Dr. dr. Mardi Santoso, DTM & SpPD-KEMD, FINASIM, FACE, peran keluarga amat penting dalam deteksi dini diabetes dan usaha-usaha pencegahan diabetes tipe 1, tipe 2 dan tipe lain serta pengobatan anggota keluarga dengan diabetes. Dalam deteksi dini peran keluarga penting untuk mengetahui gejala diabetes & memastikan apakah sudah terkena diabetes atau prediabetes sehingga mempercepat penanganan dan mencegah komplikasi. Terutama pada diabetes tipe 1 yang jika tidak dideteksi dapat menyebabkan perburukan dan menimbulkan kematian. Dalam pencegahan diabetes tipe 2 maka keluarga berperan melindungi jangan sampai keluarga yang lain terkena diabetes.

Oleh sebab itu, perlu memahami faktor-faktor risiko yang bisa memicu terkena diabetes dengan cara meningkatkan gaya hidup sehat, bilaperlu lakukan tes gula darah. Dalam penanganan diabetes, keluarga sangat berperan mendukung dan memastikan pasien mendapatkan penyuluhan, pengobatan, pengaturan makan(diet), dan pemeriksaan untuk mengetahui komplikasi-komplikasi serta melaksanakan gaya hidup sehat yang dijalankan terus-menerus.





Hal itulah yang akhirnya membuat campaign #LindungiKeluargadariDiabetes dijalankan. Sebagai mitra global dari International Diabetes Federation (IDF),  Medical Affairs Director MSD Indonesiadr Suria Nataatmadja, mengatakan bahwa MSD berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kesadaran terhadap diabetes. Dengan diadakannya kampanye ini kami berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya peran keluargadalam hal deteksi, pencegahan, dan penanganan diabetes.”

Yuk, Kita Budayakan Berolahraga dengan Naik dan Turun Tangga


Bagi penderita Diabetes, kegiatan olahraga yang terkadang terasa sulit bagi mereka, sering membuat mereka justru melewatkan kegiatan yang satu ini. Padahal naik dan turun tangga saja sudah termasuk berolahraga lho. Seperti yang juga disampaikan oleh Corporate Secretary PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin yang mengatakan, ”Menyadari manfaat naik atau turun tangga bagi kesehatan terutama mencegah diabetes, MRT Jakarta menyambut baik dan mendukung inisiatif dari kampanye #LindungiKeluargdariDiabetes. Ini sejalan dengan upaya kami untuk mengajak masyarakat pengguna MRT Jakarta untuk menggunakan tangga daripada lift yang memang hanya diperuntukkan bagi kelompok prioritas seperti ibu hamil, lansia dan disabilitas.


Edukasi mengenai manfaat dari naik turun tangga ini akan ada di poster dan stiker di area stasiun MRT Jakarta. Kami berharap pengguna MRT Jakarta dapat menggunakan tangga dan merasakan manfaat kesehatannya selain juga mendahulukan mereka yang membutuhkan untuk menggunakan lift prioritas.


Nah, sudah naik dan turun tangga belum hari ini?. Yuk biasakan dari sekarang dan lindungi keluarga kita dari diabetes. Semangat hidup sehat!
Post Comment
Post a Comment

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!