Virus Corona Bisa Dicegah Melalui Jaga Kebersihan Diri

Monday, February 10, 2020
Hai dear,



Sudah tahu wabah Virus Corona yang terjadi di kota Wu han, China? Wajar memang kalau kita resah dan takut virus corona bisa sampai Indonesia, tapi kita tidak perlu panik secara berlebihan, apalagi sampai menyebarkan, menerima berita hoax terkait virus corona yang banyak tersebar.

Cukup merasakan empati dan prihatin dengan korban beserta keluarganya yang mengalami virus corona. Virus ini cepat sekali menyebar, per-tanggal 4 Februari 2020, secara global sudah tercatat sebanyak 20.630 orang terinfeksi, dan korban meninggal sebanyak 425 orang di Cina. Tidak perlu panik, yang perlu dilakukan adalah siap siaga untuk melakukan pencegahan sejak dini, caranya?

Cara mencegah virus Corona bisa dimulai dengan banyak mencari informasi mengenai virus, tentunya dari berita yang dapat terverifikasi, contohnya dari Kementerian Kesehatan. Nah, yuk kita mulai kenalan dulu dengan Virus Corona.

Mengenal Virus Corona


Kebetulan beberapa hari lalu, saya menghadiri edukasi mengenai Virus Corona yang diselenggarakan oleh MundipharmaGermas, dan Ikatan Dokter Indonesia. Senang rasanya, saya akan berbagi informasi yang diperoleh dari acara ini, dan lebih tenang menyikapi Virus Corona karena ternyata bisa dicegah loh!

Penting sekali untuk kalian tahu bagaimana Novel Corona Virus (2019-nCOV) yang ternyata sudah hidup bersiklulasi diantar hewan termasuk kucing, kelelawar dan onta, virus ini juga jarang menginfeksi manusia.


Seperti yang disampaikan oleh dr. Daeng M.Faqih., SH., MH selaku Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia, Novel Corona Virus ini merupakan virus jenis Zoonosis seperti MERS atau SARS yang seharusnya hidup di tubuh hewan, sangat jarang manusia bisa terinfeksi virus ini, namun ternyata saat ini sudah bisa menginfeksi tubuh manusia.

Penyebaran virus Corona di kota Wu Han, China memang sangat cepat. Dalam hitungan jam, ribuan orang sudah positif terinfeksi virus Corona jenis baru. Bermula pada akhir Desember 2019, WHO China Country Office menerima laporan 44 pasien dengan kasus Pneumonia yang tidak biasa, kemudian tanggal 7 Januari 2020 dapat diisolasi. 

Hasil identifikasi, penyebabnya ditemukan jenis coronavirus yang berpindah dari hewan ke manusia, dimana strain coronavirus baru ini belum teridentifikasi sebelumnya. Memang sebagian besar kasus terpapar Virus Corona berlokasi di Pasar Seafood kota Wu Han (Huanan Seafood Wholesale Market).

Penularan Virus Corona Dari Sup Kelelawar, Benarkah?




Bagaimana sih virus corona yang bermula hidup di hewan bisa berpindah ke manusia? Virus Corona cenderung hanya bisa bertahan hidup di cuaca dingin dengan kelembabab rendah, bersyukur Indonesia merupakan Negara tropis dengan udara kelembaban tinggi, sehingga virus corona hanya dapat bertahan di luar tubuh manusia beberapa menit saja.

Berita yang cukup banyak beredar mengenai virus corona bermula dari kebiasaan warga Wu Han menyukai makanan sup kelelawar, hal ini dikonfirmasi oleh DR. Dr. Erlina Burhan, Msc, SP.P(K) selaku Pokja Infeksi Pengurus PusatPerhimpunan Dokter Paru Indonesia, seperti virus Influenza, sebenarnya Virus Corona akan mati pada suhu 60 derajat, sehingga jika daging kelelawar dimasak sampai matang tentunya tidak bisa menjadikan penyebab utama virus ini bisa menginfeksi manusia.

Adapula kabar Virus Corona dapat menulai melalui pandangan mata, berita ini sangat menyesatkan. Kemungkinan melalui pandangan mata adalah ketika tangan yang terpapar Virus Corona kemudian memegang mata yang bisa menjadikan penyabab cara penularan melalui mukosa mata.

Lalu, adapula berita Virus Corona bisa menyebar melalui buah-buahan, Virus Corona dapat diobati dengan bawang putih dan minum alkohol. Perlu dicatat ya, Virus Corona berkembang biak pada hewan, jadi tidak mungkin tumbuh dan berkembang pada buah-buahan. Dan super kaget banget, ternyata hingga saat ini data dari Kemenkominfo sudah memperoleh 57 berita hoax terkait Virus Corona, jadi harus hati-hati!

Walaupun hingga saat ini masih dilakukan penelitian penularan, obat maupun vaksin Virus Corona, Dr. Erlina menyampaikan penjelasan yang benar mengenai kemungkinan bagaimana penularan Virus Corona dari manusia ke manusia, berikut ini ya bisa dipahami.


  • Virus Corona dapat menular melalui batuk, bersin, tertawa, maupun saat berbicara, mengapa? Percikan yang keluar dari saluran pernapasan atau droplets dapat melampaui jarak tertentu (umumnya 1 meter) pada permukaan mukosa yang rentan.
  • Virus Corona dapat menular melalui kontak erat secara personal, contohnya berjabat tangan atau menyentuh bagian yang terkontaminasi, lalu secara tidak sengaja memegang mulut, hidung atau mata.
  • Virus Corona juga dapat menular melalui feses.

Jadi, sangat jelas ya Virus Corona dapat menular ketika terjadinya kontak langsung melalui droplet atau cairan dari penderita, lalu terhirup dan masuk melalui saluran pernafasan atas dan paru-paru. Untuk daya jangkau cairan ini hanya 1 – 1,8 meter bisa menularkan virus corona, jadi kebersihan diri terutama tangan dan saluran pernafasan sangat mungkin memutus rantai penyebaran Virus Corona.

Cara Mencegah Penularan Virus Corona




Virus membutuhkan sebuah reseptor di dalam tubuh manusia agar bisa tumbuh berkembang biak. Ketika sudah bertemu dengan reseptor yang terdapat pada saluran pernapasan dan saluran pencernaan, barulah virus ini dapat berkembang biak pada manusia.

Tidak heran, saat ini kebutuhan masker sangat penting, tujuannya mencegah kontaminasi atau cairan dari virus corona ini. Gak cuma itu, menjaga kebersihan diri juga penting, jangan pernah lupa untuk selalu membersihkan tangan dengan antiseptik sebelum memegang mulut, hidung dan mata kita.

Berikut ini yang bisa kita lakukan untuk mencegah penularan virus corona, mudah kok diterapkan.

1. Rajin Bersihkan Tangan 


WHO menyarankan untuk sering lakukan cuci tangan selama 20 detik menggunakan sabun dan bilas dengan air mengalir. Membersihkan tangan juga bisa dilakukan dengan cairan antiseptik, yang paling mudah siapkan selalu handsanitizer di tas kalian ya!

2. Gunakan Masker dengan Benar


Berita yang beredar masker yang paling bagus digunakan adalah jenis masker  N95, hal ini tidak dibenarkan jika digunakan keseharian karena jenis ini biasanya digunakan untuk tim medis atau petugas kesehatan saat berada di ruang isolasi. Masker ini memiliki filter 95% dengn 0,3um partikel yang memiliki kemampuan menahan virus, sayangnya masker ini sangat tebal, jadi untuk digunakan keseharian akan terasa engap.

Maka, disarankan gunakan masker bedah. Masker bedah yang biasa kita lihat berwarna hijau ini punya 3 lapisan, yaitu waterproof pada lapisan berwarna hijau bertujuan untuk mencegah percikan masuk, lalu lapisan tengah terdapat filtrasi yang dapat menahan 90% partiker 5um, sert lapisan dalam berwarna putih yang bermanfaat untuk absorbsi lembab atau basah.

Masker bedah hanya bisa digunakan sekali pakai, jika basah ataupun kotor harus segera diganti. Masker bedah dapat diganti setiap 2-4 jam, jangan pernah menyimpan dan menggunakan kembali masker bedah ini. Selalu biasakan cuci tangan setelah membuka masker ya!

3. Tingkatkan Imunitas Tubuh


Daya imun tubuh yang baik akan membantu melawan virus yang menyerang tubuh kita, tingkatkan imunitas tubuh dengan cara makan sayuran dan bergizi, hindari makanan daging mentah, konsumsi air mineral, istirahat cukup dan olahraga.

4. Hindari Tempat Umum

Jika tidak ada kebutuhan yang urgent, sebaiknya hindari tempat umum yang terlalu banyak orang. Khususnya untuk kamu traveler atau hendak ke luar negeri, lebih baik tingkatkan kehati-hatian, jangan lupa pakai masker ya!

5. Jaga Kebersihan Rongga Mulut dan Tenggorokan

Rutin berkumur dengan obat kumur yang mengandung Povidone Iodine yang sudah terbukti dapat mencegah virus.

6. Kenali Gejala

Gejala pada infeksi virus corona mirip dengan pneumonia pada umumnya, diantaranya demam, lemas, batu kerin, sesak atau kesulitan bernapas, dan perlu waspada pada orang dengan usia lanjut serta balita. Jika sudah merasakan gejala tersebut, segera periksa ke dokter dan istirahat di rumah.

Walaupun infeksi virus bisa dilawan oleh daya imun tubuh kita sendiri, tidak bisa dianggap sepele karena penyebarannya terbilang cukup luas dan sangat cepat. Maka itu, penting sekali untuk kita tetap mawas diri selalu menjaga kebersihan tangan dan saluran pernafasan.

Dengan itu, kita bisa membantu memutus rantai virus corona, khususnya mencegah penularannya di Indonesia. Jangan lupa untuk berikan edukasi pentingnya menjaga kebersihan diri dengan lingkungan terdekat kita, sebarkan informasi yang benar untuk meluruskan hoax berita yang tidak benar ya!


Post Comment
Post a Comment

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!