Semangat Berikan Vaksin Untuk Si Kecil Sebagai Bukti Cinta

Monday, May 3, 2021



Masih banyak mitos yang tersebar mengenai Vaksin, risih rasanya melihat banyak pendapat Ibu diluar sana mengenai ketakutan memberikan vaksin untuk si kecil.

Kalau saya pribadi moms, memberikan vaksin untuk anakku adalah bukti cinta saya untuk dia. Sebagai perlindungan dia untuk sekelilingnya dan juga sebaliknya melindungi anakku dari sekelilingnya juga.

Gak mau perang pendapat sama ibu-ibu diluar yang kontra dengan Vaksin, saya lebih memilih mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai vaksin untuk anak. Kebetulan kemarin saya hadir dalam event Kenapa Harus Vaksin World Immunization Week 2021 Webinar.

Mengusung tema “101 Vaksinasi: Kupas Tuntas Vaksinasi Anak” bersama @kenapaharusvaksin, theAsianparent Indonesia, narasumber dr. Attila Dewanti, SpA(K) dan SisyPriscillia. 

 

Ternyata informasi seputar vaksin dalam webinar kali ini “daging” banget, saya pun merasa tercerahkan dan gak ragu lagi untuk melengkapi tabel imunisasi anak saya Rayyan. 

5 Alasan Si Kecil Harus Diberikan Vaksin



Moms, mungkin ada informasi yang terlewat mengenai vaksin aman  yang sampai di telinga kita. Selama ini mungkin moms hanya dibayang-bayangi oleh ketakutan akibat si kecil diberikan vaksin.

Padahal ada informasi lain yang wajib moms tahu mengenai vaksin, yaitu:


Mencegah Kematian

2-3 Juta kematian dapat dicegah dengan Imunisasi

 

Mencegah Penyakit

Vaksin dapat mencegah lebih dari 26 penyakit

 

Mengurangi Resistensi Antibiotik

Membantu membatasi / Mengurangi terjadinya resistensi antibiotik karena dapat mencegah kematian pada tahap awal

 

Menyelamatkan Orang

Meningkatkan cakupan imunisasi secara global dapat menyelamatkan lebih dari 1,5 juta orang setiap tahunya

 

Selain itu ada 5 alasan kenapa si kecil harus divaksinasi juga moms:


1. Sistem imun tubuh si kecil setelah lahir belum sempurna, oleh sebab itu butuh vaksinasi agar dapat melawan kuman yang masuk dalam tubuhnya
2. Vaksinasi dapat memperkuat imun si kecil
3. Vaksinasi dapat menghindarkan si kecil dari penyakit menular yang membahayakan
4. Tidak hanya melindungi diri tapi juga melindungi semua orang disekitarnya
5. Melakukan Imunisasi jauh lebih hemat waktu dan biaya.

 

Lalu, ada akibatnya gak sih moms kalau si kecil tidak diberikan Vaksin?

Akibat Si Kecil Hidup Tanpa Vaksin


Kejadian pandemi satu tahun belakangan ini sebenarnya bisa menjadi pelajaran untuk moms. Pandemi yang disebabkan virus menular ini, sama halnya seperti kejadian wabah penyakit sebelumnya.

Tentu moms masih ingat kasus wabah Virus Polio, Meningitis, Difteri, Malaria dan wabah lainnya. Penyakit ini hampir bisa dicegah setelah adanya vaksinasi, contohnya adanya vaksin influenza yang sudah dilakukan, lalu vaksin untuk balita dan vaksin tambahan lainnya sampai usia dewasa.

Adanya vaksinasi tersebut membentuk Herd Immunity untuk mencegah wabah penyakit menular. Herd Immunity, turut memberikan perlindungan bagi kelompok  usia lainnya. Sehingga Kejadian Luar Biasa atau wabah dapat dicegah, seperti kejadian wabah penyakit yang pernah terjadi.

 

4 Tips Memberikan Vaksin Untuk Si Kecil


Nah, Moms tentunya ingin memberikan yang terbaik untuk si kecil kan? Tapi, padatnya waktu working moms seperti saya ini, terkadang jadi suka lupa dengan jadwal imunisasi si kecil. Akibatnya, sering kali jadwal imunisasi untuk pemberian vaksin tertentu jadi terlewat deh.




Dalam webinar ini diberikan juga beberapa poin yang harus diperhatikan dalam memberikan vaksin booster untuk si kecil:

1. Tanyakan Jadwal Imunisasi Anak Pada Dokter

 

Sebelum bertanya dengan Dokter, sebaiknya moms juga pelajari dulu arti warna dalam jadwal imunisasi di buku yaa. Ada beberapa warna yaitu biru, cream , pink dan kuning dilengkapi beberapa keterangan. 

 

Selanjutnya moms harus rutin untuk cek jadwal imunisasi, lihat jadwal imunisasi dan konsultasikan ke dokter Anak.

 

2. Bagaimana Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Teratur?


Moms tidak perlu khawatir, karena kalau imunisasi terlambat bisa dilanjutkan sesuai jadwal vaksin. Nah, apalagi dalam kondisi pandemi seperti ini, sebenarnya pemberian vaksin tidak perlu ditunda.

Tapi, kalau terpaksa terlewat jadwal, dari IDAI menyarankan imunisasi kejar dan imunisasi ganda, yaitu pemberian vaksin dalam beberapa waktu yang sama sekaligus. Perlu dicatat ya, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anak moms.

 

3. Apakah Berbahaya Kalau Vaksin Diberikan Lebih dari Sekali?

Jawaban dari dr.Attila, tidak ada bukti pemberian vaksin akan merugikan penerima yang sudah vaksin dan vaksin tidak akan membuat penyakit lebih parah.

Maka itu moms, kalau ragu apakah sudah memberikan vaksin tertentu untuk si kecil, sebaiknya diulang saja ya.

 

4. Kapan Anak Tidak boleh Diberikan Vaksin?


Banyak informasi yang mengatakan kalau anak sedang flu, demam, pilek tidak boleh diberikan vaksin. Faktanya, anak yang sedang minum antibiotik tetap boleh melakukan vaksinasi.

 

Nah, anak tidak boleh divaksinasi ketika sedang menjalani kemoterapi, sedang mengkonsumsi obat imunosupresan, dan ada riwayat berat pada pemberian vaksinasi yang sama.

 

Lalu, sebagai bonusnya jika moms ingin melakukan Vaksinasi untuk si kecil dalam kondisi pandemi ini, bisa ikuti tips berikut ini ya.

 

Nah, itu dia informasi seputar Vaksin dari webinar yang saya ikuti kemarin. Semoga bermanfaat ya moms.

Post Comment
Post a Comment

Thank you for visiting my blog. I am very happy if you leave comments, feedback, suggestions, or criticism. As a passion for me, to be able to write better. Happy Reading!

Note: Only a member of this blog may post a comment.